paksri

Kaprodi Magister Manajemen PPs UMSIDA Menjadi Invited Speaker di Thailand

Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Manajemen Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Dr. Sriyono, MM. Diundang sebagai pembicara dalam seminar international di Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK) Thailand pada 2 Maret lalu. Beliau menyampaikan materi tentang Monetary system in Indonesia.

Dalam seminarnya, beliau menyampaikan bahwa sejarah pentingnya tata kelola perusahaan di Indonesia dimulai setelah krisis moneter melanda di kawasan Asia-Pasifik pada tahun 1997. Beliau menekankan bahwa engembangan dan keberlanjutan pasar modal terkait dengan kualitas praktek tata kelola perusahaan dan standar-standar yang berlaku.

Tentunya, seminar internasional ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk mahasiswa dan dosen UMSIDA namun juga untuk mahasiswa dan dosen RMUTK Thailand. Seminar internasional ini mampu meningkatkan pengetahuan tentang ekonomi dan rencana bisnis baik di Indonesia maupun Thailand. Selain itu, kedua belah pihak dapat melakukan wawancara langsung dengan ahli dan mendiskusikan masalah, menambah wawasan dan pengetahuan di bidang ekonomi, bisnis, peluang, pola pikir dan pendidikan serta open minded terhadap hal baru. (dian)

updrsigit

Berani Tembus Batas: Raih Penghargaan Penyaji Terbaik Tingkat Nasional

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) tentu sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh dosen sekaligus dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini. Bagaimana tidak, Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.M., meraih penghargaan untuk kelima kalinya setelah berbagai penghargaan sebagai penyaji terbaik dan the best paper mulai tahun 2011 sampai 2015. Kali ini Dr Sigit, begitu sapaannya, berhasil meraih penghargaan sebagai Penyaji Terbaik Seminar Hasil Penelitian Kompetitif Nasional (Skema Fundamental) Yang Telah Selesai Tahun 2015 pada 24 Februari 2016 lalu di Hotel Savana Malang. Penelitian yang berhasil mengantarkan beliau menjadi penyaji terbaik tersebut berjudul “Integrasi Intellectual Capital dan Knowledge Management sebagai Srategi Baru di Era Knowledge Economy”. Penelitian tersebut telah dilakukan selama 2 tahun, mulai 2014 hingga 2015.

Dr. Sigit mengaku bahwa ide penelitian terinspirasi oleh aset-aset saat ini yang berwujud mesin & peralatan lain telah kalah oleh peran aset tak berwujud seperti nama baik, barang image, dan brand product dalam. “Contoh paling mudah adalah orang suka minum kopi di starbuck bukan karena mesin kopinya hebat tapi karena brand image dan brand product starbuck sangat tinggi. Minum di starbuck bukan hanya urusan minum kopi tapi sudah menjadi kebanggaan. Itulah yg disebut dengan aset tak berwujud atau intangible asset yg intellectual capital berada di dalamnya,” klarifikasi beliau.

Prestasi sebagai penyaji terbaik adalah keberhasilan Dr. Sigit yang telah menyelaraskan hasil penelitian dengan tujuan penelitian, serta luaran penelitian yang dihasilkan amat bagus, menarik dan sesuai dengan target Pendidikan Tinggi (Dikti). Ketika kebanyakan peneliti hanya menghasilkan tiga hingga empat luaran saja, Dr. Sigit menembus batas tersebut dengan menghasilkan lima luaran penelitian yaitu Proceeding Seminar Internasional di Penang Malaysia, Artikel di jurnal terakreditasi Dikti, Buku Ajar, HAKI berupa ciptaan dan artikel di jurnal terindeks scopus. Kelima luaran itulah yang membawa Dr. Sigit pada prestasi penyaji terbaik tingkat nasional dengan hasil optimal menurut standar penilaian Dikti. (dian

 

up2

Perbankan Syariah UMSIDA: Tujuh MOU Dalam Sehari

Program Studi (prodi) Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) baru dibuka pada tahun 2014 dan sudah menunjukkan kemajuan pesat. Bagaimana tidak, prodi yang baru memiliki dua angkatan ini menyelenggarakan Seminar Nasional pada 19 Februari 2016 diikuti dengan penandatanganan kesepakatan bersama dengan enam institusi pelaku perbankan syariah di Jawa Timur. Kegiatan tersebut diselenggarakan di aula kampus satu UMSIDA.

speakers

Ketujuh pihak yang melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tersebut adalah UMSIDA, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Indonesia (BI) Jatim, Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) Sidoarjo, Bank Bukopin Syariah Sidoarjo, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jatim, dan MASEI. Pengembangan dan akselerasi program studi Perbankan Syariah yang termasuk dalam kerjasama tersebut meliputi magang kerja bagi mahasiswa program studi Perbankan Syariah, pelatihan dan workshop bagi karyawan bank syariah, penyediaan tenaga kerja bank syariah yang sudah terstandarisasi sesuai kebutuhan para pihak, penempatan dana funding dan pembiayaan, pemanfaatan jasa dan layanan perbankan dalam pengembangan program studi Perbankan Syariah.

peserta

Kesepakatan ini diyakini akan menguntungkan semua pihak dan tentunya sangat bermanfaat bagi kemajuan mahasiswa prodi Perbankan Syariah. Mahasiswa dapat memilih tempat magang sesuai dengan keahlian masing-masing di bank yang termasuk dalam kerjasama itu. Hal ini akan membantu para calon lulusan prodi Perbankan Syariah nantinya untuk memperoleh pekerjaan dengan mudah dan cepat bahkan sebelum mereka lulus. Sedangkan bank syariah yang bersangkutan pun juga akan diuntungkan karena memiliki karyawan terbaik yang ahli di bidangnya.

Diantara narasumber yang mengisi acara tersebut adalah Bapak Yason Taufik Akbar dari Bank Indonesia, beliau menjelaskan secara gamblang sistem keuangan syariah kepada para peserta seminar yang terdiri dari 300 mahasiswa dan umum. Selain itu, melalui seminar nasional tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami perbedaan antara bank syariah dan bank konvensional baik dari landasan maupun sistemnya. (dian)

uploadtelkom

UMSIDA Berkolaborasi Dengan TELKOMSEL

Kesepakatan bersama antara Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dengan Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Jawa Timur mengawali langkah UMSIDA untuk semakin berkembang di dunia telekomunikasi. Kesepakatan tersebut telah ditandatangani pekan lalu tepatnya pada 19 Februari 2016 oleh Rektor UMSIDA Dr. Hidayatulloh, M.Si dan GM Sales Regional PT Telkomsel Jatim Bapak Agustiyono di ruang rapat kampus satu UMSIDA, dan disaksikan oleh seluruh pimpinan dan pejabat kampus.

Dalam sambutannya, rektor menyampaikan bahwa kerjasama tersebut bertujuan untuk memberikan percepatan layanan informasi terhadap masyarakat. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh GM Sales Regional PT Telkomsel Jatim melalui program layanan SMS Broadcast akademik untuk kemudahan dan kelancaran berkomunikasi untuk penjaringan mahasiswa baru, komunikasi antar dosen dan karyawan serta pimpinan  serta untuk komunikasi di perkuliahan antara dosen dengan mahasiswa.

Tindak lanjut terdekat adalah UMSIDA berkolaborasi dengan Telkomsel dalam penyelenggaraan UMSIDA Fair, yaitu olimpiade untuk siswa-siswi SMA/SMK/MA diantaranya Olimpiade MIPA, Photo and Blog Competition, English Debate Competition, dan Tapak Suci yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang. Kegiatan ini akan diakhiri dengan launching SMS Broadcast Academic yang disponsori oleh Telkomsel pada puncak penganugerahan UMSIDA Fair di penghujung April 2016. (humas-dian)

uploaddesamel4

Partisipasi UMSIDA dalam Pengelolaan Keuangan Desa

Lagi-lagi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan desa di kabupaten Sidoarjo. Pelatihan Desa Melangkah tidak terhenti bahkan saat ini memasuki pelatihan tahap empat untuk kecamatan Tulangan yang telah diselenggarakan pada 18 Februari 2016 di aula kampus satu UMSIDA pekan lalu. Materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut adalah Kebijakan Pengelolaan Keuangan Desa Ditinjau dari Perspektif Hukum yang disampaikan oleh Dr. Heri Soesanto, SH., MH. Ketua Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Hadir disana aparatur desa, pemerintah kabupaten  Sidoarjo dan akademisi dari UMSIDA. Mereka bersinergi membangun desa di kecamatan Tulangan kabupaten sidoarjo agar mampu mengekspose desa-desa tersebut dengan membekali para aparatur desa akan pengetahuan tentang tata kelola keuangan yang sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Menurut pasal 71 UU 6/2014 Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban desa yang dapat dinilai dengan uang dan segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban.

Bukan hal yang mudah mengatur keuangan desa bagi para aparatur desa. Oleh karena itulah, UMSIDA bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan pencerahan kepada para aparatur desa. UMSIDA dari sisi akademisinya menyalurkan ilmu dan pengetahuannya tentang tata kelola keuangan, sedangkan pemerintah kabupaten Sidoarjo menyampaikan sesuai dengan tatanan negara yang sesuai dengan Undang-Undang. (dian)

synergy

Bangun Sinergitas Bangun Kualitas untuk UMSIDA Semakin Jaya

TRAWAS – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan Synergy Building pada Senin – Selasa, 15 – 16 Februari 2016 di Padepokan Cahaya Putera (PCP) Hotel Trawas – Mojokerto, Jawa Timur. Acara ini diikuti oleh seluruh dosen dan karyawan UMSIDA termasuk para pimpinan dan pejabat struktural. Tidak ada istilah rektor, wakil rektor, dekan, kaprodi, kepala dan apapun nama jabatannya, semua melebur menjadi satu dalam ikatan sinergitas UMSIDA. Ini merupakan salah satu upaya untuk meniadakan jarak antara atasan dan bawahan dalam kegiatan tersebut, bahwa rektor dan petugas kebersihan tidak ada jarak, semua saling membutuhkan, semua bertujuan sama yaitu mewujudkan UMSIDA sebagai perguruan tinggi tingkat nasional pada tahun 2020. Salah satu cara yaitu dengan memanggil mas untuk sebutan peserta laki-laki dan mbak untuk peserta perempuan.

Kegiatan ini disetting sangat menyenangkan mulai awal hingga akhir, tidak ada seorangpun merasa bosan atau jenuh mengikuti acara ini. Tim fasilitator telah mempersiapkan berbagai macam permainan yang membangun sinergi antar peserta. Setiap dua hingga tiga permainan yang telah terlaksana selalu diakhiri dengan evaluasi yang disampaikan oleh Rektor. Hal ini bertujuan bahwa sebenarnya setiap permainan kecil itu adalah miniatur kehidupan kita yang perlu disikapi dengan arif dan bijaksana, tidak perlu meluapkan emosi berlebihan. Jika dikaitkan dengan pekerjaan di UMSIDA, cara menyikapi masalah tersebutlah yang akan menjadikan setiap civitas akademika UMSIDA menjadi semakin dekat dan erat secara emosional dan dapat melakukan lompatan perkembangan dan kemajuan almamater UMSIDA.

Rektor UMSIDA, Drs. Hidayatulloh, M.Si kerapkali mengemukakan “bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat”. Ungkapan ini sangat memotivasi para dosen dan karyawan untuk melakukan segala sesuatu dengan cepat dan cermat untuk mewujudkan cita-cita besar UMSIDA sehingga mampu bersaing dengan sportif di belantara perguruan tinggi Indonesia. (dian)

beritamuri

KOBARAN Semangat Jas Merah Menatap Masa Depan

Sidoarjo – Jumat (29/1) Lagi-lagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) ikut berperan dalam mensukseskan acara rekor muri kegiatan literasi koran. Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo bersama dengan jawa pos berhasil mencetak rekor muri terbanyak di tahun ini. Sekitar 80.000 pelajar se kabupaten sidoarjo berbondong -bondong menuju alun-alun kota. Acara yang diadakan bersamaan dengan hari jadi sidoarjo ke-157 mendapat respon positif dari berbagai pihak, kawula muda, dan masyarakat.
“Saat ini budaya literasi di sekolah sangatlah rendah. Hal ini dilihat dari minat baca tulis siswa. Hanya beberapa sekolah yang menerapkan budaya literasi.” Tandas Tirto Adi, kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dispendik Sidoarjo.

Penghargaan Rekor MURI ini diberikan kepada DPRD kabupaten sidoarjo, kepala dinas pendidikan, dan juga CEO Jawa Pos. Ada 4 kriteria dalam pemecahan Rekor MURI yakni terbanyak, terunik, terlangka dan teraneh. Kegiatan literasi koran ini sudah memecahkan rekor muri dengan kriteria terbanyak yang ke 7307. Semoga kegiatan ini dapat membuat generasi bangsa harus gemar membaca. Tak hanya itu saja serta menggugah masyarakat gemar membaca budaya literasi dan gemar menulis. Sebab berdasarkan riset UNESCO ada 1000 pelajar, hanya SATU gemar membaca. Kondisi tersebut sangat mempengaruhi kemampuan kualitas siswa.
“Saya mewakili pihak Jawa Pos mengucapkan terima kasih banyak kepada mahasiswa UMSIDA yang telah membantu dan mensukseskan acara kami dari awal persiapan sampai berakhirnya kegiatan ini, semangat kalian sungguh luar biasa. “Ujar Ketua pelaksana pihak Jawa Pos.
Semangat mahasiswa UMSIDA tak pernah padam. Untuk persiapan acara tersebut mereka rela berangkat subuh. Acara berjalan dengan lancar.
Puluhan ribu pelajar membentuk tulisan konfigurasi BANGGA SIDOARJO 157 TH.
“Kegiatan ini memang cukup melelahkan karena kami harus mengatur 80.000 pelajar se kabupaten sidoarjo dan itu tidaklah mudah. Tapi kami senang sekali bisa ikut berperan aktif untuk mensukseskan acara ini.” Tandas Asyam mahasiswa umsida.
“Harapan kami semoga umsida bisa berperan aktif lagi di event-event selanjutnya baik di sidoarjo dan sekitarnya” tandasnya lagi. (nila/dian)

tulanganupload

UMSIDA – Tulangan Menjadi Pioneer “Desa Melangkah”

Sidoarjo – Kecamatan Tulangan menjadi pioneer pelatihan pilot project Desa Melangkah pada 26 – 27 Januari 2016 di aula kampus I Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Ini menunjukkan kesiapan masyarakat kecamatan Tulangan yang sangat luar biasa demi membagun dan mengembangkan desa-desanya, ungkap Hasan Ubaidillah, Kepala Lembaga Humas dan Kerjasama UMSIDA saat memberi pengarahan kepada peserta Desa Melangkah dari kecamatan Tulangan. Hadir disana bapak Camat dan para aparatur desa yang terdiri kepala desa, sekretaris desa dan bendahara desa. Mereka tampak antusis mengikuti workshop yang diselenggarakan atas kerjasama UMSIDA, Jawa Pos dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

up2

Acara yang berlangsung dua hari tersebut disambut semarak oleh media, dan dilirik oleh kabupaten lain tidak hanya di Jawa Timur namun juga di luar Jawa Timur bahkan seluruh Indonesia. Inilah persembahan UMSIDA untuk turut mengembangkan desa-desa di lingkungan sidoarjo. Tidak hanya sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat (abdimas) yang ada di dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga sebagai bentuk kepedulian masyarakat akademis terhadap masyarakat non-akademis, yaitu mencurahkan perhatian dengan cara berbagi segala aspek keilmuan untuk diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari di masyarakat desa. (dian)

 

up1

Kepakkan Sayap – UMSIDA Kunjungi Beberapa Kampus di Thailand

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) berkunjung dan menjalin kerja sama dengan negeri jiran Thailand pada Kamis – Jumat, 14 – 15 Januari 2016. Rektor, Bpk. Drs. Hidayatulloh, M.Si., bersama Wakil Rektor II, Bpk. Heri Widodo, M.Si., dan Kepala Kantor Urusan Internasional (Ka. KUI) Bpk. Wahyu Taufiq, M.Ed mengunjungi satu sekolah dan dua perguruan tinggi yaitu TUNS School, Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), dan North Bangkok University (NBU).

up2

UMSIDA memulai kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan MoU dengan RMUTK dan NBU. Kerja sama yang dibangun tentu terkait dengan pendidikan dengan tujuan membuat kedua perguruan tinggi tersebut menjadi perguruan tinggi unggul di negara masing-masing. Kegiatan penandatanganan kerjasama tersebut dilanjutkan dengan wisata kampus. Dari sini, banyak sekali yang bisa ditiru untuk pengembangan dan kemajuan UMSIDA ke depan, mulai dari tatanan ruang perpustakaan hingga laboratorium multi media. (dian)

madigupload

FISIP UMSIDA Selenggarakan Kompetisi Majalah Digital

Selalu ada inovasi dalam mempromosikan keunggulan-keunggulan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, salah satunya adalah penyelenggaraan Lomba Majalah Digital (Madig) se-Jawa Timur. Pesertanya adalah siswa-siswi SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Timur. Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada 16 Januari kemarin. Banyak sekali perusahaan yang mensponsori acara tersebut diantaranya Telkomsel, Wardah, Bima Sakti, Event Surabaya, Central Spring Bed, RM Rahmawati, dan PJB Jawa-Bali.

Menurut Dekan FISIP Dr. Totok Wahyu Abadi, acara seperti ini dilaksanakan setiap tahun, siswa-siswi SMA/SMK diajak utk berkompetisi langsung di kampus UMSIDA yang sekaligus menjadi ajang promosi paling ampuh sehingga mampu mendongkrak jumlah mahasiswa yang semula hanya satu kelas berisi 30 mahasiswa, tahun ini kita merekrut hingga 106 mahasiswa tentunya dengahn melalui proses seleksi yang sangat ketat. Sehingga, siswa-siswi SMA/SMK yang masuk ke prodi Ilmu Komunikasi sudah terpilih berdasar prestasinya yang luar biasa.

Lomba Madig ini diikuti oleh 23 tim dari berbagai daerah yang terdiri dari 4 – 5 orang. Seleksi dilakukan mulai 1 November hingga 31 Desember 2015. Pada proses seleksi, peserta dimintai file untuk dipelajari oleh tim juri dan dipilih 20 tim untuk mempresentasikan hasil karyanya di Aula kampus I UMSIDA pada 16 Januari kemarin. Dari situ, dipilihlah juara 1, 2, dan 3. Hadiah yang didapatkan oleh para juara berupa uang tunai. Juara satu mendapat uang tunai senilai 2jt rupiah, juara 2 mendapatkan 1,5jt rupiah dan juara 3 mendapatkan 1jt rupiah. (dian-humas)