bramasgana di Aceh Tamiang 1

Duka Aceh Jadi Luka Bersama, Ini Kata Tim Bramasgana Umsida

Umsida.ac.idKepedulian kemanusiaan membawa mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) turun langsung menjadi relawan Bramasgana dalam misi kebencanaan Umsida di Aceh Tamiang.

Lihat juga: Umsida Kirim Relawan Epidemiolog untuk Bantu Bencana Aceh

Sebanyak 10 mahasiswa bersama dua pendamping tim Brigadir Relawan Mahasiswa Tanggap Bencana Umsida (Bramasgana) diberangkatkan pada 19 Januari hingga 1 Februari 2026 dan telah kembali ke Sidoarjo pada Rabu, (4/2/2026).

Di sana, tim Bramasgana Umsida mengusung dua proyek, yakni pendampingan psikososial dan program sekolah darurat.

Salah satu relawan tersebut adalah Putri Hikmiyatil Latifah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester 5 yang berperan di program Sekolah Darurat untuk mendampingi anak-anak terdampak bencana.

Empati Jadi Alasan Utama Turun ke Lokasi Bencana

bramasgana di Aceh Tamiang 1

Bagi Putri, keputusan menjadi relawan bukan sekadar agenda organisasi. 

Ia menegaskan bahwa motivasi terbesarnya lahir dari dorongan kemanusiaan dan empati. 

Ketika mendengar kabar dan melihat kondisi yang terjadi di Aceh, muncul panggilan untuk hadir secara nyata, bukan hanya sebatas simpati dari jauh.

“Ketika melihat kabar dan kondisi yang terjadi di Aceh, ada dorongan kuat untuk tidak hanya merasa prihatin, tetapi juga hadir dan membantu secara langsung,” tutur Sekretaris sekaligus Bendahara tim itu.

Menurutnya, kehadiran tim Bramasgana Umsida pada situasi bencana memiliki makna yang dalam bagi para penyintas. 

“Aceh bagi saya bukan sekadar lokasi bencana, tetapi rumah bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan uluran tangan dan dukungan,” lanjutnya.

Asesmen Kebutuhan dan Sekolah Darurat untuk Pemulihan

Selama misi Bramasgana Umsida di Aceh Tamiang, Putri bersama tim mendapingin anak-anak korban di sekolah darurat. 

Program ini dimulai sejak hari pertama dengan melakukan asesmen guna memetakan kebutuhan paling mendesak bagi para penyintas.

Lihat Juga :  Pakar Umsida Sebut Banjir Aceh - Sumatera Sudah Layak Menjadi Bencana Nasional

Setelah asesmen, tim turun langsung ke masyarakat dan menjangkau titik-titik terdampak, termasuk mendatangi sekolah-sekolah yang mengalami dampak. 

Di lokasi tersebut, tim membantu menghadirkan kegiatan pendampingan sederhana agar anak-anak tetap memiliki ruang belajar, sekaligus memperoleh dukungan emosional agar perlahan kembali pulih.

“Lalu mendatangi sekolah-sekolah yang terdampak. Di sana, kami berupaya membantu proses pemulihan,kami melalui kegiatan belajar yang sederhana, agar anak-anak dan warga perlahan bisa kembali merasa aman dan bersemangat,” tambahnya.

Pesan Relawan untuk Sesama dan Penyintas Aceh

bramasgana di Aceh Tamiang 1

Ketua Bidang Immawati IMM Averroes itu menilai bahwa  misi kemanusiaan tidak selalu diukur dari seberapa besar bantuan yang dibawa, melainkan dari keberanian untuk hadir dan peduli. 

“Setiap langkah kecil, waktu, dan tenaga yang diberikan dengan tulus dapat membawa dampak besar bagi mereka yang sedang membutuhkan dan menjadi bagian penting dari proses pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan langsung kepada saudara-saudara di Aceh yang tengah berjuang dalam situasi sulit. 

Putri mengajak para penyintas untuk tidak memendam duka sendirian, memberi ruang untuk beristirahat, serta saling menguatkan dalam kebersamaan.

“Untuk saudara-saudara kami di Aceh, duka yang kalian rasakan adalah luka bersama. Izinkan diri untuk beristirahat, saling menguatkan, dan melangkah perlahan,” jelas atlet Tapak Suci Umsida itu.

Ia meminta agar tidak memendam semuanya sendiri, karena ada banyak tangan dan hati yang ingin membantu. 

Lihat juga: Siap Berangkat ke Aceh Tamiang, Ini 3 Deretan Proker Tim Bramasgana Umsida

“Harapan itu masih ada, dan dari kebersamaan serta doa, kekuatan untuk bangkit akan tumbuh sedikit demi sedikit,” pungkasnya.(Wafi)

Berita Terkini

penghargaan dosen dan tendik, prof syafiq
Puluhan Tahun Mengabdi, Umsida Beri Penghargaan kepada Dosen dan Tendik di Milad ke-37
February 10, 2026By
abdimas prof Sigit 1
Prof Sigit Soal Makna Guru Besar: Ilmu Tanpa Pengabdian akan Tak Bermakna
February 10, 2026By
Prof Sigit Guru Besar
Targetkan dapat Gelar Guru Besar Sebelum 50 Tahun, Ini Perjalanan Akademik Prof Sigit
February 6, 2026By
aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By

Riset & Inovasi

pelatihan koding dasar dan kecerdasan artifisial
Abdimas Umsida Beri Pelatihan Kecerdasan Artifisial dan Koding Dasar pada 46 Guru MICA
February 3, 2026By
Edukasi TOSS TB 2
Edukasi TOSS TB, Upaya FK Umsida Perkuat Kader Kesehatan Desa Ketimang
January 28, 2026By
kolaborasi Umsida dan pondok pesantren
Kolaborasi FKG, FK, dan Fikes Jadi Relawan Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Haromain
January 21, 2026By
ketahanan pangan dan branding umkm
Kembangkan UMKM Lokal, Tim Abdimas Umsida Beri 2 Pelatihan di UMKM Babakaran Raos
January 21, 2026By
pelajar muhammadiyah tanam kelor
Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida
January 10, 2026By

Prestasi

IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026.
Usai Juara 1, IMEI Team Umsida Akan Buat Mobil Urban
February 5, 2026By
IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026
IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 4, 2026By
kejuaraan ju jitsu mahasiswa Umsida
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 20, 2026By
persiapan shell eco marathon
IMEI Umsida Tancap Gas di Shell Eco Marathon Qatar 2026 dengan Improvisasi Kendaraan Listrik
January 19, 2026By
shell eco marathon 2026
Siap Bertanding di Shell Eco Marathon Qatar 2026, Tim IMEI Umsida Resmi Diberangkatkan
January 19, 2026By