Bramasgana Umsida ke Aceh Tamiang

Pelepasan 12 Tim Bramasgana Umsida, Jalankan Misi Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melepas relawan Brigadir Relawan Mahasiswa Tanggap Bencana Umsida (Bramasgana) ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Pelepasan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, mulai dari Rektor dan Wakil Rektor III Umsida, Manajer Kantor Layanan Lazismu (KLL) Umsida, hingga Ketua Bramasgana Umsida di ruang rapat kampus 1 pada Rabu, (14/1/2026).

Lihat juga: Lazismu dan Bramasgana Umsida Beri Bantuan Moral dan Material kepada Korban Ponpes Al Khoziny

Sebanyak 10 mahasiswa bersama dua pendamping akan diberangkatkan pada 19 Januari hingga 1 Februari 2026 untuk membantu pemulihan pasca bencana di wilayah Aceh Tamiang. 

Masa tugas ini masih memungkinkan untuk diperpanjang apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan kehadiran relawan.

Seleksi Relawan Bramasgana Umsida 

Ketua Bramasgana Umsida, Ghozali Rusyid Affandi SPsi MA, menjelaskan bahwa proses rekrutmen relawan dilakukan secara terbuka dan selektif. 

Sekitar 50 mahasiswa mendaftarkan diri untuk terlibat dalam misi kemanusiaan ini.

“Kami membuka rekrutmen sekitar 50-an mahasiswa, tetapi tidak semuanya diberangkatkan. Kami seleksi mulai dari kesehatan, izin orang tua, sampai kemampuan dan kesiapan mental,” jelasnya.

Dari proses seleksi tersebut, terpilih dua kluster utama relawan Bramasgana Umsida, yakni kluster psikososial dan kluster sekolah darurat. 

Kedua kluster ini disiapkan menyesuaikan kebutuhan yang disampaikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

“Ada sekitar 10 mahasiswa yang kami berangkatkan di kluster psikososial dan sekolah darurat, karena MDMC memang meminta dua kebutuhan ini yang memang urgent,” ujarnya.

Relawan yang terpilih berasal dari lintas disiplin ilmu, di antaranya psikologi, pendidikan, dan pertanian. 

Mereka juga telah mendapatkan pembekalan serta pelatihan sebelum keberangkatan, agar tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga siap secara keilmuan dan mental.

Pesan Rektor Umsida tentang Misi Kemanusiaan Bramasgana Umsida

Bramasgana Umsida ke Aceh Tamiang

Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh MSi, menegaskan bahwa keterlibatan Bramasgana Umsida merupakan bagian dari misi besar Persyarikatan Muhammadiyah dalam merespons persoalan kemanusiaan.

“Ini adalah bagian dari misi besar Muhammadiyah untuk memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta. Ketika ada titik-titik di negeri ini yang membutuhkan perhatian serius, Muhammadiyah akan hadir,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa MDMC telah mendapatkan pengakuan internasional, termasuk dari lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), karena kesiapan dan profesionalisme relawan Muhammadiyah dalam menangani bencana.

Lihat Juga :  PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru

“Ketika Muhammadiyah turun ke lapangan, semuanya sudah dipersiapkan. Tidak sambat, tidak bergantung pada pemerintah. Semua kebutuhan ditangani secara mandiri melalui Lazismu dan MDMC,” ujarnya.

Dalam pesannya, Rektor Umsida menekankan bahwa relawan yang diberangkatkan harus datang untuk menolong, bukan untuk meminta ditolong. 

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi, fleksibilitas, dan kekompakan selama bertugas di lapangan.

“Kita tidak boleh membawa ego sektoral. Yang dibangun adalah ego komunal. Kalian membawa nama Umsida sekaligus Muhammadiyah,” pesan Dr Hidayatulloh.

Oleh karena itu, ia mengingatkan akan Surah As-Saff bahwa Allah mencintai orang-orang yang berjuang.

“Anda semua ini ditugaskan untuk berjuang di bidang kemanusiaan, menolong saudara-saudara kita,” terangnya.

Agar perjuangan ini berhasil, lanjut Dr Hidayatulloh, maka semua harus berada pada barisan seperti saat sholat.

Motivasi Relawan dan Peran Bramasgana Umsida di Lapangan

Bramasgana Umsida ke Aceh Tamiang 2 4

Koordinator Bramasgana Umsida di Aceh Tamiang, Azzam Syauqi, mengungkapkan bahwa motivasi utama relawan adalah dorongan kemanusiaan. 

Ia menilai kondisi masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang membutuhkan perhatian serius, terutama di bidang psikososial dan pendidikan.

“Kami melihat teman-teman di Sumatra sangat membutuhkan bantuan. Itu yang membuat saya dan teman-teman tergerak untuk ikut,” ujarnya.

Relawan akan bertugas menaungi dua desa, yakni Desa Sunting dan Desa Serba. 

Di lapangan, mereka akan menjalankan program psikososial untuk pemulihan mental masyarakat terdampak, serta mendukung operasional sekolah darurat yang masih kekurangan tenaga pengajar.

“Dari sini kami sudah mempersiapkan program kegiatan sehingga ketika sudah sampai di sana program tersebut tinggal dilaksanakan. Tentunya kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak mdmc terkait kegiatan yang kami usung,” jelas Azzam.

Sebelum diberangkatkan, relawan Bramasgana Umsida telah menjalani berbagai pelatihan dan pembekalan. 

Selain itu, mereka juga menandatangani surat pernyataan bermaterai yang disertai izin orang tua sebagai bentuk kesiapan dan tanggung jawab.

Lihat juga: 4 Hari Bramasgana Umsida Gercep Tangani Keluarga Korban Ponpes Al Khoziny

“Teman-teman yang berangkat ini sudah dibekali cukup. Kalau nanti dibutuhkan penambahan waktu, mereka juga siap hingga satu bulan,” ungkap Azzam.

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By

Riset & Inovasi

plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By
PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By
market day plp 2 (3)
Market Day SD Khazanah Ilmu, PLP 2 Umsida Dukung Semangat Kewirausahaan Siswa
October 13, 2026By
PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By
plp umsida dampingi mabit (2)
Dampingi Mabit, PLP 2 Umsida Belajar Dampingi Pembelajaran Luar Kelas
October 9, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By