gorengan untuk berbuka (Pexels)

Gorengan Tiap Buka Puasa, Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Ahli

Umsida.ac.id – Bagi sebagian orang, berbuka puasa rasanya kurang lengkap tanpa gorengan. 

Mulai dari bakwan, tahu isi, hingga risol, semuanya terasa menggoda saat perut kosong seharian. 

Namun, apakah aman mengkonsumsi gorengan setiap hari saat berbuka?

Lihat juga: 4 Manfaat Puasa Bagi Otak, Mental, dan Sel

Dosen Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Syarifa Ramadhani N., STP MP, menjelaskan bahwa konsumsi gorengan berlebihan justru bisa berdampak kurang baik bagi tubuh.

Gorengan Saat Berbuka Puasa, Aman atau Tidak?

Menurut Syarifa, mengkonsumsi gorengan setiap hari dalam jumlah berlebih tidak dianjurkan.

“Tidak aman jika dikonsumsi setiap hari dalam jumlah berlebih karena makanan itu tinggi lemak dan kalori,” jelasnya.

Tingginya kalori tersebut dapat memicu kenaikan berat badan akibat timbunan lemak di dalam tubuh. 

Selain itu, gorengan juga dapat memicu naiknya asam lambung, terutama ketika dikonsumsi saat perut masih kosong setelah seharian berpuasa.

Tak hanya itu, tepung yang kerap menjadi bahan utamanya juga bisa menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dibandingkan makanan tinggi serat.

“Lemak trans yang ada di dalamnya itu dapat menyebabkan resistensi insulin. Hal itu juga dapat meningkatkan kadar gula darah,” terangnya.

Kondisi ini tentu perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki risiko diabetes atau gangguan metabolisme.

Penggunaan Minyak Berulang dan Dampaknya 
gorengan untuk berbuka (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Selain soal kandungan lemak, penggunaan minyak yang dipakai berulang kali juga menjadi perhatian penting.

Syarifa menjelaskan bahwa minyak yang dipanaskan berulang kali akan mengalami proses oksidasi dan hidrolisis. 

Akibatnya, ikatan rangkap dalam struktur kimia minyak berubah menjadi ikatan tunggal.

“Hal ini menyebabkan asam lemak pada minyak menjadi asam lemak jenuh yang dapat menyebabkan penimbunan lemak pada tubuh manusia,” ujarnya.

Tidak hanya itu, minyak yang digunakan berulang kali juga bisa menghasilkan senyawa berbahaya bernama acrolein.

Lihat Juga :  PP 30 Km Lebih Terbayar Lunas, Mahasiswa Teknologi Pangan Ini Jadi Wisudawan Terbaik

“Acrolein dapat menyebabkan rasa gatal pada tenggorokan,” tambahnya.

Masyarakat sebenarnya bisa mengenali ciri-ciri minyak yang sudah tidak layak pakai. 

Syarifa menyebutkan beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Warna minyak yang sangat gelap
  • Terdapat bau tengik atau menyengat
  • Tekstur yang lebih kental dari biasanya.

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, ia menyarankan agar minyak tidak lagi digunakan untuk menggoreng.

Tips Menikmati Gorengan Lebih Aman Saat Puasa

Meski memiliki risiko, bukan berarti gorengan harus dihindari sepenuhnya. Menurut Syarifa, kuncinya adalah bijak dalam mengonsumsi.

Beberapa tips agar tetap bisa menikmati gorengan dengan lebih aman antara lain:

  • Menggunakan minyak baru atau maksimal satu sampai dua kali pakai
  • Tidak mencampur minyak lama dan baru
  • Meniriskan dengan tisu penyerap minyak.
  • Membatasi konsumsi gorengan
  • Tidak menjadikannya sebagai menu utama saat berbuka

“Batasi porsi, cukup satu sampai dua gorengan saja, dan jangan menjadikan gorengan sebagai menu utama saat berbuka,” pesannya.

Untuk menyeimbangkan konsumsi gorengan, masyarakat dianjurkan memperbanyak makanan tinggi serat.

“Ada makanan penyeimbangnya, yaitu makanan tinggi serat seperti buah dan sayur, lalu konsumsi banyak air putih,” jelasnya.

Alternatif Takjil yang Ramah di Tubuh
gorengan untuk berbuka (Pexels) 5
Ilustrasi: Pexels

Sebagai alternatif takjil yang lebih ramah bagi tubuh, Syarifa merekomendasikan kurma, buah seperti pisang, serta umbi-umbian yang dikukus.

Ia juga menyarankan metode memasak yang lebih sehat selama Ramadan, seperti mengukus, merebus, menumis dengan sedikit minyak, memanggang atau menggunakan oven, serta memanfaatkan air fryer.

“Pada akhirnya, pilihan tetap ada di tangan masing-masing. Namun dengan memahami risiko dan cara menyiasatinya, masyarakat bisa tetap menikmati suasana berbuka tanpa harus mengorbankan kesehatan,” tuturnya.

Lihat juga: Inilah Tradisi Ramadan di Era Rasulullah

Karena puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga tentang menjaga tubuh sebagai amanah yang harus dirawat dengan bijak.(Romadhona)

Berita Terkini

renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By

Riset & Inovasi

media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By
PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By

Prestasi

ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By

Opini

kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By