Penulis : umsidaj4y4 November 28, 2018 / Berita

Riyono kembali mengulang keberhasilannya menjadi wisudawan terbaik setelah 13 tahun berlalu. Setelah cukup lama memendam keinginannya untuk melanjutkan pendidikan, akhirnya apa yang ia cita citakan berhasil ia raih. Melanjutkan S2 di usia yang tidak lagi muda tentu bukan hal yang mudah, selain harus dapat membagi waktu dengan pekerjaan, ia harus bisa membagi waktu untuk keluarga. Mahasiswa yang sudah dikaruniai 3 orang jagoan ini mengaku sangat bahagia di hari wisudanya, 27 November 2018. “Alhamdulillah, Istri saya Etti Aryanti dan 3 anak saya kasih support selalu meski harus ekstra keras membagi waktu,”ujar Riyono saat diwawancarai setelah wisuda.

Riyono mengaku memiliki keinginan besar untuk menuntut ilmu dan mengupgrade kompetensi pendidikan yang saat ini berkembang pesat. Selain itu, perintah Agama yang menganjurkan umatnya untuk terus belajar sepanjang hayat juga menjadi motivasi terbesarnya. Saat ditanya mengenai suka dukanya menjalani masa studi, Riyono mengaku menjalani studi S2 nya dengan penuh suka cita. Selain mendapat teman teman baru dengan berbagai latar belakang, Riyono mengaku senang dengan Dosen dosen Umsida yang luar biasa akan motivasi dan wawasan yang mendalam, hal tersebut dirasa sangat ia perlukan untuk menambah wawasan dan keterampilannya mengenai Ilmu Manajemen Pendidikan Islam. “Semua saya anggap sebagai penyedap perjuangan saya. Meskipun banyak tugas yang harus dikerjakan, banyak buku yang harus dibaca, sampai sampai tidurpun terbatas, Alhamdulillah masih diberikan kesanggupan oleh Allah,” imbuhnya.

Berhasil lulus dengan IPK sempurna 4,00 , Riyono mengaku lega karna hasil kerja kerasnya mengerjakan tesis dengan 2 kanca penelitian setebal 268 halaman dan tidak termasuk lampiran ini membuat orang orang yang dicintainya turut merasa bangga. “Alhamdulillah, dapat pujian dari Istri bahwa saya sangat ganteng hari ini. Anak anak juga senang sekali, meskipun anak ke 2 saya tidak bisa ikut hadir karena sakit. Ibu bapak juga senang sekali karena ini kedua kalinya saya mendapat penghargaan sebagai wisudawan terbaik,” pungkasnya sambil berkelakar.

Terakhir, Riyono berpesan untuk semua pembaca dan khususnya mahasiswa Umsida untuk banyak membaca buku. Sebab menurutnya, rata rata kelemahan dalam menyelesaikan tugas maupun tesis karena malas membaca. Selain itu, ia berpesan agar Mahasiswa Umsida senantiasa bersungguh sungguh dalam kuliah, tidak lupa untuk selalu mendapatkan restu dari orangtua dan keluarga serta jangan suka menunda pekerjaan. “Saya sarankan ke 4 hal itu, InsyaAllah siapa yang bersungguh sungguh pasti berhasil.” (Real)

Related Post