Penulis : umsidaj4y4 July 9, 2018 / Berita


UMSIDA.AC.ID – Tiga dosen FEB UMSIDA mengikuti salah satu program dari Ristekdikti, yaitu PKM (Program Kemitraan Masyarakat) Dosen. Bayu Hari Prasojo, Ssi MPd bersama Rizky Eka Febriansah, SMb MSM dan Eny Maryanti, SE MA mengusulkan “PKM Pemberdayaan Karang Taruna di Desa Wonokasian dalam Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Sebuah Usaha Ekonomis Produktif”, lolos dan didanai Ristekdikti.

Ketiga dosen keren tersebut memberikan pelatihan bagaimana mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai jual dengan membuat produk macam-macam: bunga dari botol plastik, kemasan flanel dengan bahan dasarnya dari plastik, pot dan vas bunga dari botol plastik juga.

Dalam penyelenggaraannya, mereka dibantu oleh tim dari Klub PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) FEB UMSIDA, Boutique Antique yang mengolah botol plastik menjadi asesoris cantik yang terdiri dari empat mahasiswi Prodi Manajemen semester empat, sedangkan Tim Pidal Kayu terdiri dari satu mahasiswa semester enam yang membantu mendesain galeri dan kemasan supaya menarik dari Pidal Kayu.

“Latar belakangnya, di sana kebanyakan limbah plastiknya masih belum terurus, dibuang di tepi jalan, di sungai. Nah, itu kan potensi yang bisa diberdayakan. Jadi mereka masih bisa mengumpulkan dan juga bisa menerima dari masyarakat sekitar,” ujar Bayu, Ketua Pelaksana, saat diwawancarai Pers UMSIDA, 30/06.
Program ini dimulai bulan Januari dan selesai sekitar bulan Oktober-November. Sekarang masih di tahap hendak memasarkan.

“Untuk pemasaran didampingi oleh Pak Rizky. Kami membuka dua jenis pemasaran. Pemasaran offline dengan membuka semacam galeri di Desa Wonokasian. Pemasaran online melalui instagram, facebook, dan e-commers,” ungkapnya memberikan gambaran dari programnya.

“Di samping diajari cara memasarkan, mereka juga diajari cara memanajemen keuangan oleh Bu Eny Maryanti. Bu Eny memberikan pelatihan dan bimbingan bagaimana mengolah manajemen keuangan sebuah usaha kecil,” imbuhnya.

Setelah pelatihan selesai, ketiga dosen tersebut akan mendampingi proses produksi, pemasaran, manajemen keuangan sehingga menjadikan usaha itu produktif dan menghasilkan uang untuk karang taruna sendiri.
Jadwal pelatihannya hari Minggu. Namun jika karang taruna membutuhkan bantuan, Tim PKM akan datang ke sana. Pelatihan dilaksanakan di balai desa. Produk yang sudah jadi didisplay di galeri. Jarak antara balai desa dan galeri dekat. (inka)

Related Post