FEB UMSIDA Fasilitasi Masyarakat Kembangkan Ekonomi Kreatif

Penulis : umsidaj4y4 April 3, 2017 / Berita

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menggelar Seminar Nasional Ekonomi Bisnis (SNEB) dan Call For Papers dengan tema Perubahan Kultur dan Sinergisitas Bisnis Tantangan dan Strategi Pengembangan Bisnis dalam Peningkatan Ekomoni Kreatif di Ballroom Sun Hotel Sidoarjo (17/9).

Seminar yang dihadiri hampir seribu peserta dari kalangan akademisi baik mahasiswa maupun dosen dosen itu berlangsung seharian. Para pembicara diantaranya, Ir H M Ridwan Hisjam (DPR RI), Prof Dr Edy Suandi Hamid. Ec (Guru Besar FEB UII Yogyakarta sekaligus Rektor Universitas Trisakti), Dr Haris Munandar N MA (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Pemberdayan Masyarakat), Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Nurhayati Subakat (CEO PT Paragon Technologi Innovation) serta Rektor Umsida, Hidayatulloh.

Wagub Jatim  Drs. H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa para enterpreniur dibutuhkan untuk membangun ekonomi kreatif. Alasannya tidak ada yang bakal tahu perusahaan kecil akan menjadi besar dan perusahaan besar akan menjadi bangkrut kalau tidak kreatif.

“Saya contohkan dulu Nokia menguasai pasar Indonesia sejak HP masuk Indonesia. Sekarang bangkrut dan dikuasai Samsung yang dulu produknya tidak diperhatikan masyarakat. Dulu Taksi Blue Bird memiliki karyawan ribuan dan armada ribuan sekarang kalah dengan taksi uber yang hanya memiliki sebuah aplikasi, karyawannya tidak banyak. Kami harap mahasiswa menjadi pebisnis karena yang besarbisa menjadi kecil dan yang kecil bi menjadi besar,” imbuhnya.

Rektor Umsida, Hidayatulloh menegaskan bahwa UMSIDA siap mendorong semua fakultas dan jurusan melaksanakan kegiatan yang memberi nilai tambah bagi mahasiswa. Apalagi memberikan sumbangan bagi percepatan pembangunan masyarakat. “Agar kehadiran Umsida dirasakan masyarakat luas. Transfer knowledge tidak hanya dibangku kuliah akan tetapi bisa bertemu pakar untuk melaksanakan pengayaan agar memberikan muatan kompetitif dan aplikatif,” pungkasnya. (dian-humas)

Related Post

Type your Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *