sistem pendidikan sekolah inden

Fenomena Sistem Inden Sekolah, Pakar Umsida: Orang Tua Sudah Aware, Itu Investasi Jangka Panjang

Umsida.ac.idTingginya minat masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah di sejumlah daerah memunculkan fenomena baru dalam dunia pendidikan dasar, yakni sistem daftar tunggu atau inden sejak usia sangat dini. 

Salah satunya terlihat pada SD Muhammadiyah Sapen, Yogyakarta, yang bahkan telah mencatat antrean siswa hingga tahun ajaran 2032. 

Lihat juga: Pakar Psikologi Umsida: Kini Banyak Orang Aware Tentang Child Grooming Karena Viralnya Broken Strings

Pakar pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Eko Hardi Ansyah MPsi, Psikolog, menilai antrean panjang tersebut bukan terjadi tanpa sebab. 

Menurutnya, ada sejumlah indikator kuat yang membangun kepercayaan masyarakat hingga mendorong orang tua mendaftarkan anak sejak usia sangat dini.

Faktor yang Membuat Sekolah Laris Hingga Inden

sistem pendidikan sekolah inden

Kepercayaan Masyarakat

Yang pertama, menurut Dr Eko, adalah keberhasilan Lembaga tersebut dalam menjaga mutu layanan pendidikan.

Ia menyebut setidaknya ada empat komponen utama yang menjadi fondasi kepercayaan publik.

“Yang pertama adalah proses pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan murid. Kedua, iklim sekolah yang mendukung kualitas belajar optimal. Ketiga, kapasitas manajemen sekolah yang kuat. Dan keempat, lahirnya murid-murid berprestasi,” jelasnya.

Sekolah yang bisa menjamin empat komponen itu, lanjut dosen psikologi itu, akan menjadi rujukan masyarakat dan membangun citra sebagai sekolah berkualitas. 

Faktor kunci penggeraknya terletak pada kualitas sumber daya manusia, baik guru maupun pimpinan sekolah.

“Sekolah harus fokus pada peningkatan kualitas SDM agar komponen utama mutu layanan pendidikan bisa berjalan optimal sehingga terus dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.

Mindset Orang Tua dan Kompetisi Pendidikan Perkotaan

Selain faktor internal sekolah, Dr. Eko juga menyoroti perubahan cara pandang orang tua, khususnya di wilayah perkotaan. 

Ia menilai orang tua kini semakin aware bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak.

“Karena itulah, orang tua akan berusaha menempatkan putra putri mereka di sekolah yang bisa memberikan layanan terbaik,” ungkapnya.

Selain itu, berkembangnya teknologi informasi dan semakin masifnya strategi marketing sekolah, memperluas pemahaman orang tua tentang mana saja sekolah terbaik. 

Lihat Juga :  Membalik Piramida Sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur

“Hal ini secara langsung maupun tidak langsung membangun suasana kompetitif orang tua untuk mendapatkan porsi di sekolah terbaik tersebut,” terang Dr Eko.

Peran Sekolah Swasta Dibanding Sekolah Negeri

sistem pendidikan sekolah inden

Menanggapi anggapan bahwa sekolah swasta mulai menggeser eksistensi sekolah negeri, Dr Eko menilai hal tersebut tidak tepat jika dilihat dari fungsi pendidikan secara utuh.

“Seharusnya tidak ada yang menggeser satu sama lain. Pendidikan bermutu harus bisa diakses semua, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan lebih banyak terletak pada sumber daya. 

Sekolah negeri didukung negara, sementara sekolah swasta bertumpu pada dukungan masyarakat.

Ia mengutip tagline kemndikdasmen“Pendidikan bermutu untuk semua”, menunjukkan spirit bahwa layanan Pendidikan yang bermutu tidak boleh mengalami kesenjangan apalagi dikotomi negeri dan swasta.

Terkait peran Umsida, Dr Eko mencontohkan SD Muhammadiyah 1 Candi (M1CA) sebagai lab school Umsida yang juga mengalami tingginya minat masyarakat. 

Sekolah ini mengusung konsep inklusif dan berkarakter sebagai strategi membangun kepercayaan publik.

“SD MICA sebagai lab school Umsida saat ini sudah menutup pendaftaran SPMB inden tahun 2026. Beberapa pendaftar belakangan terpaksa harus ditolak karena keterbatasan kuota,” ujar Dr Eko.

Menurutnya, masyarakat percaya dengan sekolah ini lantaran sekolah ini memberikan layanan pendidikan yang memastikan semua siswa Bahagia di sekolah apapun karakteristiknya, bahkan anak difabel sekalipun.

Dr Eko menekankan pentingnya transformasi pendidikan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di era kecerdasan artifisial.

“Kita perlu mendorong pembelajaran yang lebih inovatif dengan pemanfaatan teknologi, tanpa meninggalkan penguatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi,” katanya.

Lihat juga: Psikolog Umsida: Anak Lebih Rentan Alami Kekerasan dalam Asuhan Orang Tua Tiri

Menurut Dr Eko, ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.(Romadhona)

Berita Terkini

aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By
magister ilmu komunikasi Umsida 1
Launching Magister Ilmu Komunikasi Umsida, Pendaftaran Sudah Dibuka!
October 28, 2025By
muhammadiyah
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari
October 23, 2025By
S2 Ilmu Komunikasi Umsida
S2 Ilmu Komunikasi Umsida Sudah Buka, Siap Cetak Pakar New Media
October 13, 2025By
prodi sains data
Umsida Resmi Buka S1 Sains Data, Siap Buka Peluang Data Analyst
October 11, 2025By

Riset & Inovasi

pelatihan koding dasar dan kecerdasan artifisial
Abdimas Umsida Beri Pelatihan Kecerdasan Artifisial dan Koding Dasar pada 46 Guru MICA
February 3, 2026By
Edukasi TOSS TB 2
Edukasi TOSS TB, Upaya FK Umsida Perkuat Kader Kesehatan Desa Ketimang
January 28, 2026By
kolaborasi Umsida dan pondok pesantren
Kolaborasi FKG, FK, dan Fikes Jadi Relawan Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Haromain
January 21, 2026By
ketahanan pangan dan branding umkm
Kembangkan UMKM Lokal, Tim Abdimas Umsida Beri 2 Pelatihan di UMKM Babakaran Raos
January 21, 2026By
pelajar muhammadiyah tanam kelor
Pelajar Muhammadiyah Jadi Kader Peningkatan Kemandirian Lingkungan dan Ekonomi Abdimas Umsida
January 10, 2026By

Prestasi

IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026.
Usai Juara 1, IMEI Team Umsida Akan Buat Mobil Urban
February 5, 2026By
IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026
IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 4, 2026By
kejuaraan ju jitsu mahasiswa Umsida
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 20, 2026By
persiapan shell eco marathon
IMEI Umsida Tancap Gas di Shell Eco Marathon Qatar 2026 dengan Improvisasi Kendaraan Listrik
January 19, 2026By
shell eco marathon 2026
Siap Bertanding di Shell Eco Marathon Qatar 2026, Tim IMEI Umsida Resmi Diberangkatkan
January 19, 2026By