komunikasi verbal dan nonverbal

8 Alasan Komunikasi Verbal dan Nonverbal Perlu Diterapkan Kepada Siswa

Umsida.ac.id – Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terasa menyenangkan bagi siswa. Dalam hal ini, kualitas guru adalah faktor penting bagi pencapaian siswa salah satu kualitas yang harus dimiliki guru adalah kemampuan sosial yang baik, yakni dengan menjalin inetraksi dan orang lain melalui komunikasi verbal dan nonverbal.

Seperti yang tertuang dalam riset salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Akhtim Wahyuni MAg yang berjudul The Power of Verbal and Nonverbal Communication in Learning. Dalam penelitian ini dijelaskan tentang pentingnya menerapkan komunikasi verbal dan nonverbal kepada siswa dan teknik yang digunakan untuk mengajar di kelas.

Pengertian komunikasi verbal dan nonverbal 
komunikasi verbal dan nonverbal
Ilustrasi: Usplash

Komunikasi nonverbal adalah segala bentuk komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata atau bahasa dalam menyampaikan informasi. Contoh komunikasi non verbal adalah penggunaan bahasa tubuh, isyarat, ekspresi wajah, gerakan, kontak mata, dan elemen lain untuk menyampaikan pesan.

Sedangkan komunikasi verbal adalah penyampaian pesan atau informasi yang menggunakan kata-kata baik lisan maupun tertulis. Jenis komunikasi ini melibatkan penggunaan bahasa, baik dalam bentuk lisan maupun tertulis. Misalnya saat berpidato, menulis surat, atau pesan teks.

Teknik penyampaian komunikasi verbal dan nonverbal di kelas
komunikasi verbal dan nonverbal
Ilustrasi: Usplash

Dalam menyampaikan materi, guru bisa menyampaikan teknik komunikasi verbal dan nonverbal agar  materi pembelajaran lebih mudah diterima oleh siswa.

Teknik yang bisa digunakan untuk mengajar menggunakan komunikasi nonverbal diantaranya:

  • Gerakan tubuh

Gerakan tubuh yang terkontrol dapat membantu dalam menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan menarik perhatian siswa. Namun, berhati-hatilah agar gerakan tidak terlalu berlebihan sehingga tidak mengganggu atau membingungkan.

  • Ekspresi wajah

Menggunakan ekspresi wajah yang sesuai dengan konteks pembicaraan dapat membantu menyampaikan emosi dan sikap secara lebih jelas. Misalnya, mengangguk untuk menunjukkan persetujuan atau mengangkat alis untuk menunjukkan keheranan.

  • Proxemics

Pengaturan jarak fisik antara guru dan siswa juga dapat mempengaruhi komunikasi nonverbal. Menjaga jarak yang tepat dapat menciptakan rasa nyaman dan menghormati antara guru dan siswa.

Lihat juga: Hanya 10% dari 51 Juta Siswa di Indonesia Siap dengan Dunia Literasi Digital, Keluarga Pemegang Peran Penting

  • Intonasi suara

Selain kata-kata yang digunakan, intonasi suara juga merupakan bagian penting dari komunikasi nonverbal. Mengubah intonasi suara untuk menekankan kata-kata penting atau menyampaikan emosi dapat membuat pesan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.

Contoh kegiatan komunikasi nonverbal yaitu:

  • Para siswa diajak berdiskusi tentang makna Gerakan tubuh dan ekspresi yang ditunjukkan oleh guru melalui gambar atau materi lainnya
  • Setelah itu para siswa meniru secara fisik dan emosi
  • Siswa diundang untuk menonton sebuah video tanpa suara membahas bahasa tubuh hubungan emosi dan perasaan lalu mereka diinstruksikan untuk membuat dialog
  • Siswa membuat dialog hanya dengan menggunakan gesture dan ekspresi
  • Setelah itu guru menyempurnakan dialog berdasarkan hasil observasi siswa
  • Lalu mereka berpasangan saling mendengarkan selama 30 menit hanya menggunakan respon non verbal 

Sedangkan untuk teknik mengajar menggunakan komunikasi verbal, guru bisa menggunakan cara sebagai berikut:

  • Penyampaian yang jelas dan tepat

Guru harus menyampaikan informasi dengan jelas dan tepat. Mereka perlu menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua siswa dan menghindari penggunaan jargon atau kata-kata yang rumit.

  • Keterbukaan dan keterlibatan

Guru perlu terlibat secara aktif dengan siswa dan menunjukkan keterbukaan dalam berkomunikasi. Mereka dapat mengajukan pertanyaan terbuka kepada siswa untuk memulai percakapan dan mengundang partisipasi aktif dari seluruh kelas.

  • Penggunaan alat bantu visual

Penggunaan alat bantu visual seperti slide presentasi, papan tulis interaktif, atau multimedia dapat membantu menyampaikan informasi dengan lebih jelas dan menarik perhatian siswa.

Lihat juga: Menurut Riset Dosen Umsida, Ini 5 Penyebab Siswa Membolos Sekolah

  • Keterlibatan Aktif

Guru dapat mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran dengan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan berbagi ide.

Pentingnya komunikasi verbal dan nonverbal dalam KBM
komunikasi verbal dan nonverbal
Ilustrasi: Usplash

Komunikasi verbal dan nonverbal merupakan salah satu cara agar kegiatan pembelaajaran menjadi lebih menyenangkan dan siswa tidak mudah merasa jenuh. Oleh karena itu, berikut pentingnya menerapkan pola komunikasi verbal dan nonverbal kepada siswa.

Komunikasi non verbal 

Komunikasi nonverbal guru kepada siswa sangat penting karena dapat mempengaruhi pemahaman dan motivasi siswa. Berikut alasan pentingnya komunikasi nonverbal:

  • Mengkomunikasikan emosi dan sikap

Ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan bahasa tubuh guru dapat menyampaikan emosi dan sikap secara langsung kepada siswa. Misalnya, senyum guru dapat mengindikasikan kehangatan dan dukungan, sementara bahasa tubuh yang tegang mungkin menandakan kegelisahan atau ketegangan.

  • Mengontrol dan memotivasi kelas

Postur tubuh, gerakan, dan ekspresi wajah guru dapat mempengaruhi atmosfer kelas secara keseluruhan. Guru yang menampilkan sikap yang positif dan energik dapat meningkatkan motivasi siswa dan membantu menjaga kelas tetap terorganisir dan produktif.

  • Mendukung keanekaragaman kultural

Dalam situasi di mana siswa berasal dari berbagai latar belakang budaya, komunikasi nonverbal dapat membantu dalam memahami dan merespons perbedaan budaya. Sebagai contoh, penggunaan komunikasi nonverbal dalam pembelajaran menjadi salah satu cara terbaik untuk pengajaran bahasa Inggris yang efektif bagi orang Jepang dan non-Jepang.

Kesadaran dalam menggunakan komunikasi nonverbal berperan penting dalam meningkatkan pemahaman antarbudaya, tidak hanya dengan individu yang berasal dari budaya yang sama, tetapi juga dengan mereka yang berasal dari budaya yang berbeda.

Lihat juga: KKN-P 47 Ajak Siswa SD Tapaki Sejarah di Kabupaten Mojokerto

  • Mengklarifikasi pesan

Kadang-kadang, komunikasi nonverbal dapat mengklarifikasi atau memberi tambahan informasi terhadap pesan verbal yang disampaikan. Misalnya, gerakan tangan atau penggunaan gambar dalam menjelaskan konsep dapat membantu siswa memahami materi yang diajarkan.

Komunikasi verbal
  • Pemecahan Masalah

Komunikasi verbal memungkinkan guru untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah saat memahami materi pelajaran. Guru dapat memberikan arahan, strategi, atau penjelasan tambahan secara verbal untuk membantu siswa mengatasi hambatan belajar.

  • Penyampaian materi

Komunikasi verbal memungkinkan guru untuk menyampaikan materi pelajaran dengan jelas dan tepat kepada siswa. Dengan kata-kata, guru dapat menjelaskan konsep, memberikan instruksi, dan mengklarifikasi informasi agar siswa memahami dengan baik.

  • Interaksi

Komunikasi verbal memfasilitasi interaksi dua arah antara guru dan siswa. Siswa dapat bertanya, memberi tanggapan, atau mengajukan klarifikasi kepada guru, yang memungkinkan terjadinya diskusi dan pertukaran informasi yang lebih mendalam.

  • Motivasi

Motivasi ini disampaikan melalui kata-kata yang memberi dorongan, pujian, atau umpan balik positif, guru dapat meningkatkan semangat belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

Itulah tadi teknik dan alasan mengapa pengajar perlu menerapkan pola komunikasi verbal dan nonverbal saat memberikan materi pembelajaran. Di samping keefektifannya, komunikasi verbal dan nonverbal ini bisa memberikan suasana baru dalam kegiatan belajar siswa agar mereka tidak jenuh.

Sumber: Dr Akhtim Wahyuni MAg

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

KKN-T Dimulai, Warek 1 Beri 3 Amanah Penting
KKN-T Dimulai, Warek 1 Umsida Beri 3 Amanah Penting!
July 14, 2024By
447 Mahasiswa KKN-T Siap Mengabdi di Desa dan Ranting
447 Mahasiswa KKN-T Siap Mengabdi di Desa dan Ranting
July 13, 2024By
Umsida dan BPS Sidoarjo
Tindak Lanjut Pojok Statistik, BPS Sidoarjo dan Umsida Perpanjang Kerja Sama
July 12, 2024By
antusias peserta baitul arqom
Keseruan Baitul Arqom Umsida, Kegiatannya Penuh Daging
July 12, 2024By
Struktural IKA Umsida Telah Dikukuhkan: 1 Alumni Berdayakan 1 Mahasiswa
IKA Umsida Siap Berdayakan Mahasiswa di Dunia Industri
July 11, 2024By
Baitul Arqam Umsida: Pimpinan Diharap Perkuat Pondasi Institusi
July 10, 2024By
Umsida Bekerjasama dengan Baznas Tingkatkan UMKM Sidoarjo
UMKM Naik Kelas Menuju Sidoarjo Berdaya
July 10, 2024By
Mahasiswa Umsida Ikuti Cultural Exchange di Thailand
Mahasiswa Umsida Ikuti Cultural Exchange di Thailand
July 9, 2024By

Riset & Inovasi

PPK Ormawa desa Sawohan
Tim PPK Ormawa Umsida Siap Mengabdi di Desa Sawohan
July 6, 2024By
FGD pembelajaran digital
FGD P3D Teknik Elektro: Nantinya, E-Learning Tak Hanya Berbentuk PPT Saja
July 4, 2024By
riset tentang bunga Bougenville
Tim PKM Umsida Olah Bunga Bougenville Jadi Sumber Antioksidan dan Pewarna Alami
June 27, 2024By
olahan kulit pisang dan umbi ganyong
Tim PKM Umsida Olah Kulit Pisang dan Umbi Ganyong Sebagai Pengganti Tepung
June 26, 2024By
prostitusi online
Prostitusi Online, Apa Karena Budaya Barat? Ini Kata Studi
May 26, 2024By

Prestasi

IMEI Umsida juara 1
Tim IMEI Umsida Juara 1 Shell Eco Marathon, Kalahkan 30 Kampus Top Dunia
July 8, 2024By
PPK Ormawa Umsida
15 Mahasiswa PPK Ormawa Umsida Buat Saung Sinau di Desa Pelosok Sidoarjo
June 2, 2024By
Milad PWMU.CO
Raih Juara 3 AUM dengan Berita Terbanyak, Umsida Semakin Giat Menulis
May 19, 2024By
Berikan Presentasi Terbaiknya, Dwiky Mahasiswa Umsida Ini Raih Juara Tingkat Internasional
Berikan Presentasi Terbaiknya, Dwiky Mahasiswa Umsida Ini Raih Juara Tingkat Internasional
May 17, 2024By
Paku Bumi Open 2024
20 Mahasiswa Umsida Raih 11 Emas dan 11 Perak di Paku Bumi Open XII 2024
March 7, 2024By