Penulis : umsidaj4y4 November 28, 2018 / Berita

Berawal dari ketidak tahuannya mengenai program studi tak membuat Ahmad Fadhli Dzil Ikram merasa putus asa. Fadhli merupakan mahasiswa jurusan D4 TLM fakultas kesehatan. Banyaknya Praktikum dan laporan yang hampir setiap hari ia jalani membuatnya terus belajar untuk memahami materi. Hal tersebut tidaklah berat bagi Fadhli, perjuangan sesungguhnya baru ia rasakan pada semester 7.

Pada semester tersebut Fadhli memulai menyusun proposal penelitian dan memulai mempersiapkan kebutuhan untuk penelitian.
“Perjuangan terberat saya yaitu saat penelitian dijogja selama 1 bulan tetapi hal tersebut juga membuat saya mendapat bnyak pengalaman baru mulai susah senang saat penelitian dan akhirnya saya bisa menyelesaikan skripsi saya dengan tepat waktu.” ujar mahasiswa tersebut.

Berbagai suka dan duka turut ia rasakan dalam menjalani dunia perkulihan. Salah satunya bisa berkumpul dan becanda bersama teman-teman yang sekaligus menjadi keluarga saat di kampus meskipun disibukkan dengan padatnya jadwal perkuliahan.
“Mendapatkan teman baru dari UKM yg saya ikuti dan rasa kekeluargaan yg sangat terlihat, mempunyai banyak teman yg berbeda bidang diUmsida diwaktu KKN. Duka yang saya rasakan sampai sekarang yaitu dimana temen dekat saya meninggal dunia karena kecelakaan saat mau mencari tgas kuliah sekaligus lburan dan itulah waktu terakhir saya dengan almarhum” kata Fadhli kepada jurnalis humas Umsida.

Fadhli juga mempunyai pengalaman beberapa organisasi di Umsida seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Tapak Suci, serta badminton. Akan tetapi Fadhli lebih menyukai tapak suci Umsida, ia mengaku merasakan ikatan kekeluargaan yang sangat erat satu sama lain tanpa membeda bedakan  sedikit pun. Fadhli pun juga pernah pernah menjuarai pertandingan pencak silat mewakili Umsida. (Rizky)

Related Post