ideologi tapak suci

Tapak Suci Tegaskan Ideologi Islam sebagai Fondasi Gerakan Pesilat Muhammadiyah

Umsida.ac.id – Arya Bimantara SH, Pembina Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), menegaskan bahwa pemahaman tentang tokoh-tokoh Islam menjadi kunci penting dalam memahami ideologi Tapak Suci sebagai organisasi otonom Muhammadiyah. 

Lihat juga: Mahasiswa Umsida Raih Juara 1 dan Jadi Pesilat Terbaik di Kejuaraan Nasional

Hal ini disampaikan dalam kajian interaktif bertema “Menggali Ideologi Tapak Suci sebagai Ortom Muhammadiyah dan Relevansinya dalam Kehidupan Sehari-hari” yang digelar pada Ahad, (28/12/2025) di Sekretariat Tapak Suci Pimda GDM Lantai 3 Kampus 1 Umsida.

“Ketika membahas ideologi secara filosofis, kita tidak bisa lepas dari nama Aristoteles dan Plato. Mereka mengajarkan bahwa ideologi mencakup tiga unsur: ontologis, epistemologis, dan aksiologis,” ujar Arya.

Pelajaran dari Kisah Azazel dan Nabi Adam

ideologi tapak suci

Arya menjelaskan urgensi memahami dalil-dalil Islam secara utuh, bukan hanya mengandalkan akal semata. 

Ia mengambil contoh kisah Azazel (Iblis) yang tersesat karena mendahulukan logika di atas perintah syariat.

“Azazel menjadi iblis karena menggunakan logikanya untuk melawan syariat,” katanya. 

Ketika diperintahkan sujud kepada Adam, ia berargumen bahwa dirinya lebih baik karena diciptakan dari api, sedangkan Adam dari tanah. 

“Inilah bahayanya ketika seseorang lebih mendahulukan pikirannya sebelum memahami dalil dengan benar,” jelas Arya.

Ia menegaskan pentingnya bagi kader untuk memahami dalil-dalil secara utuh dan tidak mendahulukan akal di atas syariat. 

“Banyak yang memandang dalil secara kontekstual dulu, atau tekstual dulu, padahal yang terpenting adalah memahami secara utuh sesuai tuntunan Al-Quran dan Sunnah,” tegasnya.

Berakar dari Tradisi Pesantren

Secara historis, cerita Arya, Tapak Suci lahir dari penggabungan empat perguruan utama yang semuanya menggunakan tradisi pesantren, yakni Banjaran, Cikauman, Seranuman, dan Kasegu. 

Pendekar Besar Bari Irsyad menjadi inisiator utama pendirian Tapak Suci yang menyatukan keempat perguruan tersebut.

“Saya masih mengenal anak dari Pendekar Besar Bari Irsyad, namanya Infayanti Bari Irsyad, seorang ibu yang juga pendekar,” kenang Arya.

Lihat Juga :  Diklat Tapak Suci Umsida Tak Hanya Tentang Fisik, Tapi Juga Akhlak dan Kesatria

Ia menambahkan bahwa Tapak Suci sejak awal tidak pernah netral dalam hal ideologi. 

“Tapak Suci selalu Islam, bukan bela diri yang netral. Namun dengan karakter Muhammadiyah yang moderat dan berkemajuan, Tapak Suci tidak ekstrem dalam menyikapi perbedaan karena berusaha mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Kisah Nabi Musa dan Penguatan Tauhid

Lebih lanjut, Arya juga mengangkat kisah Nabi Musa yang berhadapan dengan para penyihir Firaun sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran. 

“Ketika Nabi Musa berhadapan dengan penyihir Firaun, beliau sempat takut dan ingin mundur. Namun Allah memerintahkan beliau untuk tidak takut karena tongkatnya lebih tinggi. Bahkan dalam riwayat lain, Nabi Muhammad SAW pernah terkena teluh (sihir),” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa meskipun Islam mengakui adanya sihir sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 102, Tapak Suci tegas menolak segala bentuk kesyirikan. 

“Semua yang berbau jimat dan jampi-jampi adalah syirik. Bahkan di era modern, ramalan bintang dan ramalan golongan darah termasuk kategori kesyirikan,” tegasnya.

Mental Tapak Suci yang Cakap

ideologi tapak suci

Arya menekankan peran organisasi dalam merespons krisis sosial-politik, khususnya pasca peristiwa G30S PKI pada tahun 1950-1960-an yang banyak menyerang kalangan umat Islam. 

“Pesilat Tapak Suci seharusnya tidak hanya tangkas dalam latihan, tetapi juga tangkas dalam penalaran dan pemikiran. Mereka harus paham kondisi politik dan sosial,” ungkapnya.

Alumni Prodi Hukum itu mengatakan bahwa pesilat harus menjadi seperti Khalid bin Walid yang loyal pada kebenaran, seperti Muhammad Al-Fatih yang inovatif namun tetap berpegang pada iman, dan seperti para Nabi yang teguh dalam tauhid. 

Lihat juga: Sempat Cedera Saat Semifinal, Atlet Umsida Akhirnya Bawa Pulang Emas

“Tapak Suci bukanlah kekuatan fisik semata, melainkan kekuatan yang bertauhid, berilmu, berdisiplin, strategis, berakhlak, dan berorientasi pada pengabdian sesuai dengan jati diri pesilat muslim yang berkemajuan,” pungkasnya.

Penulis: Vivi

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By