Penulis : umsidaj4y4 May 15, 2018 / Berita

UMSIDA.AC.ID- Gonjang-ganjing kemerosotan ekonomi negara akhir-akhir banyak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Bahkan beberapa akademisi turut mengeluarkan Analisa yang cukup mengkhawatirkan. Menanggapi kondisi ini, Bank Indonesia selaku lembaga keuangan sentral mengambil langkah-langkah sistematis dengan menyelenggarakan diseminasi dalam format kuliah umum di seluruh perguruan tinggi untuk menjelaskan kebijakan dan prospek ekonomi Indonesia kedepan. Pemilihan perguruan tinggi sebagai salah satu simpul sosial sebagai target diseminasi sangat tepat karena menyasar generasi milineal sebagai agen perubahan.

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, pada sabtu (12/05/18) menjadi partner sekaligus tuan rumah penyelenggaraan kuliah umum oleh Bank Indonesia dengan tema ‘Perkembangan Terkini Prospek Perekonomian dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia’. Bertempat di aula KH. Ahmad Dahlan, Gedung E Umsida, kuliah umum berlangsung meriah karena dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan pimpinan universitas. Pemateri yang hadir juga tidak tanggung-tanggung, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, ‘turun gunung’ memberikan paparan dalam program diseminasi ini bersama beberapa jajaran tinggi pimpinan Bank Indonesia, Kepala Departemen Bank Indonesia Departemen Regional II Jawa, Dwi Pranoto, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Bapak Difi Ahmad Johansyah. Adapun pimpinan Umsida yang hadir adalah Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Akhtim Wahyuni, M.Ag dan Ketua Pusat Studi Keuangan Islam Umsida, Renny Oktafia, S.E., M.E.I.

Selama kuliah umum berlangsung berbagai isu dibahas dan didiskusikan. Termasuk kondisi rupiah yang saat ini melemah terhadap kurs dolar. Kuliah umum yang merupakan rangkaian acara Road to ISEF ke-5 yang akan digelar pada bulan desember 2018 ini pun berakhir menjelang adzan dzuhur tiba. (Fikri)

Related Post