Dosen Umsida Ungkap Kecenderungan Bermedia Sosial Sebabkan Phubbing, Apa Itu?

Umsida.ac.id – Kemajuan teknologi membawa hadirnya berbagai aplikasi media sosial, termasuk TikTok yang banyak diminati. Semakin ke sini, TikTok mengembangkan jenis kontennya, seperti tambahan fitur yang semakin canggih. Berbagai perkembangan ini nyatanya tak hanya menimbulkan kemudahan saja, tapi juga munculnya sikap individualisme seperti phubbing.

Fenomena ini membuat salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yakni Nur Maghfirah Aesthetika SSos MMedKom yang membuat penelitian bersama mahasiswanya yang berjudul Pengaruh Intensitas Penggunaan Aplikasi TikTok dan Media Sosial Terhadap Kecenderungan Phubbing.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana sosial media dan TikTok mempengaruhi mahasiswa untuk bertahan dengan penggunaan dalam waktu yang lama hingga menyebabkan terjadinya perilaku ini.

Baca juga: Umsida dan Unesa Kompak Bangun Kampung Majapahit Bejijong, Mojokerto

Penelitian ini berfokus pada dampak intensitas penggunaan media sosial terutama TikTok, terhadap perilaku phubbing pada 90 sampel mahasiswa Umsida.

phubbing, dampak bermedia sosial

Apa itu phubbing?

Phubbing merupakan singkatan dari phone dan snubbing. Yaitu tindakan mengabaikan orang lain ketika melakukan interaksi sosial karena seseorang cenderung memfokuskan diri pada smartphone atau gadget. Secara fisik mereka memang berada di lokasi yang sama, tapi mereka tidak saling berinteraksi karena sibuk dengan gadgetnya masing-masing.

phubbing, dampak bermedia sosial
Apa penyebabnya?

Sikap ini terjadi karena beberapa hal, seperti:

– Peningkatan penggunaan TikTok menjadi tren, terutama karena kemudahan aksesnya
– Muncul keinginan untuk hiburan, tren penggunaan gawai, dan sifat narsistik
– Semakin tinggi intensitas penggunaan sosial media, menunjukkan bahwa kendali diri semakin rendah, sehingga pengguna sulit berinteraksi dengan pihak lain
– Banyaknya fitur yang beraneka ragam di aplikasi TikTok dan sosial media membuat orang semakin tertarik untuk mengeksplorasi dunia maya
– Semakin seseorang menggantungkan kebutuhannya dipenuhi oleh media, semakin penting pula peran media dalam kehidupan orang tersebut

Dari penelitian ini, didapatkan beberapa poin terkait pengaruh sosial media dan TikTok hingga memunculkan phubbing.

Lihat Juga :  Lakukan 5 Hal Ini Agar Lolos Beasiswa Luar Negeri

Baca juga: 23 Mahasiswa PMM Inbound Umsida Ikuti Kegiatan Refleksi di Pacitan

Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan TikTok pada Mahasiswa:

– Mahasiswa dengan intensitas penggunaan media sosial yang tinggi cenderung memiliki prestasi akademik yang rendah dan kurang konsentrasi pada materi perkuliahan.
– Intensitas akses media sosial berpotensi memengaruhi kepercayaan diri dan perilaku phubbing di kalangan remaja dan mahasiswa.
– Intensitas penggunaan media sosial juga mencerminkan kendali diri yang rendah, sulit berinteraksi dengan orang lain, dan meningkatkan perilaku individulis ini.

Tingkat Kecanduan dan Pengaruh Terhadap Phubbing:

– Lebih dari 60 persen pengguna sosial media menggunakan gadget untuk hiburan semata, menyebabkan efek kecanduan.
– Intensitas penggunaan media sosial berhubungan dengan tingkat kecanduan dan dampaknya pada perilaku ini.

phubbing, dampak bermedia sosial

Perilaku Phubbing mahasiswa Umsida

Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan aplikasi TikTok pada mahasiswa Umsida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku individualisme.

Sebanyak 80 persen menyatakan kesulitan berinteraksi, memilih untuk mengurangi pembicaraan mengenai hal-hal yang dianggap tidak penting, dan lebih suka melihat video di aplikasi TikTok karena dianggap lebih menarik.

Baca juga: Gunakan Bauran Pemasaran 4P, Bank Konvensional Jadi Andalan Sumber Modal Pedagang

Kesimpulan penlitian ini mengatakan bahwa intensitas penggunaan Tiktok dan sosial media berpengaruh pada perilaku phubbing mahasiswa
Umsida. Dari kedua variabel penelitian, pengaruh paling besar ditimbulkan oleh penggunaan Tiktok, yakni sebesar 70,3%, sedangkan varibel penggunaan sosial media sebesar 32%.

Pentingnya rasa tenggang rasa

Dari semakin banyaknya perilaku individuaisme ini, hendaknya manusia mengutamakan sikap tenggang rasa dan mempertimbangkan perasaan, nasib, serta penderitaan orang lain. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi ketersinggungan perasaan dengan orang lain dan tidak mementingkan dirinya sendiri.

Perilaku individulisme yang marak ditemui ini dapat meinmbulkan berkurangnya rasa menghargai orang lain.

Sumber: Nur Maghfirah Aesthetika SSos MMedKom

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By
mahasiswa baru 2026
4 Pilar yang Harus Dimiliki Mahasiswa
September 21, 2026By
Bangun Disability Awareness_11zon
Umsida Perkuat Disability Awareness untuk Wujudkan Kampus Inklusif
September 18, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By
lomba pajak nasional_11zon
Umsida Juara 3 Lomba KTI Nasional IKPI, Usung Smart Tax Governance Index
August 29, 2026By
LSP Umsida.jpg 1
LSP Umsida Raih Hibah Sertifikasi Kompetensi 2026 dari Belmawa Kemdiktisaintek
July 3, 2026By
inovasi obat kumur
Buat Obat Kumur Mengandung Asam Hialuronat dan Ekstrak Buah Naga, Dosen Umsida Raih Bantuan Paten 2026
June 30, 2026By

Opini

karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By
solusi data desil
Desil Banyak Dipersoalkan, Pakar Umsida Beri Penjelasan
September 11, 2026By
Bahaya asap karhutla dan abu vulkanik
Bahaya PM 2.5 dari Asap Karhutla dan Erupsi, Ini Solusi Pakar Umsida
September 10, 2026By