Pelajari Manufaktur Berkelanjutan dan Selamatkan Bumi

Pelajari Manufaktur Berkelanjutan Untuk Selamatkan Bumi

Umsida.ac.id-Pelajari Manufaktur Berkelanjutan Untuk Selamatkan Bumi. Dunia industri saat ini menghadapi tantangan yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan. Kelangkaan sumber daya alam, pemanasan global, manajemen limbah, peraturan yang semakin ketat mengenai aspek lingkungan, serta tuntutan konsumen akan produk yang ramah lingkungan menjadi tantangan yang harus dihadapi dunia industri.

Tak hanya itu, disamping persaingan yang semakin ketat dan perubahan lingkungan bisnis yang sangat cepat dan dinamis. Manufaktur merupakan salah satu elemen penting dari pembangunan berkelanjutan karena memproduksi barang-barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Buku Manufaktur Berkelanjutan

Buku Manufaktur Berkelanjutan karya Atikha Sidhi Cahyana ST MT bersama Indah Apriliana Wulandari ST MT ini hadir untuk membuka pengetahuan pembaca bahwa manufaktur adalah sistem input-output, di mana sumber daya adalah input dan ditransformasikan melalui proses manufaktur menjadi produk atau produk setengah jadi.

Baca Juga: Rahasia Sukses Kelola Perbankan, Pelajari Buku Karya Dosen Umsida Ini

Buku ini ditujukan untuk buku pedoman mahasiswa dalam mengampu mata kuliah Manufaktur Berkelanjutan. Buku ini memiliki kelebihan dalam pembahasan, uatamanya dalam membahasan secara detail mengenai manufaktur berkelanjutan.

“Buku manufaktur berkelanjutan ini awalnya ditujukan kepada mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi khususnya untuk prodi Teknik Industri. Salah satu mata kuliah pilihan mereka yaitu manufaktur berkelanjutan, yang di dalamnya membahas mengenai pengelolaan lingkungan,” Ungkap wanita yang akrab disapa Atika.

Pelajari Manufaktur Berkelanjutan dan Selamatkan Bumi

Buku ini ditulis sebagai landasan dasar bagi mahasiswa teknik industri agar  memahami sejarah, definisi hingga pengelolaan yang berdampak bagi masyarakat.

Utamanya kondisi bumi saat ini yang sedang menghadapi global warming. Tentu problematika ini menjadi hal yang serius bagi seluruh masyarakat di dunia. “Maka bagaimana mengatasi hal ini terutama bagi penggelut industri? nah bisa baca di buku ini,” Sambungnya.

Baca juga: Intip 3 Strategi Marketing untuk Menciptakan Loyalitas Pelanggan

Meski mulanya buku ini ditulis sebagai bahan ajar kepada mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), buku ini juga bisa dipelajari oleh masyarakat umum terutama kepada para dosen.

“Dosen lain yang mengajar di lintas Prodi namun membutuhkan ilmu mengenai manufaktur berkelanjutan atau sustainable development tentu juga bisa membaca buku ini dan memanfaatkannya sebagai landasan dasar dalam pengajarannya,” Jelasnya.

Pelajari Manufaktur Berkelanjutan dan Selamatkan Bumi

Dalam podcast Bedah Buku Dosen (Budosen) library.umsida, Atika menjelaskan bahwa sejatinya manufaktur berkelanjutan ini berdiri atas tiga pilar yaitu pilar lingkungan, sosial dan ekonomi.

Walaupun buku ini bukan satu satunya yang membahas mengenai manufaktur berkelanjutan, Atika mengungkapkan buku karyanya memiliki perbedaan dan keunggulan dibandingkan yang lain.

Mengadaptasi permasalahan perubahan dunia yang sudah tidak sejalan dengan teori yang selama ini digunakan, salah satunya perubahan musim yang sudah tidak bisa ditentukan kedatangannya. Ia menekankan dalam bukunya cara mengatasi dan meminimalisir dampak buruk bagi lingkungan yang berimbas kepada generasi selanjutnya.

“Dalam buku ini kami juga mengajak pembaca menerapkan 4R (Reduce, Reuse, Replace, Recycle). Sehingga di buku ini kita akan mengedukasi bahwa kita bisa menggunakan barang-barang dari alam dengan sangat bijak agar tidak mempengaruhi keadaan alam yang berdampak pada generasi selanjutnya,” Tandasnya.

Buku yang terbit pada 13 juli 2022 ini bisa diakses melalui Umsida Press dengan judul Buku ajar Manufaktur Berkelanjutan.

Penulis: Rani Syahda

*Humas Umsida

Berita Terkini

hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By

Riset & Inovasi

plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By
PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By
market day plp 2 (3)
Market Day SD Khazanah Ilmu, PLP 2 Umsida Dukung Semangat Kewirausahaan Siswa
October 13, 2026By
PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By
plp umsida dampingi mabit (2)
Dampingi Mabit, PLP 2 Umsida Belajar Dampingi Pembelajaran Luar Kelas
October 9, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By