Out of the Comfort Zone, Riyan Chooses to Rise With Sales

[:id]umsida.ac.id –  Tak mau kalah dengan mahasiswa ekonomi, salah satu mahasiswa informatika, Riyan Abdul Aziz sukses berjualan kulit kebab. Bisnis kulit kebab ini dirintis sejak tahun 2019. Dengan bermodalkan 400rb, Riyan berhasil menjual 1000 pcs kulit kebab dalam waktu satu bulan. Tak hanya itu, Riyan juga memperoleh omset sebesar tiga juta per bulan dari keuntungan ia berjualan.

Dengan mengusung nama Mr. Gudeg, Riyan memasarkan produk kulit kebab diberbagai kalangan dan berbagai wilayah. Tak hanya itu, Riyan juga memberikan inovasi baru berupa kulit lumpia dan kulit pangsit, serta menambah sepuluh macam pilihan rasa yang beragam, dari rasa pedas, asin, hingga manis.

Awal mula berbisnis, Riyan mengaku terbesit keinginan untuk keluar dari zona nyaman. Sebelum terjun di dunia bisnis, ia mengaku pernah bekerja di sebuah perusahaan selama dua tahun. Dari beberapa tempat kerja yang pernah singgahi, akhirnya ia memberanikan diri untuk resign dan memulai bisnis.

Riyan berujar bahwa ia lebih senang berbisnis daripada menjadi karyawan,
“Saya memilih berbisnis karena saya ingin Freedom dalam arti saya bisa management waktu bekerja saya sendiri tanpa harus terikat jam kerja,” ujar Ryan

Akan tetapi bisnis yang baru dirintisnya selama empat bulan itu tidak semulus yang ia harapkan. Riyan sempat mendapat penolakan dari keluarga. Penolakan itu tak membuat patah semangat, Riyan justru mencoba bangkit dan mulai mencoba berbagai eksperimen resep untuk jenis camilan millenial satu ini. Sampai pada akhirnya Riyan menemukan rasa yang pas. Semua ia lakukan sendiri demi terwujudnya bisnis ini. Ketekunan dan keuletanlah yang membawa bisnisnya seperti sekarang ini. Dengan ketekunannya, bisnisnya kini tidak hanya mampu membiayai kuliahnya saja, namun juga biaya hidup sehari- hari.

“Manfaatkan usia mudamu dengan cara belajar dan action sesuai dengan passion mu, habiskan jatah gagalmu saat ini, jangan takut dan berani untuk mencoba dari pada tidak sama sekali,” pungkasnya. (Erika)

 [:en]Umsida.ac.id – Not wanting to be outdone by an economics student, one of the informatics students, Riyan Abdul Aziz was successful in selling kebab skins. This kebab leather business was pioneered since 2019. With a capital of 400 thousand, Riyan managed to sell 1000 pcs of kebab skin in one month. Not only that, Riyan also gets a turnover of three million per month from the profits he sells.

By carrying the name of Mr. Gudeg, Riyan markets kebab leather products in various circles and various regions. Not only that, Riyan also provides new innovations in the form of spring rolls and dumpling skins, and adds ten different choices of flavors, from spicy, salty, to sweet.

Beginning of business, Riyan claimed to have a desire to get out of your comfort zone. Before entering the business world, he claimed to have worked in a company for two years. From a number of workplaces he had visited, he finally ventured to resign and start a business.

Riyan said that she would rather do business than be an employee,
“I chose to do business because I wanted Freedom in the sense that I could manage my own work time without having to be bound by work hours,” Ryan said

However, the business he had just started for four months was not as smooth as he had hoped. Riyan got a rejection from the family. The rejection did not make the spirit discouraged, Riyan actually tried to get up and start trying various prescription experiments for this type of millennial snack. Until finally Riyan found the right taste. All he did himself for the sake of the realization of this business. It is perseverance and tenacity that brings business to what it is today. With his diligence, his business is now not only able to pay for college, but also the cost of daily living.

“Take advantage of your young age by learning and acting according to your passion, spend your failures at this time, do not be afraid and dare to try rather than nothing,” he concluded. (Erika)[:]

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By