kkn umsida bantu umkm 5 desa

5 Kelompok KKN Umsida Kompak Bantu UMKM Sidoarjo dan Pasuruan Masuki Ekosistem Digital

Umsida.ac.id – Dari toko kelontong hingga produsen minuman herbal, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lima desa memperoleh pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KKN Umsida) untuk memperkuat legalitas, identitas usaha, pemasaran, dan transaksi digital.

Program tersebut dilaksanakan di Desa Tejowangi dan Pucangsari, Kabupaten Pasuruan, serta Desa Kendalsewu, Glagaharum, dan Sumokembangsri, Kabupaten Sidoarjo.

Lihat juga: Wisata Goa Jalmo dan Ontobugo Lebih Asri dan Bersih Berkat 2 Inovasi KKN P Umsida

Bentuk pendampingan disesuaikan dengan kondisi setiap usaha. 

Tim KKN membantu pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pembuatan QRIS, pencantuman lokasi di Google Maps, desain banner, hingga promosi melalui media sosial dan grup WhatsApp khusus UMKM.

UMKM Tejowangi Punya Wadah Promosi Bersama

KKN P 4 Umsida melaksanakan program digitalisasi bersama 13 pelaku UMKM Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan pada Senin, (3/8/2026).

Mahasiswa membantu membuat titik lokasi usaha di Google Maps dan QRIS. 

Mereka juga membentuk Grup WhatsApp Digitalisasi UMKM Desa Tejowangi sebagai ruang promosi dan komunikasi antara pelaku usaha dengan masyarakat.

Grup tersebut telah beranggotakan sekitar 200 orang. 

Program ini turut melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)Desa Tejowangi.

Kolaborasi tersebut mendukung pembuatan banner untuk membantu pelaku usaha memperkenalkan produk dan identitas usahanya.

Salah satu penerima manfaat, Rikso, pemilik Toko Kelontong Ideal Mart, merasakan perubahan setelah lokasi tokonya dicantumkan di Google Maps. 

“Pelanggan kini lebih mudah menemukan tempat usaha, sedangkan ulasan yang diberikan pembeli dapat meningkatkan kepercayaan calon konsumen,” terangnya.

menurutnya, masih banyak UMKM yang masih belum menyediakan layanan pembayaran QRIS. 

Dengan pendampingan dari KKN Umsida, para pelaku UMKM lebih mudah melayani pembeli.

UMKM Lebih Mudah Ditemukan

kkn umsida bantu umkm 5 desa

Di Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, KKN-T 21 Umsida mendampingi delapan pelaku UMKM dan warga pada Ahad, (2/8/2026).

Mahasiswa mendatangi setiap tempat usaha untuk melakukan pendataan, memeriksa dokumen, mengajukan NIB melalui sistem Online Single Submission, mencantumkan lokasi pada Google Maps, serta membuat banner sesuai karakter usaha.

Penanggung jawab program, Ahmad Rosyidun Nafi, mengatakan bahwa legalitas dan keberadaan lokasi usaha di ruang digital merupakan dua kebutuhan yang saling mendukung.

“Kami ingin membantu pelaku UMKM agar memiliki legalitas usaha yang jelas sekaligus lebih mudah ditemukan oleh pelanggan melalui Google Maps. Banner yang kami buat juga diharapkan dapat memperkuat identitas usaha,” jelasnya.

Mahasiswa juga mengingatkan pemilik usaha untuk memperbarui jam operasional, kontak, dan informasi lokasi. 

Data yang akurat akan membantu pelanggan memperoleh informasi sebelum datang atau melakukan pemesanan.

Pendampingan dengan kebutuhan serupa dilakukan KKN T 30 Umsida di Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo. 

Lihat Juga :  Kenalkan E-Commerce, KKN T 23 Umsida Ajak 20 Pelaku UMKM Melek Digital

Tiga pelaku usaha menjadi sasaran utama, yakni Naga Niel, usaha bolu pisang dan aneka kue milik Uly, serta Jawalang milik Kasih yang memproduksi minuman herbal bunga telang dan kunyit asam.

Naga Niel didaftarkan ke Google Maps, memperbarui informasi Google Maps serta membuat banner untuk usaha Uly. 

Adapun produk Jawalang dikenalkan melalui konten media sosial setelah mahasiswa melihat langsung proses produksinya.

Rangkaian pendampingan dimulai dari pengumpulan informasi usaha, dokumentasi produk, hingga publikasi pada platform digital. 

Belajar Menata Digital Branding

Di Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, KKN P 20 Umsida mengadakan Workshop Digital Branding UMKM di Balai  Desa pada Senin, (3/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ibu-ibu PKK yang memiliki atau sedang mengembangkan usaha rumahan, seperti bakso, keripik, seblak, dan produk olahan lainnya.

Peserta mempelajari tahapan membangun identitas merek, mulai dari pembuatan logo dan pemilihan kemasan hingga pengambilan foto serta video produk. 

Mahasiswa turut memberikan tips menulis caption dan memilih media sosial sesuai kebutuhan promosi, seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan Facebook.

Materi lainnya mencakup penggunaan QRIS serta pengenalan sertifikasi halal. 

Ketua KKN P 20 Umsida, Fairuz Adam, mendorong pelaku usaha untuk memulai dari tahapan yang mampu dilakukan tanpa harus menunggu semuanya terlihat sempurna.

“Tidak perlu langsung sempurna, yang penting mulai dicoba dulu, mulai dari membuat logo, mengambil foto produk yang menarik, sampai aktif berpromosi di media sosial,” ujarnya.

Pelaku usaha diarahkan agar dapat membangun tampilan produk yang lebih konsisten.

UMKM Hadapi Tantangan Adaptasi Digital

kkn umsida bantu umkm 5 desa

Di Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, KKN T 05 Umsida mendata 23 UMKM yang bergerak di bidang kuliner hingga jasa. 

Pendataan dimulai pada 18 Juli 2026 sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan legalitas dan transaksi digital.

Hasil pendataan menunjukkan bahwa baru dua pelaku usaha yang memiliki QRIS. 

Tidak seluruh pemilik usaha langsung bersedia beralih ke transaksi digital. 

“Ada yang bilang sudah tua sehingga sulit kalau harus memakai HP untuk transaksi. Ada juga yang memang belum mau mengurus dokumen karena dianggap rumit,” tutur Hania, salah satu mahasiswa KKN.

Lihat juga: Produk UMKM Desa Jenggot Lebih Maju, KKN T 9 Umsida Beri Berbagai Pendampingan

Pada aspek legalitas, mahasiswa bersama Pemerintah Desa Glagaharum memfasilitasi pembuatan NIB bagi 15 UMKM. 

Sebanyak sembilan usaha juga memenuhi kriteria dan lolos verifikasi sertifikasi halal.

Perwakilan Pemerintah Desa Glagaharum, Bayu, menjelaskan bahwa tidak seluruh produk dapat langsung memperoleh sertifikat karena terdapat persyaratan terkait jenis produk dan bahan baku yang digunakan.(Tim KKN P dan T Umsida)

Berita Terkini

hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By

Riset & Inovasi

PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By
market day plp 2 (3)
Market Day SD Khazanah Ilmu, PLP 2 Umsida Dukung Semangat Kewirausahaan Siswa
October 13, 2026By
PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By
plp umsida dampingi mabit (2)
Dampingi Mabit, PLP 2 Umsida Belajar Dampingi Pembelajaran Luar Kelas
October 9, 2026By
media pembelajaran digital (2)
Mengabdi di SDN Kepulungan, Ini Deretan Media Pembelajaran Digital PLP II Umsida
October 6, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By