Dr Adji tentang konflik Israel dan Iran

Dosen Umsida: Konflik Israel dan Iran Memanas, Krisis Global di Ambang Pintu

Umsida.ac.id – Saat ini Israel tengah mengalami masa-masa krisis akibat serangan dari Iran yang terbilang cukup besar. Dan dampak dari kejadian ini tak hanya di negara tersebut saja tetapi juga bisa saja menyebar ke negara lainnya.

Lihat juga: Umsida Terus Lantangkan Dukungannya untuk Palestina

Dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Kumara Adji Kusuma SFilI CIFP, menyampaikan pandangannya soal potensi dampak yang akan ditimbulkan jika eskalasi konflik Israel dan Iran terus berlanjut. 

Dikhawatirkan konflik Israel dan Iran yang juga musuh bebuyutan itu bakal memicu krisis global, terutama di sektor energi, bahkan berpeluang meluas menjadi konflik regional dan menyeret sejumlah negara ikut terlibat secara langsung.

Konflik Israel dan Iran Ancam Kedua Negara
Konflik Israel dan Iran (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Seperti yang diketahui bahwa konflik Israel dan Iran pecah ketika pasukan Tel Aviv melancarkan serangan udara dengan melibatkan ratusan jet tempur pada Jumat (13/6/2025) dini hari, menargetkan sejumlah fasilitas militer dan nuklir Iran, termasuk menyasar Ibu Kota Negeri Para Mullah itu, Teheran.

Sejumlah tokoh militer termasuk Komandan Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan beberapa ilmuwan nuklir Iran tewas dalam konflik Israel tersebut.

Merespon hal itu, Pemimpin Tertinggi (Rahbar) Iran Ayatollah Ali Khamenei, hingga Presiden Masoud Pezeshkan menegaskan bakal menanggapi dengan keras. Tak butuh waktu lama, pada Jumat malam, ratusan drone dan rudal Teheran menggempur sejumlah wilayah di Israel, termasuk Tel Aviv, hingga Yerusalem.

Aksi saling serang kedua negara tersebut masih terus berlangsung hingga memakan ratusan korban jiwa dan luka-luka, serta berbagai fasilitas infrastruktur rusak bahkan hancur, baik di sisi Iran maupun Israel.

“Dalam lanskap geopolitik Timur Tengah yang terus bergolak, Israel kembali mengguncang stabilitas kawasan dengan melancarkan serangan udara mendadak ke sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk yang diduga sebagai fasilitas pengembangan nuklir,” ujarnya

konflik Israel – Iran ini, imbuh Dr Adji, yang diberi nama ‘Operation Rising Lion‘, dilakukan secara sepihak dan nyaris tanpa peringatan, seolah menjadi penegasan terbaru bahwa Israel siap bergerak lebih dulu jika menyangkut ancaman eksistensial—khususnya senjata nuklir di tangan musuh bebuyutan mereka yaitu Iran.

“Langkah Israel ini terjadi di tengah kebuntuan diplomatik antara Teheran dan Washington mengenai kelanjutan program nuklir Iran,” tambah doktor lulusan Universitas Airlangga (Unair) itu.

Di saat pembicaraan tidak resmi di Oman mulai menunjukkan tanda-tanda hidup, serangan Israel justru memutus jalur komunikasi dan menciptakan atmosfer baru, bukan negosiasi, tetapi konfrontasi.

Lihat Juga :  Free Palestine! Rangkaian Orasi Dosen Umsida dalam Kemanusiaan Bela Palestina, Disaksikan 4.000 Orang Lebih

Dari sudut pandang Israel, mereka memiliki alasan strategis, intelijen menunjukkan bahwa Iran telah memperkaya cukup uranium untuk membuat sembilan hulu ledak nuklir. 

Dalam kacamata Tel Aviv, ini bukan lagi sekadar ancaman potensial, melainkan krisis waktu.

Namun, lanjut dosen pakar Ekonomi Islam itu, dari sisi Iran dan sebagian besar pengamat ‘netral’, memandang dan menilai tindakan Israel sebagai provokasi yang sengaja dirancang untuk menggagalkan proses damai dan memaksakan kehendaknya atas komunitas internasional. 

Memaksa Teheran merespons dengan meluncurkan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel sebagai balasan—eskalasi terbuka pertama sejak perang melalui proksi menjadi ciri konflik kedua negara dalam dua dekade terakhir.

Kepala Sekretariat Umsida itu mengungkapkan bahwa dalam kerangka geopolitik yang lebih luas, tindakan Israel dapat dibaca sebagai bentuk doktrin baru di timur tengah, yakni dengan tidak hanya menjaga batas wilayah, tetapi juga menyerang jantung negara musuh bila dianggap perlu.

“Hal ini menggeser batas-batas konvensional konflik regional dan menunjukkan bahwa Israel kini berani melakukan aksi militer terbuka terhadap negara berdaulat tanpa menunggu dukungan formal dari mitra seperti Amerika Serikat,” tuturnya.

Potensi Menyeret Negara Lain untuk Terlibat
Konflik Israel dan Iran (Pexels)
Ilustrasi: Pexels

Tak hanya itu, Dr Adji berpendapat bahwa posisi AS sebagai sekutu utama Israel juga tengah berada dalam situasi cukup dilematis dan kompleks. 

Bahkan, ia mengaku khawatir jika konflik kedua negara tersebut bakal menyeret pasar regional yang melibatkan banyak negara lain.

“Di satu sisi, Washington memahami kekhawatiran Israel atas kemungkinan senjata nuklir Iran. Di sisi lain, aksi militer ini merusak semua upaya diplomasi yang sedang dibangun dan berpotensi menyeret kawasan ke jurang perang besar yang bisa melibatkan kekuatan regional lain seperti Arab Saudi, Suriah, Irak, bahkan Rusia dan Tiongkok dalam dinamika yang lebih rumit,” jelas Dr Adji.

Aksi Israel, tambahnya, juga membawa pesan simbolik tertentu, bahwa mereka tidak akan membiarkan musuhnya mencapai kapasitas nuklir meski hanya sebatas teori, yang pada sisi lain memunculkan pertanyaan tepat tidaknya langkah tersebut.

Lihat juga: Bisakah Islam Membuat Perdamaian? Apa Solusi Konflik Israel-Palestina?

“Namun, strategi ini membawa risiko besar—bukan hanya terhadap stabilitas regional, tetapi juga terhadap masa depan keamanan global. Yang jadi pertanyaan: apakah serangan ini benar-benar mencegah ancaman, atau justru mempercepatnya?” tutup Dr Adji dengan sebuah pertanyaan.

Artikel ini telah tayang di Maklumat.id dengan judul “Konflik Israel – Iran Berlanjut, Ancaman Krisis Global di Depan Mata”

Berita Terkini

renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By
hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By

Riset & Inovasi

media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By
PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By

Prestasi

ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By

Opini

olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By