Ikom Umsida Unggul

Prodi Ikom Umsida Terakreditasi Unggul, Tambah Capaian Perguruan Tinggi

Umsida.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi baru saja menambah capaian Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sebagai prodi yang terakreditasi unggul.

Prodi Ikom Umsida baru saja mendapat status akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 5482/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/VIII/2024 pada Selasa, (19/08/2024).

Sebelumnya, Ikom Umsida telah terakreditasi A dan telah direncanakan untuk meningkatkan status menjadi unggul. 

Baca juga: Mahasiswa Ikom Umsida Sabet 3 Kejuaraan di Silat Apik PTMA 2024

Dengan status itu, Ikom Umsida tidak perlu melakukan reakreditasi, melainkan hanya perpanjangan akreditasi dengan syarat lulus Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (PEPA).

Perjuangan Ikom Umsida menuju unggul

Ikom Umsida Unggul

Sayangnya, prodi yang memiliki tagline “los gak rewel” itu terkendala di dua komponen sehingga proses peningkatan akreditasi sempat tertunda.

“Yang pertama terkait kualifikasi dosen. Alhamdulillah kita bisa menanganinya dengan baik berkat dukungan pimpinan mulai dari rektorat hingga jajaran dosen,” ujar Nur Maghfirah Aesthetika SSos MMed Kom, kaprodi Ikom Umsida.

Kualifikasi dosen menjadi catatan pending proses akreditasi ini. Ada satu dosen (doktor) Ikom yang pensiun pada saat itu yang mengurangi jumlah dosen berkualifikasi S3 dan membuat nilai tersebut turun. Namun akhirnya, Ikom bisa menambah rasio dosen tersebut.

Yang kedua, tuturnya, yaitu terkait jumlah lulusan tepat waktu. Kala itu, prodi Ikom memiliki banyak mahasiswa yang “molor” lulusnya, yaitu mulai angkatan 2016. 

Namun, kaprodi yang akrab disapa umi Fira itu merasa bersyukur lantaran Umsida telah menerapkan berbagai alternatif kelulusan selain skripsi. Menurutnya, terobosan tersebut dinilai sangat efektif untuk mendongkrak jumlah kelulusan tepat waktu.

Dengan begitu, mahasiswa yang masih terkendala skripsi, bisa menggantinya dengan luaran lain, jurnal, karya monumental, prestasi internasional, teknologi tepat guna, dan lainnya.

“Dengan waktu sekitar 3 bulan, kita bisa mendorong mahasiswa untuk segera menyelesaikan tugas akhirnya. Para dosen pembimbing juga sangat kooperatif dalam hal ini sehingga mahasiswa bimbingannya bisa segera lulus,” kata dosen yang menyelesaikan studi S2 di Unair itu.

Lihat Juga :  Diikuti 800 Peserta, Umsida Entre Vibes Jadi Panggung Wirausaha Digital Muda se-Indonesia

Jumlah lulusan merupakan komponen penting dan memiliki nilai tinggi dalam proses akreditasi. Jika ada mahasiswa yang lulus lebih dari 4,5 tahun masa studi, maka nilai akreditasi bisa menurun.

Fira mengatakan, “Hal itu akan merambah ke kurikulum juga. Makanya kita membuat kurikulum yang benar-benar siap untuk meluluskan mahasiswa dengan masa studi 3,5 tahun,”.

Baca juga: Lebih Kenal dengan Program ICT, Salah Satu Kesempatan Kuliah di Luar Negeri

Perubahan dan harapan pasca terakreditasi unggul

Ikom Umsida Unggul

Setelah berhasil meluluskan mahasiswanya, prodi Ikom Umsida kembali mengajukan PEPA dan dinyatakan lolos. Dari situlah, Ikom melakukan konversi dari akreditasi A menjadi unggul dengan mengirimkan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) pada Juli lalu.

Dengan disetujuinya dokumen tersebut, akhirnya Ikom Umsida kini telah menyandang status akreditasi unggul. Fira membagikan harapannya pasca status baru Ikom Umsida.

Ia berpesan, “Yang pertama pada tingkat dosen. Kami berharap dosen umsida menjadi akademisi yang menginspirasi masyarakat sekitar dan diakui keilmuannya,”.

Yang kedua, ia berharap agar alumni Ikom Umsida bisa diterima di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dan bisa bersaing di dunia entrepreneurship. 

“Semoga lulusan Ikom tidak menjadi seorang pekerja saja, melainkan berdiri sendiri dan membuka peluang pekerjaan bagi orang lain. Dan dengan ini juga, semoga masyarakat bisa lebih percaya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di ilmu komunikasi,” ujar ibu dua anak itu.

Intinya, ia berharap semua elemen yang ada di Ikom Umsida benar-benar menjadi generasi pencerah di mana pun ia berada, minimal di lingkungan sekitar.

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By

Riset & Inovasi

media pembelajaran digital (2)
Mengabdi di SDN Kepulungan, Ini Deretan Media Pembelajaran Digital PLP II Umsida
October 6, 2026By
peringatan hari batik plp umsida (2)
Peringati Hari Batik, PLP 2 Umsida Ajak Siswa Membatik Carbon Copy
October 6, 2026By
PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By