Mengeskplor Bakat dengan Menulis

Penulis : umsidaj4y4 November 23, 2017 / Berita

UMSIDA.AC.ID– Mahasiswa, identik dengan tugas dan tampil di depan kelas saat melakukan sebuah presentasi. Mahasiswa juga identik dengan berbagai macam kegiatan kampus baik yang ada di luar maupun di dalam fakultas masing- masing. Tentunya dengan serangkaian aktivitas tersebut akan menambah pengalaman dan kemampuan para mahasiswa. Namun pernahkah kita berpikir mengenai hal lain yang juga tak kalah pentingnya dari kedua hal tersebut? adakah yang mampu menjawab?

BERKARYA. Kenapa harus berkarya?

Tujuan utama kenapa seseorang harus berkarya adalah tentunya bukan hanya untuk tujuan eksistensi diri, meskipun hal itu juga diperlukan namun dalam batasan yang sewajarnya. Ketika seseorang berkarya ia akan mampu mengeksplor dirinya serta bakat yang ia miliki, melalui berkarya seseorang dapat menuangkan setiap idenya. Dan masih banyak lagi yang mendasari kenapa mahasiswa juga perlu berkarya selain berkuliah.

Sebagai contoh yang terlihat pada gambar, Desy Ari di sisi Kiri dan Zahrotin Prasetiyana di sisi kanan merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi semester 3 UMSIDA yang mulai memacu diri mereka untuk berkarya. Sudah berbagai event maupun perlombaan dalam bidang kepenulisan yang telah mereka ikuti.

Dalam tahun pertama mereka, mereka sudah berhasil membubuhkan nama mereka dalam sebuah antologi cerpen bersama belasan penulis dari berbagai daerah melalui event – event menulis yang telah mereka ikuti.

Bagi mereka dengan berkarya mereka akan bisa membuktikan kemampuan mereka sehingga potensi dalam diri akan teroptimalkan. Mereka juga ingin menjadikan hidup mereka lebih berarti dengan mulai berkarya, setiap karya yang tercipta ketika sampai pada setiap orang akan menjadi nilai plus terutamanya ketika karyanya itu dirasa bermanfaat bagi pembaca.

Tentunya bukan hal yang mudah ketika harus membagi jam antara kuliah dan berkarya, karena tidak semua mahasiswa dapat melakukan hal tersebut. Kunci agar semua berjalan imbang adalah menyelesaikan setiap tugas kampus sebelum mereka memulai untuk merangkai kata. Namun mereka terbiasa menuliskan sebuah cerita yang tiba- tiba muncul, karena inspirasi akan didapatkan dimanapun dan kapanpun.

Mereka berpesan kepada seluruh mahasiswa agar tidak takut untuk berkarya dan menunjukkan potensi yang terpendam dalam diri. Mencoba walau gagal lebih baik jika dibandingkan dengan tidak mencobanya sama sekali.

Zahrotin Prasetiyana menambahkan sebuah kalimat bijak yang ia ambil dari salah satu tokoh dunia terkenal,

“Saat gagal, kamu hanya perlu memulai lagi dengan cara yang lebih cerdas.”

Henry Ford

“Dalam kondisi apa pun tetaplah berkarya, selagi terdapat kemauan keras untuk berubah dan menjadi sukses.” tegas Desy. (lintang/mutiara)

IMG_20171012_105657_416.JPG

 

Related Post

Type your Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *