Warga Keboan Sikep Sambut Hangat KKN-T Umsida

Penulis : umsidaj4y4 August 11, 2019 / Berita

Umsida.ac.id – Kelompok V KKN-Terpadu pimpinan Daman Huri melaksanakan lokakarya mini kemarin (7/8/2019) di balai desa Keboan Sikep, Gedangan. Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi awal sekaligus seremonial resmi penyambutan kelompok KKN mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Perwakilan mahasiwa Daman Huri menyampaikan program kerja yang disusun setelah melakukan survey lapangan selama seminggu.
Lokakarya mini yang dimulai ba’da isya ini dihadiri oleh pejabat Pemerintahan Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan berbagai tokoh masyarakat desa setempat.
PLT Kepala Desa Arief Agus Tjahjono mengatakan, “Kita menyambut baik kedatangan adik-adik mahasiwa yang melaksanakan KKN di desa Keboan Sikep ini. dan kita berharap kehadiran adik-adik dapat memberikan perubahan positif yang tampak dan bisa dirasakan,” ujarnya saat memberi sambutan. “Sehingga ilmu yang sudah dipelajari di kampus dapat dipraktekkan dan dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Beberapa tokoh masyarakat (Ketua PKK, bendahara KSM, Ketua RW 1-8, Ketua Karang Taruna) yang hadir ikut merespon detil program yang telah disampaikan oleh mahasiswa.
“Wah, program yang disampaikan adik-adik ini sangat bagus. Luar biasa kalau punya pemikiran seperti ini. Apalagi program yang biopori itu. Desa Keboan Sikep ini memang langganan banjir setiap tahun. Lalu program yang maggot BSF itu juga cocok sekali karena kedepannya Bumdes kita rencana akan membuat kolam lele, dan larva dari BSF itu bisa dijadikan pakan untuk mengurangi biaya produksi,” ujar Suwandi Alim, bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemdes Keboan Sikep yang sehari-hari dipanggil ‘Pak Modin’.
Selama dua bulan ke depan, kelompok V KKN-T Umsida ini akan melaksanakan program kerjanya secara bertahap, tentunya berkolaborasi dengan Pemdes dan warga setempat agar program yang dijalankan dapat berlanjut. Meski mahasiswa yang terlibat adalah mahasiswa yang statusnya sudah bekerja dan hanya dapat aktif melakukan kegiatan KKN pada sabtu-minggu, namun warga menaruh harapan besar pada program yang telah disampaikan. Pada kesempatan itu pula Dosen Pembimbing Lapangan Lely Ika Mariyati menyampaikan, “Jika program yang dilaksanakan oleh anak-anak kami ini memang bermanfaat dan bapak ibu ingin kerjasama lebih lanjut, kedepannya kita bisa mengadakan MOU agar kerjasamanya bisa lebih ditingkatkan dan pendampingan yang kami berikan lebih menyeluruh untuk mengatasi problem yang ada di Keboan Sikep ini,” ujarnya kemudian disambut tepuk tangan meriah hadirin. (Nisa/Zuhri)

Related Post