• Alumni
  • Alumni

Dukung Ketahanan Pangan, Umsida Bagikan 1200 Paket Bibit Tanaman

Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui Umsida Covid-19 Comand Centre (UCCC) membagikan 1200 paket tanaman pangan untuk 200 karyawan kontrak, tenaga kebersihan dan masyarakat sekitar kampus umsida pada Jum’at (19/6). Paket tanaman yang berupa bibit tomat, bibit cabe dan bibit terong ini dibagikan bersama dengan paket sembako. Ketiga tanaman tersebut dipilih karena proses perawatannya yang mudah dilakukan.

M. Abror SP M P, Kaprodi Agroteknologi sekaligus koordinator UCCC bidang ekonomi dan ketahanan pangan mengatakan alasan pemilihan ketiga tanaman tersebut dalam pemberian bansos Umsida, “Tanaman ini merupakan jenis tanaman pangan yang dalam hitungan 3 bulan bisa panen dan perawatannya pun mudah,” ujarnya.

Ditemui di sela-sela pembagian bansos, Ketua UCCC, Eko Hardi Ansyah, S Psi Psikolog menjelaskan tujuan pemberian paket tanaman pangan, “Untuk membantu meringankan beban ekonomi dampak Covid19, selain itu juga pemberian tanaman pangan ini sangat efektif untuk mengurangi pengeluaran belanja dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan karyawan,” jelasnya.

Kegiatan baksos dilakukan untuk membantu mahasiswa dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi karena merebaknya wabah virus corona di Indonesia, termasuk masyarakat di sekitar kampus umsida. Masyarakat terdampak yang dimaksud, bukan hanya yang terpapar virus, tetapi juga terdampak secara ekonomi. Seperti ada masyarakat yang biasanya berjualan, jadi tidak bisa berjualan karena harus melakukan physical distancing. Para pekerja lepas harian dan pekerja informal dan lain sebagainya yang tidak mendapatkan penghasilan karena tidak ada konsumen

Dalam kegiatan pembagian paket sembako, panitia UCCC memberlakukan protokoler covid-19 dengan jaga jarak, cuci tangan, menghindari kerumunan massa dan  menggunakan masker. Bagi warga sekitar kampus yang terdampak, panitia akan mengantarkan paket sembako sampai pada pintu rumah penerima bantuan. Hal itu bertujuan agar tidak menyebabkan kerumunan banyak orang. (Etik Siswati Ningrum)

Leave a Reply