pentingnya menjaga ijazah (4)

Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!

Umsida.ac.id – Setelah duduk di bangku kuliah, melewati tugas, ujian, penelitian, dan berbagai proses pembelajaran, saatnya para mahasiswa menerima ijazah. 

Selembar dokumen yang menjadi tanda kelulusan itu mungkin terlihat seperti akhir dari sebuah perjalanan. 

LIhat juga: Hadir di Wisuda Umsida, 2 Tokoh Muhammadiyah Ajak Wisudawan Bangun Bangsa lewat Pendidikan

Namun, justru setelah ijazah berada di tangan, perjalanan yang sebenarnya baru dimulai.

Pesan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof Dr Ahmad Najib Burhani MA, kepada para wisudawan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dalam Wisuda ke-48 pada Sabtu, (24/10).

Di tengah suasana perayaan kelulusan, Prof Najib mengajak para lulusan melihat ijazah dengan cara yang berbeda. 

Menurutnya, wisuda memang menandai selesainya satu tahap pendidikan, tetapi juga membuka pintu menuju perjalanan yang lebih luas.

Ijazah dan Jalan Raya Kehidupan

“Ijazah yang akan kalian miliki sebetulnya adalah surat tugas,” ujarnya.

Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa kelulusan bukanlah garis akhir. 

Setelah meninggalkan kampus, para lulusan akan berhadapan dengan kehidupan yang tidak selalu memiliki jawaban seperti soal-soal di ruang kelas.

Ia menggunakan perumpamaan sederhana. 

Ijazah, menurut Prof Najib, seperti surat izin mengemudi. 

Wisudawan ibarat seseorang yang telah memenuhi syarat untuk memasuki jalan raya, tetapi kemampuan sebenarnya baru terlihat ketika harus menghadapi kondisi jalan yang sesungguhnya.

“Kalian harus bisa bernavigasi di dalam berbagai kemacetan, di dalam kondisi ketidakpastian ketenagakerjaan dan sebagainya, mengambil keputusan yang bijak dan bertahan saat menghadapi tantangan akan diuji langsung nanti setelah ini,” jelasnya.

Kehidupan setelah kuliah, lanjutnya, akan menghadirkan banyak hal yang tidak sepenuhnya ditemukan di bangku perkuliahan. 

Menurutnya, teori dan praktik tetap menjadi bekal, tetapi lulusan juga membutuhkan integritas, karakter, kepemimpinan, serta kebiasaan untuk terus belajar.

Gelar yang Tidak Berhenti pada Nama

pentingnya menjaga ijazah (4)

Ada kebanggaan ketika sebuah gelar akhirnya tersemat di belakang nama. 

Tetapi kebanggaan itu, menurut Prof Najib, perlu diikuti dengan pertanyaan yang lebih penting: apa yang dilakukan setelah gelar tersebut diperoleh?

“Setelah syukur, setelah lulus, syukur harus menjadi karya, syukur harus menjadi manfaat,” tutur lulusan University of California, Santa Barbara (UCSB) itu.

Bagi Prof Najib, capaian pendidikan tidak cukup diukur dari gelar maupun IPK. 

Ilmu yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi perlu menemukan bentuknya dalam kehidupan dan memberi manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.

Ia mengaitkan pesan tersebut dengan teologi Al-Ma’un dari KH Ahmad Dahlan. 

Nilai tersebut mengingatkan bahwa keberagamaan tidak hanya berkaitan dengan hubungan personal, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.

“Orang yang kuliah dan belajar pun akan celaka jika justru mereka sombong dengan gelar akademiknya, dan tidak memberikan manfaat untuk manusia dan alam semesta,” tegas peneliti BRIN itu.

Dengan begitu, imbuh Prof Najib, ijazah tidak hanya menjadi bukti bahwa seseorang telah menyelesaikan pendidikan. 

Itu juga menjadi tanggung jawab untuk menggunakan pengetahuan yang diperoleh bagi kehidupan yang lebih luas.

Tidak Harus Pekerjaan yang Mentereng

pentingnya menjaga ijazah (4)

Setelah wisuda, setiap orang akan menempuh jalan yang berbeda. 

Prof Najib berpesan agar para lulusan tidak menjadikan nama besar sebuah pekerjaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. 

Ia mengutip ungkapan “be the best of whatever you are” yang dikaitkan dengan salah satu pidato Martin Luther King Jr.

Pekerjaan mungkin berbeda, tetapi kualitas pengabdian tetap dapat menjadi pembeda.

“Jika kebetulan kalian menjadi penyapu jalan, maka sapulah jalan itu seperti Michael Angelo melukis, seperti Shakespeare menulis puisi, seperti Beethoven menggubah musik,” ujarnya.

Lihat juga: Pemkab Sidoarjo Ajak Wisudawan Umsida Berkontribusi Kurangi Pengangguran

Bagi Prof Najib, yang lebih penting adalah bagaimana seseorang menjalankan pekerjaan yang ada di hadapannya dengan konsisten, istiqamah, dan penuh rasa cinta.

“Menang, gagal atau berhasil tidak diukur dari jenis pekerjaan mentereng tidaknya, tapi jadilah yang terbaik dari pekerjaan yang diperoleh,” tutup Prof Najib.(Dhona)

Berita Terkini

wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.17 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By

Opini

ilmu jadi amanah (6)
Ketika Ilmu Menjadi Sebuah Amanah
October 23, 2026By
kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By