pencegahan HIV:AIDS

HIV/AIDS di Sidoarjo Meningkat, KKN T 19 Buat Program SIGAP

Umsida.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu Kelompok 19 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KKN-T 19 Umsida) menggelar Senam Sehat Ceria dan sosialisasi SIGAP atau Sinergi Gerakan Aksi Pencegahan HIV/AIDS di Balai Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo pada Minggu, (2/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh remaja, kader kesehatan, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Lihat juga: Pembelajaran Anak Tak Lagi Monoton, KKN T 27 dan 4 Umsida Bawa Inovasi Baru di TK DWP

Ketua KKN, Mochammad Syahrul Romadany mengatakan bahwa program ini disusun untuk mengajak warga menerapkan pola hidup sehat sekaligus membekali remaja dengan pemahaman mengenai kenakalan remaja dan pencegahan HIV/AIDS.

“Pemilihan tema tersebut berangkat dari perhatian kami terhadap kasus HIV di Kabupaten Sidoarjo yang meningkat,” terangnya.

Semakin luasnya pemeriksaan dan deteksi dini, katanya, membuat lebih banyak warga mengetahui status kesehatannya sehingga dapat memperoleh penanganan lebih awal.

“Kami menyasar remaja sebagai kelompok usia produktif yang perlu memperoleh informasi tepat agar mampu menghindari perilaku berisiko dan tidak mudah mempercayai mitos mengenai HIV/AIDS,” jelas Romadany.

Pencegahan HIV/AIDS Diawali dengan Gaya Hidup Sehat

pencegahan HIV:AIDS

Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Sehat Ceria yang dipandu instruktur dari luar desa bersama kader kesehatan Desa Wirobiting. 

Warga mengikuti gerakan senam dengan antusias. Interaksi yang terbangun selama kegiatan juga membuat suasana antara mahasiswa dan masyarakat menjadi lebih akrab.

Sebagai bentuk apresiasi, KKN T 19 Umsida memberikan hadiah berupa peralatan dapur, sabun cuci, dan piring kepada sejumlah peserta yang mengikuti senam hingga selesai.

Ramadany menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menggabungkan edukasi kesehatan fisik dengan pembekalan bagi remaja.

Sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai kenakalan remaja. 

Wakil Ketua KKN T 19 Umsida, Mellandika Viqrotul Nilla, menyampaikan materi tentang perundungan, penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, tawuran, merokok, dan pergaulan bebas.

“Kami mengajak mereka diskusi tentang beberapa kondisi yang dapat mendorong remaja terlibat dalam perilaku berisiko, seperti pengaruh lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan orang tua, rendahnya kontrol diri, dan penggunaan media sosial yang tidak bijak,” jelasnya.

Lihat Juga :  KKN T 2 Umsida Edukasi Ibu Hamil Kedungpandan, Cegah Hipertensi Sejak Dini
Edukasi HIV/AIDS Luruskan Mitos Penularan

Materi berikutnya disampaikan oleh Ririn Kurnianti SKep Ns, tenaga kesehatan dari pihak puskesmas Prambon. 

Dalam sesi SIGAP, peserta memperoleh penjelasan mengenai cara penularan HIV dan pentingnya deteksi dini.

Ririn menerangkan bahwa HIV/AIDS dapat ditularkan melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah yang tidak aman, serta dari ibu kepada bayi apabila tidak memperoleh terapi yang tepat.

“HIV/AIDS tidak menular melalui jabat tangan, pelukan, berbagi makanan, penggunaan toilet bersama, maupun gigitan nyamuk,” katanya.

Penjelasan tersebut diberikan untuk meluruskan pemahaman yang masih keliru di tengah masyarakat.

Peserta juga diajak untuk tidak memberikan stigma kepada Orang dengan HIV atau ODHIV. 

Sikap menjauhi dan mendiskriminasi justru dapat membuat seseorang enggan mencari informasi, melakukan pemeriksaan, maupun memperoleh pendampingan.

Kader kesehatan Desa Wirobiting, Sella, menilai edukasi tersebut relevan dengan situasi yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

“Edukasi seperti ini dibutuhkan agar remaja memperoleh informasi yang benar, tidak mudah percaya mitos, dan lebih memahami pentingnya perilaku yang bertanggung jawab. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Menurunya, penyampaian materi memberi kesempatan kepada peserta untuk mengklarifikasi informasi yang sebelumnya mereka dengar. 

“kalau begitu kan masyarakat dapat membedakan pengetahuan medis yang benar dari anggapan yang tidak memiliki dasar,” ujar Shella.

Pencegahan HIV/AIDS Perlu Dilakukan Bersama

Dosen Pembimbing Lapangan KKN T 19 Umsida, Dr Ir Syamsudduha Syahrorini ST MT, mengapresiasi program yang memadukan aktivitas kesehatan dan edukasi preventif bagi masyarakat.

Menurutnya, pemahaman yang benar dapat membantu remaja menerapkan perilaku hidup sehat, menjauhi tindakan berisiko, dan tidak memperlakukan ODHIV secara diskriminatif.

Lihat juga: KKN P 29 Umsida Pasang Reflektor Di Ruas Jalan Podokoyo, Tingkatkan Keselamatan Pengendara

“Edukasi yang disampaikan tidak hanya menjelaskan cara penularan dan pencegahannya, tetapi juga meluruskan berbagai mitos yang masih berkembang di masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan pengabdian menjadi salah satu cara perguruan tinggi berkontribusi dalam mendukung pencegahan HIV/AIDS secara berkelanjutan.(Farida Hanum)

Berita Terkini

hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By

Riset & Inovasi

PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By
market day plp 2 (3)
Market Day SD Khazanah Ilmu, PLP 2 Umsida Dukung Semangat Kewirausahaan Siswa
October 13, 2026By
PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By
plp umsida dampingi mabit (2)
Dampingi Mabit, PLP 2 Umsida Belajar Dampingi Pembelajaran Luar Kelas
October 9, 2026By
media pembelajaran digital (2)
Mengabdi di SDN Kepulungan, Ini Deretan Media Pembelajaran Digital PLP II Umsida
October 6, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By