haji furoda menurut dosen Umsida

Balada Kebijakan Haji Furoda Tahun 2025, Ini Kata Dosen Umsida

Umsida.ac.id – Tahun ini, Kerajaan Arab Saudi telah memastikan tidak akan menerbitkan visa haji furoda.  Keputusan tersebut tentu menimbulkan ribuan calon jamaah haji tidak bisa berangkat ke tanah suci. 

Lihat juga: Biaya Haji 2025 Resmi Turun, Dosen Umsida: Sudah Sesuai Prinsip dan Minat Haji Selalu Naik

Seperti yang diketahui bahwa haji furoda merupakan ibadah haji yang menggunakan visa undangan dari Kerajaan Arab Saudi secara langsung. Visa ini juga disebut sebagai visa mujamalah.

Dengan visa ini, calon jamaah haji tidak perlu mengantri bertahun-tahun untuk melaksanakan rukun iman yang kelima itu, berbeda dengan haji reguler atau haji khusus lantaran undangan VIP dari pemerintah Arab Saudi.

Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Rahmad Salahuddin TP SAg MPdI turut menanggapi huru hara pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Yang kecewa pasti jamaah dan yang mendapatkan dampak dari  ketiadaan Haji furoda adalah kementerian agama dan pihak travel,” ucap Rahmad.

3 Skema Pemberangkatan Haji
haji furoda menurut dosen Umsida (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Dosen yang tengah mengenyam pendidikan S3 di UMM itu menjelaskan tiga skema pendaftaran calon jamaah haji yaitu haji reguler,  haji khusus, dan haji furoda.

“Haji reguler yaitu haji yang banyak dipakai masyarakat yang biasanya menunggu beberapa tahun. Lalu ada haji khusus, di sini calon jamaah haji menunggu hanya sekitar 5 tahunan,” terangnya.

Haji khusus, imbuh Rahmad,  memang lebih mahal dari haji reguler. Namun mereka tidak perlu mengantri selama itu.

Selanjutnya yakni haji furoda, yaitu skema haji yang merupakan undangan khusus dari Pemerintah Arab Saudi.  

Karena ini merupakan undangan dari pihak Arab Saudi, jadi segala ketentuan pelaksanaannya bergantung pada kebijakan kerajaan.

“Mereka memiliki wewenang untuk membuka kuota haji furoda dan wewenang untuk memilih siapa saja yang bisa melaksanakan haji ini,” terangnya.

Haji furoda juga memakan waktu yang cukup singkat. Mereka diberangkatkan mendekati pelaksanaan puncak haji dan pulang sebelum rangkaian ibadah haji reguler selesai atau setelah hari tasyrik.

Pun juga tentang fasilitas yang disediakan. Jamaah haji furoda memiliki fasilitas yang sangat memudahkan, seperti penginapan yang berada di tempat strategis.

Kesalah Pahaman Masyarakat Tentang Haji Furoda

Rahmat berpendapat bahwa di masyarakat, haji furoda didengungkan seolah-olah seperti haji khusus, padahal dua jenis haji itu berbeda.

Hal tersebut pernah terjadi pada pelaksanaan haji tahun 2024.

“Ada yang memberikan embel-embel fasilitas mewah dan juga pemberangkatan haji yang mendekati momen puncak haji,” ungkap Anggota Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur itu.

Padahal, tambahnya, visa dari kedua skema haji tersebut jelas berbeda. Akhirnya, jamaah haji yang mendapat embel-embel haji furoda, banyak yang tidak bisa masuk, melaksanakan ibadah haji, tidak dilayani, dan akhirnya banyak jamaah di tahun tersebut yang terabaikan.

Lihat Juga :  Medali Perunggu Pomprov Jatim 2025 Cabor Karate, Atlet Ini Persembahkan untuk Rumah Keduanya

“Mereka tidak bisa leluasa melaksanakan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan lancar mereka harus sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan penjaga (askar),” katanya.

Selain itu, adanya kisruh tentang jamaah furoda ini juga berdampak pada pembagian konsumsi dengan jamaah haji lainnya.

“Misalnya jumlah konsumsi sudah ditentukan, namun ada beberapa jamaah yang menerobos sehingga hal tersebut mengurangi jatah makan jamaah lainnya,” ungkap dosen yang juga anggota Divisi ISMUBA Majelis Dikdasmen PWM Jatim itu.

Sehingga, untuk jamaah haji furoda tahun 2025 ini,  pemerintah resmi tidak mengundang para tamu untuk melaksanakan haji undangan.

Dalam kasus ini, Rahmad menjelaskan bahwa pihak yang juga repot adalah penyedia layanan haji furoda. 

“Jika tidak ada undangan, maka mereka tidak bisa diberangkatkan. Seandainya diberangkatkan, pun itu nekat,” ujarnya.

Jadi sebenarnya, haji furoda itu tidak bisa diprediksi  karena itu merupakan wewenang penuh dari Kerajaan Arab Saudi.

“Di masyarakat, seolah-seolah  haji ini itu dijual. Padahal yang bisa dipilih oleh masyarakat umum adalah haji khusus,” jelas Rahmad.

Bagaimana Cara Calon Jamaah Haji Memilih Jalur pemberangkatan?
haji furoda menurut dosen Umsida
Ilustrasi: Pexels

Adanya kasus ini tentu merugikan banyak calon jamaah haji yang gagal berangkat ke tanah suci.  Oleh karena itu, Rahmad menyarankan agar masyarakat terus diberi edukasi bahwa haji furoda merupakan haji yang memang panggilan dari pemerintah Arab Saudi.

“Jadi kita tidak bisa berharap atau mengambil kuota tersebut. Yang bisa kita pilih adalah haji khusus yang membutuhkan waktu tidak terlalu lama untuk berangkat haji,” katanya.

Haji khusus memang memiliki pelayanan kuota tertentu. Walau begitu, skema haji ini direkomendasikan bagi calon jamaah haji yang ingin berangkat haji tanpa menunggu terlalu lama hingga puluhan tahun dan ingin melaksanakan haji dengan fasilitas yang lebih baik.

“Yang paling aman, supaya tidak terjadi keributan apalagi di media, masyarakat harus tahu haji furoda,” ungkap bapak 3 anak tersebut.

Walaupun masyarakat mampu membayar lebih tapi tidak memiliki kapasitas sebagai orang yang terpilih oleh kerajaan, maka itu tidak mungkin.

Ia berpesan bahwa ibadah haji merupakan panggilan dari Allah.  Walaupun ia telah menunggu, namun jika Allah menghendaki dalam waktu dekat, maka dengan caranya, Insya Allah orang tersebut bisa menunaikan haji.

Bisa juga bagi orang yang memiliki harta lebih, namun Allah tidak memanggil, maka bisa jadi saja orang tersebut tidak bisa berangkat.

Lihat juga: Pelaksanaan Qurban dan Aktivitas Ekonomi

“Karena Allah bisa memanggil, bisa dengan cara, media, takdir, qada, dan dan qadar seperti apa saja, InsyaAllah akan terpanggil,” tutupnya.

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By

Opini

ilmu jadi amanah (6)
Ketika Ilmu Menjadi Sebuah Amanah
October 23, 2026By
kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By