Awas Jangan Sampai Beri Pembelajaran Bahasa yang Salah Bagi Anak

Awas! Jangan Sampai Beri Pembelajaran Bahasa yang Salah Bagi Anak

Umsida.ac.id– Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan melalui Podcast Bedah Buku Ajar Dosen (BuDosen), Episode kali ini mengupas tuntas buku “Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Kelas Rendah” karya Mahardika Darmawan Kusuma Wardana MPd dan Dr Kemil Wachidah SPd I MPd.

Buku ini menawarkan pendekatan segar dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia untuk siswa kelas rendah SD. Mahardika Darmawan, salah satu penulis sekaligus dosen Umsida, memaparkan bahwa buku tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan keterampilan berbahasa dan apresiasi sastra sejak dini. “Buku ini dirancang dengan metode inovatif belajar bahasa yang mudah dipahami dan diaplikasikan, sehingga dapat menjadi panduan praktis bagi guru, orang tua, dan mahasiswa,” ujar Mahardika.

Menjawab Tantangan Pendidikan Dasar

Awas Jangan Sampai Beri Pembelajaran Bahasa yang Salah Bagi Anak

 

Podcast ini mengangkat isu penting mengenai praktik pendidikan bahasa di kelas awal SD, terutama terkait pembelajaran membaca permulaan. Mahardika menjelaskan, “Membaca permulaan diajarkan di kelas awal, yaitu kelas 1 dan 2 SD. Anak-anak dituntut untuk melafalkan huruf dengan benar, membaca kata, hingga paragraf secara utuh.” Buku ini juga menyertakan teori dan teknik yang relevan untuk mendukung kegiatan pembelajaran tersebut.

Ia menyoroti bahwa membaca permulaan menjadi dasar penting dalam kurikulum kelas awal. Namun, ia menegaskan bahwa tugas mengajarkan baca tulis dan berhitung (calistung) adalah tanggung jawab guru SD, bukan guru TK. “Jika ada sekolah dasar yang memberikan tes baca tulis dan berhitung untuk masuk SD, itu salah. Bahkan, sudah ada surat edaran dari dinas pendidikan yang melarang praktik tersebut,” tegasnya.

Baca juga: Sebelum ke Masyarakat, Ini 2 Poin yang Harus Dicatat Lulusan dari Warek 1 Umsida

Mahardika menjelaskan bahwa buku ini ditujukan tidak hanya bagi mahasiswa Umsida, tetapi juga guru kelas awal SD serta masyarakat umum. “Para ibu rumah tangga yang ingin memberikan wawasan kepada anak-anaknya juga dapat memanfaatkan buku ini sebagai panduan,” tambahnya.

Buku ini menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi guru dan orang tua, seperti fenomena speech delay yang sering terjadi akibat terlalu dini mengenalkan anak pada perangkat teknologi seperti smartphone. Mahardika menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam belajar membaca. “Fase belajar membaca seharusnya dimulai dari mengenal huruf, kemudian kata, dua kata, kalimat, dan akhirnya paragraf,” katanya.

Implikasi Pendidikan Bahasa pada Tumbuh Kembang Anak

Awas Jangan Sampai Beri Pembelajaran Bahasa yang Salah Bagi Anak

 

Mahardika juga menyoroti dampak negatif dari pemaksaan kemampuan calistung kepada anak-anak TK. “Ketika anak di usia taman kanak-kanak dipaksa belajar calistung, perkembangan motoriknya bisa terganggu. Hal ini dapat berdampak buruk pada jangka panjang,” ujarnya. Ia menyebutkan bahwa fase belajar di usia dini seharusnya menekankan pada pengembangan motorik kasar dan halus melalui pendekatan bermain sambil belajar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan yang salah dalam pendidikan dasar dapat mempengaruhi kesehatan anak di masa depan. “Ada penelitian yang menunjukkan bahwa kurangnya aktivitas fisik, termasuk olahraga, dapat memengaruhi harapan hidup seseorang,” tambah Mahardika.

Baca juga: International Student Inbound Program 2024 di FPIP Umsida, Kerjasama Akademik dan Budaya

Podcast Bedah Buku Ajar ini tidak hanya memaparkan isi buku, tetapi juga menjadi ajang berbagi pengalaman Mahardika sebagai akademisi dan praktisi pendidikan. “Sebelum menjadi dosen, saya pernah mengajar selama enam bulan di SD, khususnya kelas 1 semester 1. Pengalaman ini sangat berharga dalam menyusun buku ini,” ungkapnya.

Dengan strategi pengajaran yang efektif dan teori-teori yang relevan, buku “Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Kelas Rendah” diharapkan menjadi panduan penting bagi para pengajar. “Buku ini dapat membantu guru meningkatkan minat baca siswa dan mengajarkan sastra dengan cara yang menarik,” ujar Mahardika.

Solusi untuk Pendidikan yang Lebih Baik

Podcast ini membuktikan komitmen Umsida dalam berkontribusi terhadap dunia pendidikan. Dengan menghadirkan buku ajar yang relevan dan inovatif, Umsida berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Buku ini tidak hanya membantu para guru dan mahasiswa, tetapi juga menjadi pedoman bagi orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.

Podcast Bedah Buku Ajar ini dapat disaksikan di Youtube resmi Perpustakaan Umsida @UmsidaLibrary dan menjadi salah satu langkah konkret universitas dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini.

Buku Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Kelas Rendah ini juga bisa diakses dalam website press.umsida.ac.id

Penulis: Rani Syahda

*Humas Umsida

Berita Terkini

kerja sama umsida dan ikapi
Umsida dan IKAPI Jatim Sinergikan Potensi Akademik dan Penerbitan
October 30, 2026By
pkmu 2026
Tak Seseram yang Dibayangkan, Ini Cerita Mahasiswa Umsida Ikuti PKMU
October 30, 2026By
pelantikan bem dan dpm
Umsida Lantik BEM dan DPM 2026-2027, Siap Wujudkan Gerakan Progresif
October 29, 2026By
orang tua wali wisudawan (3)
Cerita Orang Tua di Balik Perjuangan Wisudawan Umsida hingga Lulus
October 27, 2026By
wisudawan berprestasi umsida (2)
Wisudawan Umsida Temukan Jalan Prestasi dari Riset, Kompetisi, dan Keberanian
October 26, 2026By
pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan dari keluarga katolik yang taat (2)
Ketika Kakaknya Biarawati, Adiknya Jadi Wisudawan Berprestasi
October 26, 2026By
wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By

Opini

mimbar organisasi mahasiswa
Organisasi Mahasiswa Umsida Dapat Apresiasi dan Ruang Aspirasi Terbuka
October 29, 2026By
sistem tidak naik kelas (2)
Pakar Umsida Soal Kebijakan Tidak Naik Kelas: Rawan Putus Sekolah
October 28, 2026By
pendidikan muhammadiyah
Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak
October 28, 2026By
4 pilar pendidikan (7)
4 Pilar Pendidikan di Era Generasi Cemas
October 27, 2026By
pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By