Dosen Umsida: Dampak Pelecehan Seksual Tak Hanya Psikologis

Umsida.ac.id – Kasus pelecehan seksual tidak berhenti pada peristiwa yang dialami korban, tetapi juga meninggalkan luka psikologis berkepanjangan. 

Menurut Dosen Psikologi Umsida, Nurfi Laili MPsi Psikolog, rasa malu dan tekanan sosial dapat membuat korban kehilangan rasa aman terhadap dirinya sendiri.

Lihat juga: Dosen Psikologi Umsida Bedah Akar Pelecehan Seksual di Kampus

“Dampak paling besar memang ada di area psikologis. Ketika seseorang tahu dirinya menjadi objek pembicaraan yang bersifat porno atau seksual, itu bisa menghancurkan harga dirinya,” ujarnya.

Dampak Psikologis Berujung Gangguan Fisik
akar kasus pelecehan seksual di kampus (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Nurfi menjelaskan bahwa respons seperti pingsan, gemetar, hingga freeze merupakan bentuk reaksi yang wajar ketika korban mengalami tekanan psikologis berat.

“Korban kerap kali merasa, sejijik itu kah diri kita? begitu,” paparnya.

Kondisi tersebut semakin berat jika korban tidak mendapatkan dukungan keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Kalau psikologisnya terganggu, itu akan berdampak juga pada area fisik karena kesehatan mental sangat berhubungan dengan kesehatan fisik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa gangguan psikologis yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi keluhan psikosomatis, seperti jantung berdebar, tangan dingin, sulit berpikir, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga kehilangan kontrol tubuh ketika membahas kejadian yang dialami.

“Sedikit saja diajak bicara tentang kejadian itu, korban bisa langsung ngeblank atau freeze. Badannya seperti tidak bisa diajak berkompromi,” kata Kasi Abdimas dan Kekayaan Intelektual DRPM Umsida itu.

Menurutnya, pelecehan seksual tidak hanya melukai korban dalam jangka pendek, tetapi juga dapat berdampak panjang terhadap kehidupan mereka di masa depan, termasuk dalam membangun kepercayaan diri maupun pola pengasuhan kepada anak.

“Kalau pengalaman traumatis itu belum selesai, dampaknya bisa panjang sekali. Bahkan bisa mempengaruhi bagaimana seseorang membangun fondasi harga diri anaknya kelak,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa lamanya trauma setiap korban berbeda-beda. 

Ada yang mampu pulih dalam waktu sekitar satu tahun, namun ada pula yang mengalami dampak jauh lebih lama apabila tidak menyadari dirinya membutuhkan bantuan profesional.

Lihat Juga :  Korban Kekerasan Seksual Sopir Travel Tewas, Bukti Indonesia Tak Ramah Perempuan? Ini Kata Pakar
Satgas PPKPT Dinilai Penting sebagai Safe Place Korban

dampak pelecehan seksual

Dalam diwawancara, Nurfi juga berpendapat bahwa keberadaan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) di kampus yang dinilai penting, namun masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Menurutnya, persoalan utama bukan hanya terletak pada sistem, melainkan budaya masyarakat yang masih menganggap pembicaraan mengenai seksualitas sebagai hal tabu.

“Kasus pelecehan seksual sering dianggap sebagai aib, baik bagi korban, keluarga, maupun institusi. Karena itu banyak korban akhirnya memilih diam,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat korban kesulitan melapor secara terbuka, sementara institusi juga sering berada dalam posisi dilematis karena khawatir terhadap dampak citra dan jejak digital.

Padahal, imbuhnya, PPKPT seharusnya menjadi sanctuary atau ruang aman bagi mahasiswa untuk menyampaikan pengalaman mereka tanpa rasa takut.

“Mahasiswa harus tahu bahwa mereka punya safe place untuk bercerita secara aman dan mendapatkan bantuan,” ujar dosen lulusan S2 Unair itu.

Nurfi menjelaskan bahwa peran PPKS tidak hanya memberikan pendampingan psikologis, tetapi juga bantuan hukum, mediasi, hingga pendampingan pelaporan ke pihak berwajib jika diperlukan.

“Tidak semua kasus harus ter-blow up ke media sosial. Ada juga penyelesaian yang dilakukan secara tertutup selama semua pihak mau bekerja sama,” katanya.

Peran Lingkungan dalam Memutus Rantai Pelecehan Seksual

Nurfi menegaskan bahwa penanganan kasus pelecehan seksual tidak bisa hanya dibebankan kepada korban maupun PPKS saja, tetapi juga membutuhkan kepedulian lingkungan sekitar.

Menurutnya, teman-teman korban maupun orang yang berada di lingkaran terdekat memiliki peran penting untuk membantu korban keluar dari situasi tersebut.

Lihat juga: Siap Tangani Korban Krisis Psikologis, Satgas PPKT Umsida Ikuti Pelatihan PFA

“Ini harus jadi kesadaran bersama. Kalau tidak ada yang berani memutus mata rantainya, maka kasus seperti ini akan terus terjadi,” pungkasnya.(Romadhona)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

media pembelajaran digital (2)
Mengabdi di SDN Kepulungan, Ini Deretan Media Pembelajaran Digital PLP II Umsida
October 6, 2026By
peringatan hari batik plp umsida (2)
Peringati Hari Batik, PLP 2 Umsida Ajak Siswa Membatik Carbon Copy
October 6, 2026By
PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By