6

UMSIDA: Membangun Desa – Membangun Indonesia

Suksesnya Program Desa Melangkah 2016 kerjasama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Jawa Pos Media Partner dirilis kembali di Program Desa Melangkah 2017 ini, menurut Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, SH, M.Hum, sejalan dengan nawacita, membangun Indonesia di pinggiran kota Sidoarjo dengan memperkuat Indonesia dalam kerangka NKRI. “Mendorong pemerintahan desa untuk lebih mandiri bermuara pada undang-undang desa, mengawal pembangunan jangka menengah RPJM.” Ungkap abah Ipukl dalam sambutan bupati. “Selain itu, program ini dapat membangun pola pikir masyarakat desa serta menjadi contoh untuk desa-desa lain, semua yang tergabung bersatu bergerak untuk mewujudkan manusia berdaulat dalam ekonomi politik dan kebudayaannya,” sambungnya.

1

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf memperkuat pernyataan Bupati Sidoarjo dengan membeberkan apa saja yang perlu diperkuat untuk menghadapi situasi akhir-akhir ini. “Diperlukan kreatifitas, inovasi lebih-lebih menggalang dana non-APBD, akan sangat membantu. Hal ini sejalan dengan UUD no. 6 tahun 2016 tentang pembangunan desa, dan penggunaan tepat sasaran. kesuksesan Jatim adalah kesuksesan kerja bersama kumpulan dari kabupaten kota dari desa dan kelurahan, seperti orkestra pembangunan Jatim.” Ungkapnya sembari membayangkan keindahan Jatim seperti alunan musik yang dimainkan oleh orkestra.

“Jatim pantas berbangga hati, bahwa pertumbuhan pendapatan per kapita diatas rata-rata nasional, namun, jumlah pengangguran dibawah rata-rata nasional. Ironinya, kemiskinan kita diatas rata-rata nasional, inilah masalah yang dihadapi Jatim yang kurang disadari oleh kita semua,” sambung Gus Ipul.

Sidoarjo merupakan kabupaten yang cukup aktif mengurangi kemiskinan. Gus Ipul mengajak agar pemerintah kabupaten Sidoarjo kembali ke desa, “Mari periksa data dari BPS, bapenas dan instansi lain kemudian disinkronisasi. Sumbernya Rumah tangga yang dikategorikan miskin. Pemerintah hadir di rumah tangga, miskin basil 1 dilaporkan di bupati, dirapatkan bersama dinaikkan ke basil 2 atau 3.” (dian)

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *