Umsida.ac.id – Rangkaian Forum Ta’aruf Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Fortama Umsida) 2026 tidak hanya menjadi ruang pengenalan lingkungan kampus bagi Mahasiswa Baru (Maba).
Adanya berbagai penampilan dan stand Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dengan meriah memperkenalkan aktivitas dan ruang pengembangan minat kepada Maba.
Lihat juga: Fortama 2026: Maba Diajak Sebarkan Virus Need for Achievement
Sejumlah UKM menampilkan kegiatan mereka dengan konsep yang berbeda, seperti Paduan Suara Surya Nada, UKM Olahraga, Tapak Suci, Teater Gedhek, UKM Beladiri, dan Himmpas.
Himmpas Umsida Sambut Maba dengan Berbagai Atraksi
Salah satu UKM yang tampil dalam Fortama 2026 adalah Himmpas.
Muhammad Ainur Rofiq, Ketua Himmpas, menjelaskan bahwa tahun ini mereka mencoba konsep baru melalui penampilan flying fox dan pengibaran bendera dan spanduk selamat datang.
“Untuk persiapannya itu mempersiapkan instalasi untuk flying fox, kemudian mempersiapkan anggota-anggota juga biar kompak waktu penampilan di depan tadi,” ujar Rofiq.
Seluruh anggota Himmpas dilibatkan dalam penampilan tersebut.
Himmpas sendiri merupakan UKM yang bergerak di bidang kepecintaalaman.
Kegiatannya mencakup aktivitas seperti naik gunung, susur gua, panjat tebing, konservasi, hingga olahraga arus deras yang mereka kenalkan di stand UKM.
Ia melihat kehadiran sistem stempel yang harus dikumpulkan Maba turut membuat mereka mendatangi berbagai stand UKM.
“Buat Maba Umsida 2026 yang suka naik gunung, kemudian mencoba hal baru, menantang, bisa join ke Himmpas. Semua anak bisa join. Maksimal semester 3,” ajak mahasiswa Prodi Teknik Elektro itu.
McV Buka Ruang Visual

Caca Regina Ayu selaku Ketua Umum McV menjelaskan bahwa tahun ini McV memberikan fasilitas kepada maba untuk mengekspresikan diri.
“Kami ada spot foto, ada yang pakai gadget sendiri, ada yang kami sediakan fotografernya. Nanti ditaruh di GDrive. Nah link-nya ada di bio-nya McV,” jelas Caca mengenai mekanisme hasil foto yang diberikan kepada maba.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan McV memiliki jadwal yang cukup fleksibel sehingga mahasiswa tetap dapat mengikuti aktivitas tanpa harus mengganggu jadwal perkuliahan.
“Kalau join McV itu lebih kontribusinya saja. Kegiatan di McV bisa kondusif, nggak selalu tabrakan dengan jadwal. Jadwalnya McV fleksibel banget,” ungkapnya.
Tapak Suci Kenalkan Bela Diri ke Semua Kalangan

Berbeda dari biasanya, tak hanya membuka stand untuk profil UKM, Tapak Suci Umsida juga membuka stand bazar makanan dalam Fortama 2026.
Husein Qiyamuddin, Ketua Umum Tapak Suci Umsida, mengatakan kesempatan tersebut dimanfaatkan tidak hanya untuk menjual produk, tetapi juga memberi ruang kepada mahasiswa yang memiliki usaha atau ketertarikan pada bisnis.
“Kita juga mewadahi teman-teman yang punya usaha ataupun mempunyai bakat dalam berbisnis,” jelas Husein.
Selain bazar, Tapak Suci juga memperkenalkan organisasi dan kegiatan bela diri kepada Maba.
Menariknya, keanggotaan Tapak Suci terbuka bagi mahasiswa dengan berbagai latar belakang.
“Tapak Suci kalau mau gabung itu kita tidak memandang ras, suku, agama. Meskipun ada yang nonis kita terima saja. Kita terbuka banget,” ujar Husein.
Lihat juga: Galakkan Gerakan Green Campus, Umsida Ajak Maba Peduli Lingkungan
Mahasiswa yang belum memiliki pengalaman bela diri juga tidak perlu khawatir. Menurutnya, anggota baru akan dibimbing mulai dari dasar.
“Meskipun tidak ada bakat bela diri untuk Tapak Suci, kita ajarin mulai dari nol sampai nanti bisa dan meraih juara,” tambahnya.(Dhona)
























