Penulis : umsidaj4y4 October 8, 2018 / Berita

Umsida.ac.id – (8/10) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan patut berbangga, pasalnya ketiga mahasiswa dari prodi Pendidikan Teknologi Informasi yang mewakili Umsida ini berhasil lolos ke tahap final bersama 39 Finalis lainnya. Grand final acara Lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR 2018 tersebut diadakan pada tanggal 2-4 Oktober 2018 di Hotel Pandanaran, Semarang. Menariknya, ketiga mahasiswa ganteng ini ingin meninggalkan jejak kebaikan di kampus tercintanya sebelum mereka lulus. “Ya pokoknya ingin meninggalkan sesuatu yang baik sebelum lulus, apalagi acara ini kan rutin diadakan setahun sekali,” ujarnya.

Tim beranggotakan Moch. Zaki Bastomi, Hamsyah Musthofa dan Mochammad Afrizal Kurniawan ini mengerjakan game ini pertengahan September lalu. Proses pmbuatannya terbilang sangat cepat karena harus mengejar deadline selama 2 minggu. Hal ini tidak lepas dari tantangan untuk bisa  membagi waktu agarr jangan sampai mengabaikan waktu kerja dan kuliah.

Mereka mengakui bahwa support dari bapak ibu dosen yang tiada henti lah yang menjadikan mereka semakin semangat berkarya. Mochammad Afrizal Kurniawan menambahkan, “Lombai membuat game edukasi ini kan bisa diakses secara nasional, siapa tau karya kami ini bisa berguna untuk bangsa dan negara, jadi makin semangat,” imbuhnya sembari bercanda.

Game yang diberi nama Belajar Bahasa Inggris (BERBARIS) ini merupakan media pembelajan Mata Pelajaran Bahasa Inggris untuk SMP kelas 7. Menyajikan materi yang simple dan asik seperti permainan dan fitur share ke facebook untuk mengajak teman teman ikut bermain membuat siswa dapat bermain sambil belajar di aplikasi tersebut. “Game ini didukung dengan tmbahan fitur voice listening  yg memungkinkan user mndengarkan pengucapan kalimat secara langsung, serta ada juga fitur tes atau ujian sebagai bahan evaluasi pmbelajaran,” pungkas Hamsyah Musthofa mengakhiri wawancara bersama umsida.ac.id. (Real)

Related Post