Mahasiswa Super Sibuk Ini Jadi Lulusan Terbaik

Penulis : umsidaj4y4 June 23, 2019 / Berita

Umsida.ac.id – Nadia Nur Azizah, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Muamalah Umsida ini memiliki cara tersendiri dalam menjalani masa kuliahnya. Aktiv dalam organisasi membuatnya sangat sibuk, disamping harus mengikuti kuliah setiap harinya. Selain itu, ia juga tidak segan untuk mengasah kemampuan mengajarnya dengan membuka les privat dan bimbingan belajar (bimbel) sederhana dirumahnya untuk anak anak SD hingga SMP. Meski mengaku tidak mudah melakoni banyak peran sekaligus, Mahasiswa yang akrab disapa Nadia ini mengaku senang menjalani pilihannya tersebut. Ia mengatakan, “Menjadi aktivis mahasiswa memang tidak mudah dan melelahkan untuk dijalankan, tetapi saya rasa hal itu sangat indah dan menyenangkan. Alasannya karena begitu banyak ilmu yang saya dapatkan diluar bangku perkuliahan secara gratis, hanya bermodalkan niat, usaha, kerja keras, tanggung jawab dan doa,” ujarnya. Ia  juga mengatakan, “ketika menjadi seorang aktivis jangan pernah tanyakan tentag ‘apa yang saya dapat dari organisasi tersebut?’, tapi tannyakan pada diri kita masing-masing ‘kontribusi apa yang mampu saya berikan untuk organisasi tersebut?,” pungkasnya. Sebab menurutnya, melalui cara ini secara tidak sadar kita akan mengembangkan diri dan banyak sekali pelajaran serta manfaat yang didapatkan.

Putri pasangan Bapak Supi’i dan Ibu Sundari ini juga tidak segan berbagi cerita tentang perjuangannya untuk dapat sampai dititik ini. Sebab bagi Nadia, mejalankan beberapa peran sekaligus dengan sebaik mungkin, bukan hal yang mustahil bagi orang orang yang mau berusaha. Meskipun memiliki amanah sebagai aktivis kampus dan pengajar diluar,ia tidak pernah  lupakan amanah pertama dan utamanya dari orang tua yakni menjadi ‘mahasiswa’dan menyelesaikan amanah dari orang tua dengan sebaik mungkin. Mahasiswa penyuka Mie Ayam ini mengaku kunci suksesnya selama ini ialah melakukan manajemen waktu dan manajemen tugas dengan baik. Aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) membuatnya harus extra ketat mengatur waktu untuk berorganisasi dan menyelesaikan tugas kuliah serta amana amanah lainnya yang menanti. “Usahakan punya map mapping rencana apa yang kamu lakukan selama mengenyam pendidikan dan prestasi apa yang ingin dicapai. Kemudian manajemen tugas. Kerjakan tugas yang sesuai dengan deadline dan patuhi deadline itu, baik tugas kuliah, organisasi maupun aktivitas mengajar,”imbuhnya.

Nadia mengaku tidak menyangka dapat menjadi lulusan terbaik pada wisuda ke XXXIII yang dilaksanakan sabtu 22 Juni 2019 di Auditorium KH Ahmad Dahlan. Ia sangat berterimakasih atas dukungan dari orang orang yang ia sayangi selama ini, terutama kedua Orangtuanya dan keluarga keduanya saat KKN di Thailand. “Tak lupa ucapan terimakasih saya sampaikan juga untuk keluarga kedua ku di Thailand Selatan, tepatnya di wilayah Panare-Pattani. Ku mengenal kebaikan dan ketulusan mereka ketika mendapatkan kesempatan menjalankan KKN PPL Internasional Thailand Selatan angkatan ke XI,” ujarnya. (real)

Related Post