khotbah pentingnya kejujuran

Pentingnya Kejujuran Disampaikan Rektor Umsida Dalam Khotbah

Umsida.ac.id– Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Dr Hidayatulloh MSi menyampaikan pentingnya kejujuran dalam khotbah Idul Fitri di pelataran SD IT Nurul Fikri Saimbang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (10/4/2024).
Pentingnya Nilai Kejujuran

Di depan warga Muhammadiyah Ranting Kebon Agung, Hidayatulloh mengatakan, setelah berpuasa kita berharap menjadi orang yang bertakwa. Kita dididik dan dilatih menjadi disiplin, sabar, jujur, dan bertanggung jawab. Semua itu hanya mengharapkan ridha Allah.

“Jika selama satu bulan penuh kita berusaha meningkatkan hubungan baik dengan Allah maupun dengan sesama manusia, maka perjalanan sebulan penuh untuk meningkatkan hubungan baik itu akan membekas,” kata Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) itu.

Baca juga: Pulang Kampung dan Kerinduan Spiritual

Dia menjelaskan, di antara nilai yang dominan kita rasakan adalah kejujuran. Ini wajib dipraktikkan. Barang siapa yang bersikap masa bodoh, padahal dia tahu harus jujur, bersikap baik namun diabaikan maka Nabi mengingatkan, “Allah tidak memiliki kepentingan sedikitpun terhadapnya.”

Mantan Kepala SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo itu menegaskan, “Jika kita tidak menjaga ucapan, berkata kurang sopan, Allah marah. Sikap baik dan menjaga hubungan baik adalah kewajiban umat manusia. Puasa melatih itu. Puasa menjaga sikap, tidak menipu diri kita dan Allah tentunya.”

Kejujuran, sambungnya, adalah kesesuaian apa yang diucapkan dan yang dilakukan. Kita sudah menempa kejujuran antarsesama. Dengan berbuat kebohongan, kita merusak hubungan dengan sesama manusia dan Allah. Dan kejujuran ini harus dijaga hingga Ramadhan usai dan setelahnya.

Kisah Abu Nawas

Pak Hid, sapaannya, lalu mengutip Ayat 70-71 Surat al-Ahzab: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan tetap menjaga amalan baik, merekalah orang yang beruntung.

Dia juga membacakan Surat an-Nahl 105: “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.”

Menjelaskan ayat-ayat di atas dia menyitir hadits dari Ibnu Mas’ud RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Kejujuran mengantarkan pada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan kepada surga. Seseorang yang senantiasa berkata jujur akan dicatat Allah sebagai orang yang jujur. Sedangkan kebohongan mengantarkan pada kedurhakaan, dan kedurhakaan mengantarkan ke neraka.’’

Pak Hid menerangkan, hadits tersebut menjelaskan setiap kejujuran akan melaksanakan kebaikan. Dan setiap kebaikan akan mengantar ke surga. “Ini rumus silogisme, A=B, B=C, dan jika A=C.”

“Nabi melanjutkan, dan jika dia menjaga kejujuran, maka ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Orang jujur akan masuk surga,” terangnya.

Hidayatulloh lalu menyampaikan cerita Abu Nawas: “Aku sedang melihat surga di dalam topiku. Semua boleh saja melihat topiku, kamu juga boleh melihat topiku. Namun aku tidak yakin kamu bisa melihat surga beserta bidadarinya. Yang melihat hanya yang shaleh.”

Lalu Abu Nawas dilaporkan karena dianggap berbohong. Di depan Raja, Abu Nawas diadili. Singkat cerita Raja mengiyakan bahwa di dalam topi tersebut ada surga dan bidadari. Mereka takut dicap tidak beriman. Itu bentuk ketakutan berjamaah hingga keberanian tenggelam.

Pak Hid mengatakna, ketakutan berkata jujur, takut dianggap tidak beriman membuat kebohongan berjamaah hingga keberanian untuk terbuka tenggelam. Jalan untuk berbohong terbuka lebar.

“Nah menumbangkan kebohongan demi kebohongan secara berjamaah atau kebohongan publik lebih sulit diatasi. Tidak semua manusia mampu menghadapi hal tersebut, karena hal ini membutuhkan keberanian,” katanya.

Kasus legitimasi kebohongan terjadi di masyarakat. Jika ada pemimpin berbohong maka rakyat akan membacanya dan menganggap sebagai sebuah kebenaran. Pemimpin digugu dan ditiru, maka pemimpin harus berkata benar dan menghentikan kebohongan tersebut. Pemimpin harus berani berkata jujur dan bersikap benar, berani bertindak jujur.

Baca juga: Khutbah Idul Fitri 1445 H Dampak Positif Habituasi Bulan Ramadan

Maka, kata Hidayatulloh, bangunan kejujuran harus kita jaga dan kita kembangkan. Allah berfirman dalam at-Taubah 119: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tetaplah bersama orang-orang yang benar!”

Menurutnya, penegasan bahwa Allah Maha Penerima tobat diikuti dengan perintah: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sungguh-sungguh berupaya melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, dan hendaklah kamu bersama dengan orang-orang yang benar, jujur dalam ucapan, perilaku dan perbuatannya.

Berani bersikap jujur. Insyaallah jika kita bersama dengan orang-orang yang baik dan benar, maka kita akan selamat.

Sumber: pwmu.co

Berita Terkini

peran perempuan
Dosen Umsida Ceritakan 3 Peran Perempuan: Karir, Studi, dan Keluarga
May 25, 2024By
Umsida Bersama BFI Finance Gelar Campus Hiring
Bertekad Serap Lulusan Di Dunia Kerja, Umsida Adakan Campus Hiring
May 25, 2024By
Thailand Miliki Manajemen Disaster, Dijabarkan Dosen BUU di Umsida
Thailand Miliki Manajemen Disaster, Dijabarkan Dosen BUU di Umsida
May 24, 2024By
Pahami Hukum Kontrak Untuk Bekal Kehidupan Bermasyarakat
Pahami Hukum Kontrak Untuk Bekal Kehidupan Bermasyarakat
May 24, 2024By
konferensi internasional Ikom
Konferensi Internasional Ikom Umsida, 4 Negara Berkumpul di Bali
May 23, 2024By
Eastbound Batch 5 FBHIS Umsida Bersama Thailand, Malaysia dan India
Eastbound Batch 5 FBHIS Umsida Bersama Thailand, Malaysia dan India
May 22, 2024By
proyek kemanusiaan Umsida
Umsida dan 22 Perguruan Tinggi di Indonesia Buat Proyek Kemanusiaan di Malaysia
May 21, 2024By
ISE IKOM 2024
Pemberangkatan ISE 2024 Diikuti Mahasiswa Umsida dan Mahasiswa Internasional
May 21, 2024By

Riset & Inovasi

Shopee paylater
Paylater, Perangkap atau Peluang? Ini Kata Studi
May 17, 2024By
pendidikan ramah anak
8 Standar Pendidikan Ramah Anak, Yuk Simak Agar Anak Belajar dengan Nyaman
May 4, 2024By
stres pada single mother
Riset Umsida: Single Mother Kerap Alami 3 Jenis Stres Ini
March 30, 2024By
komunikasi verbal dan nonverbal
8 Alasan Komunikasi Verbal dan Nonverbal Perlu Diterapkan Kepada Siswa
March 29, 2024By
media belajar tangram
Tangram, Cara Seru Siswa Belajar Geometri, Simak 5 Manfaat dan Cara Membuatnya
March 27, 2024By

Prestasi

Milad PWMU.CO
Raih Juara 3 AUM dengan Berita Terbanyak, Umsida Semakin Giat Menulis
May 19, 2024By
Berikan Presentasi Terbaiknya, Dwiky Mahasiswa Umsida Ini Raih Juara Tingkat Internasional
Berikan Presentasi Terbaiknya, Dwiky Mahasiswa Umsida Ini Raih Juara Tingkat Internasional
May 17, 2024By
Paku Bumi Open 2024
20 Mahasiswa Umsida Raih 11 Emas dan 11 Perak di Paku Bumi Open XII 2024
March 7, 2024By
atlet hapkido Umsida
Mahasiswa Umsida Toreh Prestasi Hapkido, Langsung 2 Juara sekaligus
March 6, 2024By
Silat Apik PTMA 2024
Mahasiswa Ikom Umsida Sabet 3 Kejuaraan di Silat Apik PTMA 2024
March 5, 2024By