Penulis : umsidaj4y4 December 5, 2018 / Berita

Umsida.ac.id – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HIMA PAI) tak pernah berhenti menghadirkan seminar yang menarik untuk diikuti. guest lecture dan seminar nasional yang bertajuk Toward Islamic CSR; Seven Principles For Organizational Transformation, HIMA PAI Umsida menghadirkan 2 pembicara yang luar biasa. Bersama Center For Policy and International Studies (cenPris) Universitas Sains Malaysia, Assoc Prof Dr Mohammad Reevany Bustami serta Ahmad Masduqi, MA dari Departement Of Tafseer And Quranic Sciences International Islamic University Of Islamabad, Pakistan (5/12).

Dalam acara tersebut Mohammad Reevany Bustami menjelaskan tentang tanggung jawab sosial yang harus dilakukan dalam kehidupan sebagai bentuk pertanggung jaawaban kepada Allah. lebih lanjut, Corporate social Responsibility (CSR) harus dilakukan dalam kegiatan perekonomian umat, sebagai realisasi suatu perusahaan untuk terus eksis, bertumbuh dan berkelanjutan. Reevany Bustami mengatakan, “Setidaknya ada 7 pilar utama yang perlu diketahui dan dilaksanakan dalam sebuah organisasi untuk mewujudkan tanggung jawab sosial dalam Islam.”

Selain itu, tak kalah menariknya dengan materi pertama. Ahmad Masduqi dari International Islamic University of Islamabad Pakistan membuka materi dengan mengajak para peserta seminar untuk menjadikan Al-Quran sebagai teman di Era Milenial. Mengingat sekarang ini para generasi muda lebih sering bercengkrama dengan handphone dibanding dengan membaca Al-Quran. “Salah satu hal yang menyebabkan lemahnya antusiasme untuk belajar Agama lebih jauh adalah rendahnya gaji yang didapat para mu’alim di Indonesia dibanding di negara negara lain. Dan parahnya, kini sulit sekali menemukan orang orang yang memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca Al-Quran,” ujarnya.

Dekan Fakultas Agama Islam, Dr Hj Istikomah M Ag mengaku bangga dengan acara yang digelar mahasiswanya. menurutnya, Fakultas Agama Islam sebagai Fakultas tertua di Umsida terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswa, baik akademik maupun non akademik. Seperti yang tengah digelar oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam ini. Lebih lanjut Istikomah mengatakan, “Semangat para mahasiswa untuk terus berkarya menunjukkan iklim di Fakultas Agama Islam yang terus bergeliat menuju kebaikan. Menimba Ilmu tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran, namun juga melalui semangat memperoleh pengalaman melalui kegiatan yang dilakukan mahasiswa melalui organisasi,” imbuhnya. (Real)

Related Post