UMSIDA Hadirkan Pelayanan Terapi Akupresur Melalui Prodi Pendidikan Profesi Bidan

Penulis : umsidaj4y4 January 16, 2019 / Berita

Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali membuka program studi baru, setelah Prodi Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) resmi dibuka pada pertengahan tahun 2018 lalu, kali ini prodi Pendidikan Profesi Bidan resmi dibuka dan siap menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2019/2020.

Surat Keputusan tentang Izin Pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Program Studi  Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi telah diserahkan oleh Kepala LLDIKTI wilayah VII Prof Dr Ir Suprapto DEA kepada Wakil Rektor I Dr Akhtim Wahyuni M Ag pada Selasa (15/1/2019). Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Akhtim ini berharap agar prodi baru yang dimiliki UMSIDA ini  bisa berkembang pesat dan mampu mencetak bidan profesional  menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin maju dan kompleks ini.

Kabar diterbitkannya Surat Keputusan oleh Kemenristekdikti ini tentunya menjadi kabar menggembirakan dan  dinantikan oleh tim penyusun program studi ini, setelah menjalani evaluasi lapangan oleh tim evaluator pada Sabtu (17/11/2018). Dengan demikian, Umsida menjadi 10 Perguruan Tinggi Muhammadiyah pertama di Indonesia yang telah memiliki Program Studi Pendidikan Profesi Bidan. Sedangkan di Jawa Timur, UMSIDA menyusul keberhasilan 5 PTS lain yang sudah menerima izin pembukaan Prodi Pendidikan profesi Bidan di Tahun 2018.

Dekan Fikes SMF Hanum MM M Kes menjelaskan bahwa keunggulan Prodi Profesi Bidan UMSIDA yaitu Akupresure dalam Pelayanan Kebidanan, karena akupresur merupakan bagian dari terapi komplementer yang banyak dicari di era milenial ini. Dengan adanya Prodi Profesi Bidan ini, juga diharapkan akan memberikan kontribusi terhadap penyelesaian permasalahan kesehatan khususnya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKB) di Jawa Timur, karena pendidikan bidan yang sudah terstandar dengan jenjang profesi.(hw)

Related Post