Melalui Kegiatan Magang, Fakultas Agama Islam Umsida Pupuk Rasa Bangga Jadi Calon Guru Agama

Penulis : umsidaj4y4 January 5, 2019 / Berita

Umsida.ac.id – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) lakukan kegiatan magang di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 3 – 4 Januari 2019 tersebut diikuti oleh 71 Mahasiswa beserta Dekan, Kaprodi dan Dosen Pemimbing Lapangan (DPL). Dalam Kegiatan tersebut, para mahasiswa dibagi menjadi 5 kelompok yang kemudian didampingi oleh seorang Guru Al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (Ismuba) untuk melakukan observasi tentang kurikulum yang ada di SMK Muhammadiyah & Gondanglegi, Malang.

Selain mengenal lebih dalam tentang kurikulum di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, para mahasiswa juga memperkenalkan Umsida kepada para siswa khususnya kelas 12. Bersama guru pendamping selama magang, para mahasiswa diajak untuk berkeliling ke seluruh lingkungan sekolah dan melakukan interaksi dengan siswa, guru hingga staff yang ada disana. Para mahasiswa juga diajak untuk mengikuti budaya yang ada disana, sehingga kegiatan magang tersebut benar benar membaur antara mahasiswa Umsida dengan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang. Rosa Anisa Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Reguler semester 5 mengaku terkesan dengan nuansa kekeluargaan yang terjalin antara Mahasiswa magang dengan keluarga besar SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, “Asatidz, Asatidzah dan para siswa disini sangat ramah menyambut kedatangan kami, sehingga selain memperoleh ilmu baru kita juga dapat menularkan pengalaman kami sebagai mahasiswa kepada siswa.”

Kegiatan Magang II tersebut disambut langsung oleh kepala sekolah SMK muhammadiyah 7 gondanglegi, Pahri, S Ag MM. Dalam sambutannya, Pahri menekankan kepada para Mahasiswa untuk tetap bangga dengan latar belakang pendidikannya. “Seringkali mahasiswa itu malu ketika masuk Universitas Swasta, apalagi jika jurusannya Agama.Padahal itu jurusan surga, mestinya harus bangga dan semangat dalam menjalani kuliah. Mau ke tempat wisata saja semangat, maka jika jurusannya surga harusnya lebih semangat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pahri mengatakan jika lulusan Agama tidak kalah bergengsi dengan jurusan jurusan lain. Beberapa pejabat di Negeri ini memulai karirnya sebagai seorang guru agama. Selain itu, Pahri juga memberikan kiat sukses untuk menjadi guru agama yang baik, “ Jadi Guru Agama itu yang pertama harus Disiplin karena guru adalah contoh untuk muridnya, kedua guru harus professional karna jika tidak pasti akan disepelekan sama muridnya apalagi jika di SMK, dan yang terakhir harus bangga jadi guru Agama karna dengan rasa bangga itulah semangat untuk menjadi lebih baik itu akan selalu ada,” imbuhnya.

Dekan Fakultas Agama Islam, Istikomah M Ag mengatakan magang II ini dilakukan di SMK agar para mahasiswa memiliki wawasan yang luas dan siap jika nantinya mengajar di SMK.Sebab pelajaran Agama wajib diberikan ke tiap jenjang pendidikan, “ Mengingat Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ini sudah terakreditasi A, maka kegiatan Magang II ini dilaksanakan di luar sidoarjo agar wawasan mahasiswa di dunia pendidikan semakin luas, selain itu SMK yang dikenal memiliki kultur yang berbeda jika dibanding SMA dan SMP diharapkan memberikan tambahan pengalaman bagi mahasiswa agar siap mengajar dimanapun dan dijenjang pendidikan apapun,” pungkasnya.

Pingky Sri Widyastuti mahasiswa PAI semester 5 ini mengaku antusias mengikuti magang tersebut, “Ini pengalaman baru sih, merasakan bagaimana jadi guru agama di SMK itu ternyata beda banget dengan di SMA dan SMP, ada tantangan tersendiri,” ujarnya. Senada dengan Pingky, Dzakiyyah mahasiswa PAI kelas Sore semester 5 ini mengaku bangga menjadi guru Agama, “Walaupun haruss cuti kerja tapi  rasanya jadi bangga sekali menjadi calon guru agama, mengingat di SMK fokus bidangnya dunia kerja dan guru Agama tetap punya porsi yang cukup untuk memberi mereka ilmu Agama.” (Real)

Related Post