Penulis : umsidaj4y4 April 13, 2019 / Berita

Umsida.ac.id – Program Studi Hukum Umsida kembali membuat kegiatan menarik. Bertajuk Stadium General : Perzinahan dan Prostitusi dlm perspektif hukum pidana, hukum islam dan HAM yang diselenggarakan 6 April 2019 digelar dengan sukses. Dengan mengangkat  tema yg sangat populer sekaligus mengkhawatirkan bersama 3 pembicara yg kompeten di bidangnya, yakni Laila (Kanit PPA Polresta Sidoarjo), Wiwik (Dosen Untag dan aktifis Koalisi Perempuan Indonesia Jatim) dan Ustadz Eko Asmanto.

HKegiatan Mahasiswa Prodi hukum tersebut sukses membuat peserta tetap duduk manis di tempatnya hingga akhir acara. Dalam Acara tersebut juga dijelaskan lebih lanjut tentang Perzinahan dan Prostitusi dimana kedua hal tersebut tengah menjadi perbincangan hangat di semua kalangan. Perzinahan, dalam termin KUHP merupakan tindak asusila yang dilakukan oleh pasangan dimana salah satu atau keduanya terikat perkawinan. Sedangkan prostitusi lebih mengarah pada sisi “bisnis” yg mendatangkan uang dengan modal tubuh. Salah satu jalan yang menyebabkan perzinahan dan prostitusi menjamur dimasyarakat adalah media social yang tidak digunakan dengan bijak. Oleh sebab itu melalui kegiatan ini,  para generasi muda diharapkan bisa membentengi diri  lebih baik lagi.

Meskipun berlaku asusila adalah hak seseorang, namun tindakan tersebut masuk kategori pelanggaran hukum dan bisa menjadi kejahatan bila disertai dengan kekerasan. Dari sudut pandang Islam, Ustadz Eko juga menghimbau untuk menjauhi pacaran. Ia mengatakan, “Karena pacaran itu dapat menjadi pintu masuk perzinahan. Hukum yang tegak, seharusnya mampu meminimalisir jumlah perzinahan dan prostitusi. Tapi faktanya, masih marak terjadi. Maka sebaiknya jauhilah pacaran sebagai benteng untuk diri kita sendiri,” ujarnya. (Fat)

Related Post