Penulis : umsidaj4y4 March 31, 2019 / Berita

                                     Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim)

UMSIDA.AC.ID – Selain banyaknya universitas besar di Jawa Timur, Muhammadiyah juga memiliki banyak amal usaha di bidang ekonomi. Hal tersebut membuat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong Muhammadiyah untuk ikut serta dalam pengembangan startup (perusahaan rintisan) guna memperkuat ekonomi umat. Hal tersebut disampaikan dalam arahnnya pada Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jatim di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Sabtu (30/3/19).

Menurutnya, pada era digital saat ini memungkinkan seseorang untuk memiliki sebuah perusahaan transportasi tanpa perlu memiliki armada angkutan. Ojek online misalnya, itu merupakan perusahaan angkutan terbesar di dunia yang tidak memiliki satu armada sekalipun.

Beliau berujar bahwa hal tersebut merupakan potensi besar untuk pengembangan perusahaan rintisan bagi Muhammadiyah.
“Ini sebenarnya potensi besar untuk pengembangan startup di kalangan warga Muhammadiyah,” ujarnya.

Beliau menegaskan, tidak ada salahnya bagi para pelaku ekonomi Muhammadiyah jika ingin berkolaborasi dengan startup yang sudah lebih dulu sukses.
“Saya mendengar anak-anak muda Muhammadiyah sudah banyak yang menekuni startup. Ini modal baik untuk dikembangkan,” tegasnya.

Gubernur yang baru saja dilantik pada beberapa waktu lalu mengungkapkan, selain mengembangkan startup, pihaknya juga berharap Muhammadiyah ikut terlibat untuk memacu indeks pembangunan manusia (IPM) di Jawa Timur. (rizky)

Related Post