reflektor jalan podokoyo

KKN P 29 Umsida Pasang Reflektor Di Ruas Jalan Podokoyo, Tingkatkan Keselamatan Pengendara

Umsida.ac.id  – Tikungan yang sempit, miring, dan minim penerangan membuat batas jalan sulit terlihat di sejumlah ruas jalan wilayah Jetak dan Sunogiri, Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. 

Kondisi ini menjadi tantangan bagi pengendara, khususnya ketika malam hari atau saat dua kendaraan berpapasan di jalan yang memiliki batas tepi berupa jurang. Mereka tidak bisa melihat batas jalan.

Lihat juga: Ubah Limbah Kotoran Ternak Jadi Energi, Ini Inovasi KKN T 9 Umsida di Desa Jenggot

Dari permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Pencerah Kelompok 29 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) memasang reflektor di daerah rawan sebagai penanda batas jalan pada Sabtu, (25/7/2026).

Tim KKN juga melibatkan warga dan Karang Taruna setempat.

“Pemilihan lokasi di Jetak dan Sunogiri didasarkan pada kondisi jalan yang memiliki tikungan, kemiringan, dan bagian tepi jalan yang membutuhkan penanda tambahan untuk pengendara,” tutur Ahmad Fadli Mustakhiqul Ikhsan, Ketua KKN.

Batas Jalan yang Sulit Terlihat

reflektor jalan podokoyo

Fadli menjelaskan bahwa program reflektor tidak hanya ditujukan sebagai penanda tikungan.

“Di setiap tikungan itu kita sering tidak tahu batas jalannya, apalagi saat malam hari tidak ada lampu. Jadi misal ada dua mobil yang berpapasan, pengemudi bisa mengetahui di mana batas tepi jurangnya,” jelasnya.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program karena solusi yang diberikan berangkat dari kondisi jalan yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Kepala Dusun Sunogiri, Eka Fibrianto menyampaikan bahwa kondisi jalan yang cukup miring dan sempit membuat keberadaan penanda jalan menjadi penting bagi keselamatan pengguna jalan.

Lihat Juga :  KKN P 62 Umsida Pasang 28 Reflektor Jalan di Titik Rawan Desa Tarokan

“Menurut saya, reflektor jalan ini bagus dan sangat membantu. Kondisi jalan di sini cukup miring dan sempit, sehingga dikhawatirkan ada pengendara yang terlalu menepi saat berkendara,” terangnya.

Karena itu, imbuh eko, diperlukan penanda jalan agar pengendara dapat mengetahui batas dan kondisi jalan dengan lebih jelas.

Salah satu warga yakni Amin mengungkapkan bahwa reflektor dapat membantu pengendara ketika melewati tikungan, terutama bagi pengguna sepeda motor.

“Reflektor ini sangat membantu karena wilayah tersebut belum memiliki penerangan jalan yang memadai. Kondisi tersebut membuat penanda tambahan menjadi penting bagi pengguna jalan yang melintas pada malam hari,” terangnya.

Reflektor Jadi Solusi Sederhana

reflektor jalan podokoyo

Pemasangan reflektor di wilayah Jetak dan Sunogiri tidak hanya menjadi bentuk penyedian fasilitas, tetapi juga merupakan upaya preventif untuk mengurangi risiko pengguna jalan keluar dari batas jalan. 

Keberlanjutan program menjadi hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan reflektor jalan.

Lihat juga: Banyak Sampah Busuk, KKN T 7 Umsida Ubah Jadi POC dan Kompos

Selaku Ketua KKN, Fadli berharap warga setempat dapat turut menjaga dan memantau kondisi reflektor secara berkala. 

Apabila terdapat reflektor yang rusak atau mengalami penurunan fungsi, perbaikan dapat dilakukan agar fasilitas tersebut tetap memberikan manfaat bagi pengguna jalan.(Amanda)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By