PGPAUD dan himpaudi Sidoarjo 4

Gandeng Himpaudi Sidoarjo dan 1.000 Guru, PGPAUD Umsida Perkuat Transformasi Pembelajaran

Umsida.ac.id – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (PG PAUD Umsida) berkolaborasi dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sidoarjo dan Penerbit Erlangga menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam Melalui Budaya Lokal Kuatkan Karakter Bangsa.

Lihat juga: HIMPAUDI Jatim Jalin Kerja Sama dengan Umsida, Tingkatkan Kualifikasi Guru PAUD

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, (31/1/2026) di Aula Nyai Walidah Auditorium, GKB 7 Kampus 3 Umsida.

Diikuti sebanyak lebih dari seribu peserta, workshop ini memberi bekal kepada pendidik PAUD agar mampu menerapkan pembelajaran mendalam yang menyenangkan, berakar pada budaya, dan menguatkan karakter.

Budaya Sidoarjo dipilih karena kekayaan tradisinya dapat menjadi pondasi kuat membangun bangsa bukan sekadar untuk dipelajari, tetapi untuk dihayati dan diterapkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari di satuan PAUD.

Kegiatan dipimpin Ketua Himpaudi Sidoarjo, Reny Mey Renty dan dihadiri Ketua Umum PP Himpaudi Betti Nuraini (Popo Betti).

Hadir pula Kabid Mutu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo yakni Lilik Sulistyowati.

Dari Umsida, turut mendampingi Dekan FPIP Septi Budi Sartika, sementara dari mitra penerbit hadir Kepala Cabang Penerbit Erlangga, Ashari beserta tim, bersama seluruh Laskar Himpaudi sebagai peserta utama.

Budaya Sidoarjo Dihidupkan Bukan Sekadar Diajarkan

Pemilihan budaya Sidoarjo dalam workshop ini ditegaskan sebagai langkah strategis, bukan tempelan materi.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Nanik Sumarfiati mengungkapkan bahwa workshop ini merupakan tonggak yang sebelumnya sulit dibayangkan dari sisi skala dan dampaknya.

“Pendekatan PAUD yang menyenangkan melalui bermain perlu “digandeng” dengan jenjang selanjutnya agar pengalaman belajar anak tetap satu nafas,” terangnya.

Ia juga meluruskan pemahaman tentang pembelajaran mendalam yang kerap disalahartikan sebagai pembelajaran yang berat.

“Pembelajaran mendalam bukan pembelajaran berat, tapi menusuk pada akarnya, tapi dengan bermain,” katanya.

Materi Workshop Soal Tari yang Jadi Pendekatan di PAUD

PGPAUD dan himpaudi Sidoarjo 4

Sandi Tramiaji Junior adalah seorang akademisi, seniman drama, tari, perupa, dan musisi kreatif asal Pasuruan yang saat ini menempuh studi S3 Pendidikan Seni Budaya di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan aktif mengajar sebagai dosen seni tari di Umsida.

Lihat Juga :  Umsida Arabic English, Program Bilingual untuk Isi Liburan Anak yang Edukatif

Sandi dikenal atas karya akademiknya di bidang estetika pertunjukan, termasuk publikasi imajinya tentang estetika kostum dan make-up dalam film Asterix at the Olympic Games.

Sandi Tramiaji Junior adalah alumni Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Pengalamannya ini memberikan dasar kuat bagi perkembangan karirnya sebagai akademisi dan seniman.

Dalam materi yang disampaikannya, Sandi mengungkapkan, “Tari bukan hanya sekadar gerakan, tetapi merupakan sarana yang sangat efektif untuk mengembangkan berbagai aspek pada anak.”

Melalui tari, imbuhnya, anak-anak dapat mengasah keterampilan motorik kasar dan halus mereka, memperkuat rasa percaya diri, serta mengajarkan mereka tentang kerja sama.

Tari berbasis budaya lokal seperti yang kita kenal di Sidoarjo juga mengajarkan nilai-nilai sosial, seperti gotong royong, adab, dan cara berinteraksi yang positif.

Menurutnya, dengan mengintegrasikan cerita dan musik lokal dalam tari, anak-anak tidak hanya mengenal budaya mereka, tetapi juga menghidupkan pembelajaran itu dalam keseharian mereka.

“Ini adalah cara yang efektif untuk menguatkan karakter dan membentuk kebiasaan baik yang akan terbawa hingga dewasa,” tuturnya.

Materi Growth Mindset dan Budaya Lokal Jadi Kerangka Praktik

PGPAUD dan himpaudi Sidoarjo 4

Sesi pertama diisi Popo Betti dengan materi Transformasi Pola Pikir PTK PAUD Melalui Growth Mindset.

Pokok bahasannya menekankan perubahan orientasi pendidik: dari menuntut anak “cepat bisa” menuju mendampingi proses anak “terus bertumbuh”.

Growth mindset mendorong guru memperkuat keberanian mencoba, ketahanan saat gagal, dan kebiasaan memperbaiki diri melalui umpan balik yang spesifik, sehingga anak menyukai proses belajar tanpa takut salah.

Materi berikutnya disampaikan Yuni Herlina tentang Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal di PAUD.

Pembahasan diarahkan pada cara menjadikan budaya sebagai konteks belajar, seperti cerita lokal, permainan tradisional, gerak dan lagu, seni, hingga pembiasaan adab dan gotong royong.

Tujuannya agar budaya tidak berhenti pada pengetahuan “tahu”, tetapi menjadi kebiasaan “melakukan” yang membentuk karakter.

Dukungan Umsida terhadap kegiatan ini dipaparkan oleh Dekan FPIP, Dr Septi Budi Sartika MPd. 

Lihat juga: Gelar Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial, FPIP dan FST Umsida Latih 144 Sekolah

Ia mengatakan bahwa Umsida dengan senang hati memberikan fasilitas dan nanti bisa dikomunikasikan.

Penulis: Nabila Wulyandini

Berita Terkini

program studi umsida terakreditasi unggul
Umsida Teguhkan Langkah Menuju ASEAN Recognition 2038
February 13, 2026By
penghargaan dosen dan tendik, prof syafiq
Puluhan Tahun Mengabdi, Umsida Beri Penghargaan kepada Dosen dan Tendik di Milad ke-37
February 10, 2026By
abdimas prof Sigit 1
Prof Sigit Soal Makna Guru Besar: Ilmu Tanpa Pengabdian akan Tak Bermakna
February 10, 2026By
Prof Sigit Guru Besar
Targetkan dapat Gelar Guru Besar Sebelum 50 Tahun, Ini Perjalanan Akademik Prof Sigit
February 6, 2026By
aset kripto menurut dosen Umsida
Risiko Aset Kripto dan Bitcoin, Dosen Umsida Paparkan dari Perspektif Hukum dan Teknologi
December 15, 2025By
SDGs Center Umsida
SDGs Center Umsida Dorong Hilirisasi Riset untuk Pembangunan Berkelanjutan Jawa Timur
November 20, 2025By
Apresiasi sekolah partnership Umsida
Umsida Beri Apresiasi untuk Sekolah Partnership yang Berkontribusi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
November 20, 2025By
kick off penerimaan mahasiswa baru Umsida 4_11zon
Umsida Resmi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
November 19, 2025By

Riset & Inovasi

abdimas kepada peserta didik sb at tanzil malaysia
Peserta Didik dan Guru SB At-Tanzil Malaysia dapat Penguatan Mental dari Psikolog Umsida
February 19, 2026By
pelatihan koding dasar dan kecerdasan artifisial
Abdimas Umsida Beri Pelatihan Kecerdasan Artifisial dan Koding Dasar pada 46 Guru MICA
February 3, 2026By
Edukasi TOSS TB 2
Edukasi TOSS TB, Upaya FK Umsida Perkuat Kader Kesehatan Desa Ketimang
January 28, 2026By
kolaborasi Umsida dan pondok pesantren
Kolaborasi FKG, FK, dan Fikes Jadi Relawan Kesehatan di Pondok Pesantren Nurul Haromain
January 21, 2026By
ketahanan pangan dan branding umkm
Kembangkan UMKM Lokal, Tim Abdimas Umsida Beri 2 Pelatihan di UMKM Babakaran Raos
January 21, 2026By

Prestasi

mahasiswa Umsida raih 8 penghargaan
Mahasiswa Ini Meraih 8 Penghargaan dalam Kurun Waktu 3 Bulan
February 13, 2026By
IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026.
Usai Juara 1, IMEI Team Umsida Akan Buat Mobil Urban
February 5, 2026By
IMEI TEam Umsida Shell Eco Marathon Qatar 2026
IMEI Team Umsida Juara 1 Battery Electric di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
February 4, 2026By
kejuaraan ju jitsu mahasiswa Umsida
Mahasiswa Ini Sabet 2 Emas di Kejuaraan Ju Jitsu Nasional, Kini Persiapkan Diri ke Jepang
January 20, 2026By
persiapan shell eco marathon
IMEI Umsida Tancap Gas di Shell Eco Marathon Qatar 2026 dengan Improvisasi Kendaraan Listrik
January 19, 2026By