5

Desa Melangkah 2017: Pengembangan Potensi Produk Desa

Setelah sukses melaksanakan program desa melangkah 2016, terbayar sudah kerja keras Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) untuk membantu masyarakat desa di kabupaten Sidoarjo. Bagaimana tidak, peserta Program Desa Melangkah yang terdiri dari 66 desa dari 10 kecamatan merasa sangat terbantu dalam rangka penggalian potensi menuju kemandirian desa kini mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat sehingga mendongkrak jumlah peserta menjadi 154 desa dari 12 kecamatan.

Rektor UMSIDA Dr. Hidayatulloh, M.Si merasa program tersebut sangat sukses dan harus dilanjutkan, “Desa Melangkah 2016 telah berlangsung baik dan hasilnya bisa dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat desa. Ini merupakan sinergi yang luar biasa antara UMSIDA, pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dan Jawa Pos media partner. Karena itu, pada launching Program Desa Melangkah 2017 ini, saya mengajak para dekan agar dapat lebih detai membantu kebutuhan masyarakat desa.” Ungkapnya dalam sambutan launching Desa Melangkah 2017 di Pendapa Kabupaten Sidaorjo (8/5).

Launching ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, S.H., M.Hum., Rektor UMSIDA Dr. Hidayatulloh, M.Si., Ketua tim satgas dana desa kementerian desa tertinggal dan transmigrasi Prof. Kacung Marijan, Pimpinan Redaksi Jawa Pos Nurwahid, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara UMSIDA, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan Jawa Pos.

Ketua tim satgas dana desa kementerian desa tertinggal dan transmigrasi (MTT) Prof. Kacung Marijan menaruh apresiasi luar biasa dan berharap bersar dari program desa Melangkah 2017, “Program Desa Melangkah ini sangat membantu program kementrian desa tertinggal dan transmigrasi. Indonesia tidak akan sejahtera jika desanya tidak sejahtera. Walaupun desa adalah wilayah terbesar, kondisinya masih jauh dari perkotaan. Oleh karena itu desa harus memiliki produk. Jika satu desa belum bisa memiliki satu produk unggulan, maka bisa tiga desa bergabung dan membuat satu produk unggulan yang sama,” ungkapnya  dalam sambutan mewakili MTT. (dian)

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *