LKBH Umsida gelar Diskusi Publik Bersama BPJS

Umsida.ac.id – Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo adakan diskusi publik mengenai kebijakan Perpres 75 tahun 2019 di ruang rapat lantai dua GKB 3 pada Sabtu (16/11).
Perpres 75 tahun 2019 merupakan perubahan peraturan presiden nomor 82 tahun 2018. Salah satu isi pasal tersebut menyatakan bahwa iuran peserta PBI jaminan kesehatan dan penduduk didaftarkan oleh Pemerintah Daerah sebesar Rp 42.000 per orang per bulan. Singkatnya, iuran BPJS dinaikkan. BPJS hanyalah gambaran umum bagaimana negara mengelola kekayaannya. Jika program ini gagal, bisa dilihat bagaimana keadaan negara itu.
Diskusi publik yang bertema jaminan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan wacana kepada masyarakat kampus, khusunya mahasiswa. Diskusi ini merupakan pembekalan awal untuk bersikap tentang kebijakan pemerintah perihal kenaikan iuran BPJS memang benar atau harus dilawan.
“Diskusi ini untuk membangun sinergi gerakan. Karena tidak bisa kampus lepas dari masyarakat. Tidak bisa kampus hanya berada di ruang akademik. Kampus itu harus menggerakkan. Diskusi tidak akan berguna tanpa sebuah aksi. Dan ini adalah sarana dari kami untuk bisa menggerakkan, setidaknya di lingkungan kabupaten Sidoarjo,” ujar Rifqi Ridlo Phahlevy SH MH, Ketua LKBH Umsida.
Hasil dari diskusi ini, ternyata menaikkan iuran BPJS bukanlah hal yang tepat. Karena sesungguhnya titik permasalahannya bukanlah dari tinggi atau rendahnya iuran, tapi tentang cara atau strategi pemerintah mengatur dan mengelola iuran yang diterima dari masyarakat.
ditulis oleh IIS Wulandari
diedit Etik Siswatiningrum[:en]Umsida.ac.id – Legal Consultation and Legal Aid Institute (LKBH) of the University of Muhammadiyah Sidoarjo held a public discussion on the policy of Perpres 75 in 2019 in the second floor meeting room of GKB 3 on Saturday (16/11).
Perpres 75 of 2019 is a change in presidential regulation number 82 of 2018. One of the contents of the article states that the contribution of PBI participants to health insurance and population is registered by the Regional Government of Rp 42,000 per person per month. In short, the BPJS fees are raised. BPJS is only a general description of how the state manages its wealth. If this program fails, you can see how the country is doing.
This public discussion with the theme of health insurance aims to provide discourse to the campus community, especially students. This discussion is an initial briefing to take an attitude about government policies regarding the increase in BPJS fees. “This discussion is to build synergy of the movement. Because the campus cannot be separated from the community. The campus cannot only be in the academic space. The campus must move. Discussions will not be useful without an action. And this is our means of being able to move, at least in Sidoarjo regency environment, “said Rifqi Ridlo Phahlevy SH MH, Chairman of LKBH Umsida.
As a result of this discussion, it turns out that raising BPJS fees is not the right thing. Because the real point of the problem is not the high or low fees, but about the ways or strategies the government regulates and manages contributions received from the community.

written by IIS Wulandari
edited Etik Siswatiningrum[:]

Berita Terkini

pemeriksaan tumbuh kembang anak (3)
Perhatikan Tumbuh Kembang Anak, Mahasiswa Umsida Kunjungi TK ABA 1 Candi
November 4, 2026By
parenting guru dan ortu (3)
Perkuat Pola Parenting, FPSI Umsida Gandeng IGRA Sidoarjo
November 4, 2026By
um banjarmasin kunjunfi fkkg umsida (8)
Dari Kurikulum hingga Laboratorium, UM Banjarmasin Pelajari Pengelolaan FK Umsida
November 3, 2026By
umsida di job fair 2026 (2)
Hadir di Job Fair Sidoarjo 2026, Umsida Buka Layanan Kesehatan dan Konseling Gratis
November 3, 2026By
UKM Paduan Suara Umsida (2)
Sambut Kader Baru, UKM Paduan Suara Umsida Ajarkan Dasar-Dasar Musik
November 2, 2026By
kerja sama umsida dan ikapi
Umsida dan IKAPI Jatim Sinergikan Potensi Akademik dan Penerbitan
October 30, 2026By
pkmu 2026
Tak Seseram yang Dibayangkan, Ini Cerita Mahasiswa Umsida Ikuti PKMU
October 30, 2026By
pelantikan bem dan dpm
Umsida Lantik BEM dan DPM 2026-2027, Siap Wujudkan Gerakan Progresif
October 29, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan dari keluarga katolik yang taat (2)
Ketika Kakaknya Biarawati, Adiknya Jadi Wisudawan Berprestasi
October 26, 2026By
wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By

Opini

mimbar organisasi mahasiswa
Organisasi Mahasiswa Umsida Dapat Apresiasi dan Ruang Aspirasi Terbuka
October 29, 2026By
sistem tidak naik kelas (2)
Pakar Umsida Soal Kebijakan Tidak Naik Kelas: Rawan Putus Sekolah
October 28, 2026By
pendidikan muhammadiyah
Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak
October 28, 2026By
4 pilar pendidikan (7)
4 Pilar Pendidikan di Era Generasi Cemas
October 27, 2026By
pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By