Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) resmi menambah satu program magister di tahun ini. Di bawah naungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Umsida resmi membuka program studi Magister Inovasi, Sains, dan Teknologi (MIST).
Setelah melalui berbagai tahapan evaluasi dan perbaikan dokumen, akhirnya SK pendirian MIST Umsida resmi diterbitkan pada 30 Januari 2025.
Lihat juga: 4 Program PPG Umsida Resmi Terima Mahasiswa Baru Tahun 2025, Siap Cetak Pendidik Bersertifikat
Proses Pembentukan MIST Umsida
Persiapan pendirian MIST sudah dimulai sejak bulan Juni 2024.
Ketua prodi MIST Umsida, Dr Izza Anshory ST MT mengungkapkan bahwa proses pembentukan MIST Umsida dimulai dari kajian akademik tentang kebutuhan program studi yang relevan dengan perkembangan industri dan teknologi saat ini.
Tim pengusul menyusun proposal dengan mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).
“Kami melakukan studi kelayakan, serta konsultasi dengan para pakar dan akademisi perguruan tinggi dari prodi yang ada di FST untuk memastikan kurikulum yang ditawarkan memiliki nilai unggul,” ujar Dr Izza.
Beberapa aspek yang disiapkan untuk pembukaan prodi ini seperti:
- Penyusunan kurikulum berbasis Project-Based Learning dan Case Study yang sesuai dengan kebutuhan industri, instansi dan masyarakat.
- Pengadaan tenaga pengajar dengan latar belakang akademik dan profesional yang kuat di bidang inovasi, sistem, dan teknologi.
- Fasilitas dan laboratorium untuk mendukung kegiatan riset dan pembelajaran berbasis praktik.
- Jaringan kolaborasi dengan industri dan mitra eksternal untuk memperkuat aspek implementasi teknologi dalam dunia nyata.
Dalam menyiapkan MIST Umsida, Izza berkata bahwa ia dan tim sempat mengalami beberapa tantangan.
“Kami harus menyusun kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi yang cepat. Kami juga mengurus perizinan dan regulasi yang cukup lama karena membutuhkan ketelitian,” katanya.
Keunggulan Prodi MIST Umsida
MIST Umsida menawarkan beberapa keunggulan di dalamnya. Di prodi ini, mahasiswa akan mempelajari hal yang berfokus pada interdisiplin ilmu antara inovasi, sistem, dan teknologi.
Beberapa mata kuliah inti di prodi ini mencakup:
- Manajemen Inovasi dan Teknologi
- Sistem Cerdas dan Kecerdasan Buatan
- Teknologi Digital dan Transformasi Industri
- Desain Sistem Teknologi
- Manajemen Proyek Teknologi
- Analisis Data dan Pengambilan Keputusan
“Mahasiswa juga akan diberikan kesempatan untuk melakukan riset berbasis industri dan proyek inovatif yang aplikatif,” terang Dr Izza.
Beberapa keunggulan MIST Umsida di antaranya:
- Pendekatan Interdisipliner, dengan menggabungkan aspek inovasi, sistem, dan teknologi dalam satu program.
- Berbasis Riset dan Implementasi. Di sini mahasiswa akan melakukan penelitian yang aplikatif dan berorientasi pada solusi industri.
- Dosen Berpengalaman. Dosen MIST Umsida berasal dari latar belakang akademik dan profesional yang kuat.
- Kolaborasi dengan Industri, dan Instansi. Di prodi ini, mahasiswa mahasiswa terlibat langsung dalam proyek berbasis industri dan Instansi.
- Integrasi Teknologi Terkini. Kurikulum prodi ini mengakomodasi perkembangan terbaru seperti AI, IoT, dan big data.
Dalam menjalankan perkuliahan, prodi ini merancang sistem yang fleksibel dan adaptif.
“Kami melakukan perkuliahan tatap muka di kelas dan lab. Ada juga PBL yang mengasah kemampuan praktis mahasiswa,” terangnya.
Selain itu, imbuh Dr Izza, di sini akan menerapkan perkuliahan daring dan hybrid untuk memudahkan mahasiswa yang bekerja atau berada di luar daerah.
MIST juga akan berkolaborasi dengan industri sehingga mahasiswa dapat mengerjakan proyek nyata bersama mitra industri.
Dalam menunjang perkuliahan mahasiswa, MIST Umsida menyiapkan berbagai fasilitas, seperti:
- Laboratorium Teknologi untuk Melakukan Riset
- Akses ke jurnal dan database ilmiah internasional
- Ruang kelas yang interaktif
- Sistem e-learning untuk pembelajaran daring
“MIST berperan sebagai pusat inovasi dan riset teknologi yang menghasilkan solusi berbasis teknologi bagi industri dan masyarakat.
Dengan pendekatan riset terapan dan kolaborasi dengan industri, Dr Izza berharap prodi ini bisa mengembangkan teknologi baru yang dapat diimplementasikan dalam dunia industri.
Lihat juga: Dosen Prodi Teknik Elektro Umsida Lolos Program Riset dan Inovasi BRIN 2023
Lalu, MIST Umsida bisa meningkatkan daya saing tenaga kerja di bidang inovasi dan sistem teknologi, serta menjadi inkubator bagi startup berbasis teknologi yang dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian.
Penulis: Romadhona S.