Penulis : umsidaj4y4 April 26, 2019 / Berita

Saham bukan kata asing bagi generasi milenial. Saham bisa menjadi salah satu opsi untuk berinvestasi masa kini dari banyaknya jenis investasi yang bisa dipilih. Sebuah pasar yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan efek perusahaan yang sudah terdaftar di bursa disebut bursa efek atau bursa saham.

Bursa efek bersama dengan pasar uang merupakan sumber utama permodalan eksternal bagi perusahaan dan pemerintah.

“Di Indonesia dibatasi 626 saham. Sebanyak 626 saham di Indonesia bisa dibeli dan dimiliki oleh masyarakat dengan harga terendah mulai dari  Rp50,00,” ujar Dyan  Fajar, Eksekutif Trainer dari Bursa Efek Indonesia.

Artinya, masih banyak peluang bagi masyarakat untuk masuk ke pasar modal. Dyan menambahkan, “Selama 10 tahun terakhir, indeks harga saham cenderung naik. Indeks harga saham naik karena harga-harga saham di Indonesia naik. Harga saham naik karena kinerja perusahaan baik.”

Dulu, Indonesia pernah mempunyai tiga bursa efek, yaitu bursa efek Jakarta, bursa efek Surabaya, dan bursa efek Semarang. Namun, sekarang hanya ada satu, yaitu Bursa Efek Indonesia.

“Kenaikan indeks harga saham Indonesia paling tinggi dari seluruh dunia, dari segi indeksnya. Akan tetapi, kenaikan indeks harga saham belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Jumlah investor di Indonesia kurang dari 1% dari jumlah penduduk. Lebih dari 50% saham di Indonesia dimiliki investor asing,” lanjut Dyan memaparkan.

“Sebelum membeli saham, ada analisis yang bisa dilakukan, yaitu analisis teknikal dan analisis fundamental,” pungkas Dyan. (inka)

Related Post