Penulis : umsidaj4y4 April 6, 2018 / Berita

UMSIDA.AC.ID– Menjawab keingintahuan mahasiswa Fikes Umsida, khususnya Prodi D3 Kebidanan tentang peran aktif Aisyiyah di dalam memperhatikan kesehatan ibu dan anak. Maka dilakukan kegiatan menarik yang dikemas dalam bentuk kuliah tamu.

Bertempat di aula Fikes Umsida (29/3/2018), DR. Mufdillah, S. Pd., S. Ti., M. Sc selaku Ketua Umum AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah Aisyiyah), dihadapan seluruh mahasiswa D3 Kebidanan , memaparkan secara gamblang dengan gaya tegas tapi kocak. Ibu yang biasa di panggil Bu Dillah ini dinobatkan sebagai Lulusan Strata 3 tercepat dan juga telah menerbitkan beberapa buku yang berkaitan dengan Kebidanan. Inilah yang membuat beliau sangat berkompeten dalam penyampaian materi “Profil Bidan Aisyiyah“.

Kuliah tamu ini di adakan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan mahasiswi kebidanan yang nantinya akan menjadi panutan di masyarakat. Output yang diharapkan adalah mahsiswi lulusan dapat mewujudkan keistiqomaan dalam kegiatan keagamaan dan ilmiah yang sudah di pelajari sejak masa perkuliahan.

Pada forum ilmiah kali ini, peserta diarahkan untuk terus menanamkan jiwa Bidan Aisyiyah yakni, (1) mempunyai sifat suka berorganisasi, (2) paham visi misi gerakan dakwah Aisyiyah, (3) berkomitmen, (4) mampu membangun jejaring dengan pihak lain & bekerjasama. Karena Aisyiyah adalah organisasi sosial keagamaan yang di gerakkan oleh perempuan Muhammadiyah (kader aisyiyah), berdiri pada tahun 1914 yang awalnya bernama Sopo Tresno.

“Untuk menjadi pemimpin yang baik harus pandai mengatur antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum” ujar Ibu mufdillah. Masih menurut beliau, dalam diri seorang bidan aisyiah harus ada 6 nilai penting yang harus dijaga, yaitu semangat, pembaharuan, pembebasan, pemberdayaan, kesetaraan, dan visioner.  “Dan jangan lupa dengan nasehat Nyai Ahmad Dahlan yakni mampu menghilangkan penyakit malas dan kikir” pesan ibu yang menjadi dosen UNISA Yogyakarta tersebut. (Yoes/MZF)

Related Post