Gus Pur (2): Soal Tafsir para Mufasir tentang Ayat Alam, Teleskop James Webb, dan "Ngintip" Bulan

Gus Pur (2): Soal Tafsir para Mufasir tentang Ayat Alam, Teleskop James Webb, dan “Ngintip” Bulan

Penciptaan Alam Tidak Main-Main

Gus Pur menjelaskan bahwa sumber pengetahuan adalah cahaya matahari. Cahaya matahari ini membentuk bayangan benda. Dengan pengetahuan tentang cahaya tersebut, maka akan bisa dipastikan posisi atau letak bayangan suatu benda akan berada di mana.

“Saya bisa pastikan bahwa bayangan tubuh bapak/ibu sekalian saat keluar dari gedung ini akan berada di sebelah selatan, karena posisi mataharinya di utara ekuator. Sidoarjo itu 7 derajat 40 sekian menit lintang selatan maka bayangan obyek ada di sebelah selatan tubuh,” ujarnya menjelaskan bahwa hal ini adalah jaminan Allah.

Fakta terkait benda-benda langit yang terukur bisa menjadi panduan dalam menentukan arah. Pada saat tertentu matahari berada tepat di atas Kakbah. Sehingga orang di seluruh dunia bisa menentukan arah kiblat shalatnya dengan melihat arah bayangan dirinya.

“Kini pun sudah popouler untuk menentukan kiblat, pada tanggal tertentu, hari tertentu jam sekian sudah bisa ditentukan arah kiblat,” ungkap Gus Pur. “La kenapa untuk menentukan awal Ramadan saja itu mbulet ae…,” ujarnya sambil kelakar dan menambahkan bab ini ada pemabahasan tersendiri.

Prof Agus Purwanto menegaskan bahwa Allah menciptakan alam semesta ini dengan tidak bercanda dengan menyitir AlQuran Surat Ad Dhukhan ayat 38: “Wa maa khalaqna samaa’ wal ardi wa ma bainahuma laibin,” yang artinya, “tidaklah kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang diantaranya dengan main-main.”

Gus Pur menjelaskan bahwa sejarah ilmu pengetahuan menggambarkan bagaimana alam semesta bersifat konsisten dari dulu hingga sekarang. Seperti halnya ketika Galileo melakukan ujicoba teorinya arisoteles yang mengembangkan pengetahuannya dengan metode spekulatif.

“Aristoteles bilang kalau saya punya apel dan kelengkeng maka apel akan jatuh dulu. Tapi Galileo mikir, alasannya apa kok begitu. Akhirnya dia cek, ternyata tidak benar. La kalau menciptakan alam dengan laibin, dengan main-main, maka yang jatuh apel dulu, kadang kelengkeng dulu, kadang bareng, karena Allah menicptakan main-main,” tutur Gus  Pur.

Demikian halnya dengan mengalirnya air yang selalu dari tempat tinggi ke tempat yang rendah, Gus Pur menambah penjelasannya. “Tidak ada air dari laut menuju gunung. Jangan ada isitilah kalau Allah menghendaki maa bisa terjadi,” ungkapnya.

Dengan bukti dari alam yang mendukung ayat Al Quran tentang sunatullah, maka karenanya ilmu  pengetahuan menjadi relevan untuk dikembangkan.

Selanjutnya: Teleskop sebagai penanda kemajuan

Berita Terkini

UKM Paduan Suara Umsida (2)
Sambut Kader Baru, UKM Paduan Suara Umsida Ajarkan Dasar-Dasar Musik
November 2, 2026By
kerja sama umsida dan ikapi
Umsida dan IKAPI Jatim Sinergikan Potensi Akademik dan Penerbitan
October 30, 2026By
pkmu 2026
Tak Seseram yang Dibayangkan, Ini Cerita Mahasiswa Umsida Ikuti PKMU
October 30, 2026By
pelantikan bem dan dpm
Umsida Lantik BEM dan DPM 2026-2027, Siap Wujudkan Gerakan Progresif
October 29, 2026By
orang tua wali wisudawan (3)
Cerita Orang Tua di Balik Perjuangan Wisudawan Umsida hingga Lulus
October 27, 2026By
wisudawan berprestasi umsida (2)
Wisudawan Umsida Temukan Jalan Prestasi dari Riset, Kompetisi, dan Keberanian
October 26, 2026By
pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan dari keluarga katolik yang taat (2)
Ketika Kakaknya Biarawati, Adiknya Jadi Wisudawan Berprestasi
October 26, 2026By
wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By

Opini

mimbar organisasi mahasiswa
Organisasi Mahasiswa Umsida Dapat Apresiasi dan Ruang Aspirasi Terbuka
October 29, 2026By
sistem tidak naik kelas (2)
Pakar Umsida Soal Kebijakan Tidak Naik Kelas: Rawan Putus Sekolah
October 28, 2026By
pendidikan muhammadiyah
Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak
October 28, 2026By
4 pilar pendidikan (7)
4 Pilar Pendidikan di Era Generasi Cemas
October 27, 2026By
pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By