bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)

Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI

Umsida.ac.id – Dosen Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Uce Indahyanti MKom, menanggapi perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang sangat pesat dari tahun ke tahun.

Kebutuhan komputasi AI terus meningkat, maka teknologi data center juga tidak berhenti berkembang. 

Lihat juga: 13 Teknologi yang Bisa Digunakan Petani Milenial Menurut Dosen Umsida

Data Center Baru Microsoft
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Microsoft, misalnya, sejak Agustus 2024 memperkenalkan desain data center baru yang ditujukan untuk beban kerja AI dengan sistem pendinginan closed-loop. 

Air bersirkulasi di dalam sistem sehingga tidak terus-menerus diuapkan untuk mendinginkan perangkat. 

Microsoft membuat desain tersebut untuk menghindari penggunaan lebih dari 125 juta liter air per tahun pada setiap data center untuk proses pendinginan. 

“Namun, istilah zero water for cooling bukan berarti fasilitas tersebut sama sekali tidak membutuhkan air. Air tetap digunakan untuk kebutuhan lain seperti toilet dan dapur,” terang DR Uce.

Google juga menjalankan program water stewardship. 

Dalam laporan lingkungan 2026, perusahaan tersebut menyebut proyek-proyeknya telah melakukan replenishment sekitar 7,7 miliar galon air sepanjang 2025, setara dengan sekitar 78 persen konsumsi air tawar Google pada tahun tersebut. 

Menurut Dr Uce, istilah replenishment juga perlu dipahami dengan tepat.

“Bukan berarti air yang sudah digunakan kemudian begitu saja dikembalikan ke data center,” tandasnya.

Program tersebut berkaitan dengan berbagai upaya untuk memulihkan atau meningkatkan ketersediaan air pada daerah aliran air dan masyarakat. 

Upaya tersebut setidaknya menunjukkan bahwa persoalan jejak air AI tidak berhenti pada angka konsumsi. 

Teknologi data center sendiri terus bergerak mencari cara untuk menggunakan air secara lebih efisien. 

“Jadi saya kira kurang tepat kalau kita melihat persoalan ini hanya dari satu sisi, seolah-olah semakin banyak AI pasti semakin buruk,” katanya,

Ia berpendapat bahwa ada persoalan yang harus diwaspadai, tetapi ada juga perkembangan teknologi yang terus berusaha membuat data center lebih efisien. 

Lihat Juga :  Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
Yang Perlu Dilakukan Pengguna Teknologi
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Pertanyaan akhirnya mungkin kembali kepada pengguna. 

Setelah mengetahui bahwa AI juga mempunyai jejak air, apakah kita perlu mengurangi atau bahkan merasa bersalah setiap kali menggunakannya? 

“Kesimpulannya, bukan penggunaan AI secara wajar oleh individu harus dihentikan karena persoalan air,” terang dosen yang bergabung dalam Pusat Studi Lingkungan dan Smart City (PSLSC) Umsida itu.

Menurutnya, perhatian yang lebih besar justru perlu diberikan pada bagaimana infrastruktur AI dalam skala besar dibangun dan dikelola.

Misalnya saja dari sisi teknologi pendinginannya, sumber energi dan air yang digunakan, efisiensi komputasinya, serta lokasi data center. 

Namun, sebagai pengguna, bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan. 

“Menurut saya prinsipnya sederhana. Gunakan AI seperlunya dan sebesar manfaatnya. Satu prompt yang jelas dan tepat sasaran mungkin lebih baik daripada berkali-kali bertanya karena sejak awal kita sendiri belum jelas apa yang ingin kita tanyakan,” jelas Dr Uce.

Ia menambahkan bahwa kesadaran terhadap jejak lingkungan tidak seharusnya membuat masyarakat takut terhadap teknologi. 

Justru pengetahuan tersebut dapat membuat pengguna lebih kritis sekaligus lebih bijak. 

“AI tetap teknologi yang sangat bermanfaat. Tidak perlu setiap kali memakai AI kita merasa bersalah karena membayangkan ada air yang habis,” pesannya.

Namun, lanjut Dr Uce, pengguna juga perlu sadar bahwa dunia digital bukan berarti tanpa sumber daya. 

Ada listrik, air, perangkat keras, dan infrastruktur fisik yang bekerja di belakangnya.

Persoalannya bukan memilih antara menggunakan atau meninggalkan AI. 

Lihat juga: Agroteknologi Umsida Panen Pakcoy Hidroponik, Wujudkan Smart Farming di Lahan Sempit

Menurutnya tantangannya adalah bagaimana manfaat teknologi dapat terus dikembangkan tanpa mengabaikan sumber daya yang menopangnya. 

“Teknologinya semakin pintar. Semoga kita yang menggunakannya juga semakin bijak,” pungkasnya.(Dhona)

Sumber: Dr Uce Indahyanti MKom

Berita Terkini

renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By

Riset & Inovasi

media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By
PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By

Prestasi

ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By

Opini

olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By