pertandingan karate Batu challenge

Cedera di Pertandingan Sebelumnya Belum Pulih, Atlet Umsida Bulatkan Tekad Demi Emas

Umsida.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). 

Muhammad Rifqiy Muthahhirul Janan, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Program Studi Teknik Industri, berhasil meraih medali emas di ajang pertandingan Batu Karate Challenge  Open Tournament Series.

Lihat juga: Usaha Atlet Umsida Raih Emas: Latihan Ekstra Namun Cedera Saat Semifinal

Kompetisi itu ia ikuti di Kota Batu, jawa Timur (28-29/12/2025) tepatnya di GOR Gajah Mada. 

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Forki Kota Batu dan diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Tampil Tangguh di Nomor Kumite

Dalam kejuaraan tersebut, Rifqiy turun pada nomor kumite -55 kg senior (mahasiswa), salah satu kelas yang menuntut kekuatan fisik, kecepatan reaksi, serta ketepatan strategi dalam menghadapi lawan dengan intensitas pertandingan tinggi.

Ia harus menghadapi persaingan ketat sejak babak awal. 

Ratusan atlet dari daerah seperti Surabaya, Mojokerto, Malang, dan wilayah lain turut ambil bagian, membuat atmosfer pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi.

Rifqiy memasuki arena pertandingan sekitar pagi hari. 

Sejak laga pertama, ia langsung berhadapan dengan lawan-lawan yang tampil agresif dan menekan. 

Kondisi tersebut membuat jalannya pertandingan tidak mudah, bahkan di salah satu laga Rifqiy sempat mengalami cedera ringan.

“Ketika pertandingan berlangsung, banyak lawan yang bermain agresif sehingga saya sempat mengalami cedera ringan di bagian wajah akibat pukulan,” ujar Rifqiy saat diwawancarai.

Meski sempat mengalami kendala fisik, Rifqiy tetap mampu menjaga fokus dan ketenangan. 

Ia memilih tidak terpancing permainan lawan dan mengandalkan strategi yang telah disiapkan sejak latihan.

“Saya berusaha tetap tenang dan memanfaatkan strategi counter attack untuk mengambil poin. Dari situ saya bisa mengontrol pertandingan hingga akhirnya dinyatakan sebagai juara 1 kumite,” lanjutnya.

Strategi tersebut terbukti efektif hingga babak final. Rifqiy berhasil melewati babak penyisihan, semifinal, hingga laga perebutan juara dengan performa yang konsisten.

Latihan Intensif Jadi Kunci Keberhasilan

pertandingan karate Batu challenge

Keberhasilan meraih medali emas tidak lepas dari proses latihan yang dijalani secara disiplin. 

Rifqiy mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan dengan fokus pada peningkatan fisik, terutama kekuatan kaki dan kecepatan tangan.

Lihat Juga :  Jadi Juara 3 di Pomprov III Jawa Timur, Mahasiswa Ini Optimis Melaju ke Kompetisi Nasional

“Untuk persiapan, saya melatih fisik kaki dengan jogging di pagi hari dan latihan tendangan, serta melatih kecepatan tangan melalui latihan pukulan,” jelasnya.

Latihan rutin dijalani dua kali dalam sepekan, biasanya pada hari Sabtu dan Ahad. 

Namun, menjelang kejuaraan, intensitas latihan ditingkatkan agar kondisi fisik dan teknik semakin matang.

“Menjelang kejuaraan, latihan dilakukan lebih sering, sekitar tiga sampai empat kali dalam seminggu,” tambah Rifqiy.

Selain fisik, kesiapan mental juga menjadi faktor penting. 

Tekanan dari pelatih, ekspektasi untuk meraih hasil terbaik, serta dinamika pertandingan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana menjadi tantangan tersendiri bagi atlet.

Cedera Sejak Pertandingan Sebelumnya

Selama kejuaraan berlangsung, Rifqiy tidak hanya menghadapi lawan di arena, tetapi juga tantangan dari kondisi lingkungan. 

Suhu udara Kota Batu yang relatif dingin menuntut adaptasi fisik agar performa tetap optimal.

“Tantangannya cukup banyak, mulai dari kondisi fisik yang sempat cedera, tekanan mental dari pelatih, terutama ketika lawan sempat unggul poin pertama, hingga suhu udara Batu yang cukup dingin,” ungkapnya.

Meski demikian, seluruh rangkaian pertandingan dari babak penyisihan hingga final dapat dilalui dengan lancar. 

Fokus, disiplin, dan kepercayaan terhadap proses latihan menjadi kunci Rifqiy dalam menghadapi setiap tantangan.

Dukungan Orang Tua dan Kampus Umsida

pertandingan karate Batu challenge

Prestasi yang diraih Rifqiy juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. 

Ia menyebut doa dan dukungan orang tua sebagai motivasi utama, meskipun tidak dapat hadir langsung di lokasi pertandingan.

“Orang tua selalu memberikan doa dan harapan agar saya bisa meraih hasil terbaik, walaupun mereka tidak bisa hadir langsung di lapangan,” tuturnya.

Selain itu, dukungan dari pihak kampus Umsida juga dirasakan sangat membantu.

Lihat juga: Tanding dengan Cedera, Atlet Taekwondo Umsida Berhasil Naik Podium

 Kampus memberikan fasilitas pendukung berupa bantuan biaya transportasi, konsumsi, serta perlengkapan yang dibutuhkan selama mengikuti kejuaraan.

Penulis: Annifa Umma’yah Bassiroh

Berita Terkini

kerja sama umsida dan ikapi
Umsida dan IKAPI Jatim Sinergikan Potensi Akademik dan Penerbitan
October 30, 2026By
pkmu 2026
Tak Seseram yang Dibayangkan, Ini Cerita Mahasiswa Umsida Ikuti PKMU
October 30, 2026By
pelantikan bem dan dpm
Umsida Lantik BEM dan DPM 2026-2027, Siap Wujudkan Gerakan Progresif
October 29, 2026By
orang tua wali wisudawan (3)
Cerita Orang Tua di Balik Perjuangan Wisudawan Umsida hingga Lulus
October 27, 2026By
wisudawan berprestasi umsida (2)
Wisudawan Umsida Temukan Jalan Prestasi dari Riset, Kompetisi, dan Keberanian
October 26, 2026By
pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan dari keluarga katolik yang taat (2)
Ketika Kakaknya Biarawati, Adiknya Jadi Wisudawan Berprestasi
October 26, 2026By
wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By

Opini

mimbar organisasi mahasiswa
Organisasi Mahasiswa Umsida Dapat Apresiasi dan Ruang Aspirasi Terbuka
October 29, 2026By
sistem tidak naik kelas (2)
Pakar Umsida Soal Kebijakan Tidak Naik Kelas: Rawan Putus Sekolah
October 28, 2026By
pendidikan muhammadiyah
Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak
October 28, 2026By
4 pilar pendidikan (7)
4 Pilar Pendidikan di Era Generasi Cemas
October 27, 2026By
pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By