Umsida.ac.id – Tim dosen bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Koperasi Dinar Amanta pada Sabtu, (3/1/2026).
Abdimas ini diketuai oleh Nur Ravita Hanun SE MA bersama Andry Rachmadany SKom MKom.
Lihat juga: Aplikasi Koperku Karya Dosen Umsida dapat Apresiasi di KISI 2025
Kegiatan ini merupakan bagian dari program RisetMu 2025/2026 dan selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang ada dalam Abdimas ini adalah pengentasan kemiskinan (SDG 1), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), serta industri, inovasi, dan infrastruktur (SDG 9).
Program ini juga mendukung Asta Cita ketiga dalam mendorong kewirausahaan.
Hambatan di Koperasi Dinar Amanta

Koperasi Dinar Amanta Sidoarjo menghadapi tantangan klasik yang dialami banyak koperasi di Indonesia, yakni pembukuan manual atau semi-manual.
Kondisi tersebut membuat proses rekap data dan penyusunan laporan akhir tahun memerlukan waktu panjang, serta menyulitkan pengurus memantau transaksi secara berkala.
Di sisi lain, produk anggota koperasi juga belum dipasarkan secara digital sehingga jangkauan pasarnya masih terbatas.
“Pencatatan keuangan di koperasi kami masih manual, sehingga saat menghitung SHU akhir tahun, pengurus butuh waktu berminggu-minggu untuk menyelesaikannya,” ungkap Ningrum, Ketua Koperasi Dinar Amanta.
Selain itu, imbuhnya, produk-produk anggota Koperasi Dinar Amanta juga belum dipasarkan secara digital.
Dari pendampingan ini, tim Umsida memetakan alur kerja koperasi mulai pencatatan simpanan, penyaluran pinjaman, hingga pelaporan kas sebagai dasar transisi dari catatan manual menuju sistem yang lebih terintegrasi.
Dalam sesi pelatihan, pengurus dibimbing membuat akun, menginput data anggota, serta mencoba pembuatan laporan kas otomatis untuk mensimulasikan perhitungan SHU agar tidak lagi memakan waktu berminggu-minggu.
Tim ini juga melibatkan mahasiswa yang membantu saat praktik di lapangan.
Aplikasi KOPERKU Targetkan Peningkatan 40%

Merespons kebutuhan tersebut, tim Umsida memberikan pendampingan pengelolaan keuangan koperasi berbasis aplikasi KOPERKU sebagai inovasi layanan digital.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan koperasi melalui digitalisasi layanan dan pengelolaan keuangan.
Aplikasi KOPERKU merupakan hasil riset tim pengusul yang dirancang sebagai solusi pengelolaan koperasi simpan pinjam berbasis digital.
KOPERKU tersedia dalam versi web dan android dengan fitur pencatatan simpanan dan pinjaman, laporan kas masuk dan keluar, manajemen anggota, hingga pembuatan laporan keuangan otomatis.
Dengan mekanisme ini, pengguna dapat mempercepat administrasi dan meminimalkan potensi kesalahan pencatatan.
“KOPERKU memudahkan pencatatan data anggota, pengelolaan simpanan, pemantauan pinjaman, serta penyediaan informasi saldo secara mandiri,” jelas Andry Rachmadany selaku pengembang aplikasi.
Di aplikasi ini, lanjutnya, pengguna bisa memberikan tautan unik kepada anggota untuk mengecek informasi mereka sendiri tanpa perlu datang ke kantor.
“Aplikasi ini gratis, mudah, cepat, dan tanpa ribet,” ujarnya.
Selaku Ketua Tim, Hanun berharap pendampingan ini dapat meningkatkan daya saing koperasi, memperkuat keberlanjutan usaha, serta mengoptimalkan kontribusi koperasi terhadap ekonomi rakyat.
Lihat juga: Beri Bantuan Mesin, Tim Abdimas Umsida Tingkatkan Kualitas UMKM Opak Samiler
Ia dan tim menargetkan ada peningkatan sebesar 40% pada pengetahuan, keterampilan, kualitas produk, dan kemampuan manajemen koperasi.
Sumber: Nur Ravita Hanun



















