Penulis : umsidaj4y4 February 26, 2019 / Berita

asil inovasi yang ramah lingkungan ini sangat mengejutkan dan tidak diduga
sebelumnya. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dan sangat tidak baik jika digunakan untuk memasak terus-menerus, ternyata bisa diubah dan bermanfaat.
Para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata- Pencerahan (KKN-P) di Desa Kerkep, bersama komunitas Earth Hour Kediri berinovasi mengubah minyak jelantah untuk dijadikan sabun cuci tangan (3/2).
Para mahasiswa KKN ini memberikan penyuluhan secara langsung kepada anggota ibu PKK dan pemuda Karang Taruna di Desa Kerkep, Kecamatan Gurah.
Inovasi ini menarik perhatian audiens kerena sesuatu yang sebelumnya hanya dibuang dan tidak bernilai, kini menjadi lebih bermanfaat dan bernilai jual.

Tanggapan serta keikutsertaan warga mengenai pengembangan sabun cuci tangan berbahan minyak jelantah ini sangat bagus. Mereka senang bisa langsung mengikuti penyuluhan yang dijelaskan oleh pemateri dari komunitas Earth Hour Kediri. Para mahasiswa KKN ikut terjun dalam memberikan arahan dalam pembuatan sabun tersebut.
Bahan yang digunakan tidak sulit dicari dan proses pembuatannya pun cukup mudah, serta tidak memerlukan alat khusus. Alat yang digunakan pun yang dipakai sehari-hari di dapur seperti baskom, sendok untuk mengaduk, dan cetakan jeli.

“Saya dan teman-teman berharap inovasi ini dapat menciptakan potensi baru, dan dapat menghasilkan keuntungan yang besar untuk desa ini. Semoga dengan adanya penyuluhan yang kami adakan hari ini dapat membangun kreativitas untuk terus menciptakan inovasi-inovasi baru lagi. Dan setelah menyelesaikan tugas pengabdian kami di Desa Kerkep diharapkan inovasi ini terus berkembang lagi,” ujar Bayu, ketua Kelompok.
(ananda/inka)

Related Post