pkmu belajar ibadah

Peserta: PKMU Memperkuat Pemahaman Kami Soal Ibadah, Bukan Menakutkan

Umsida.ac.id – Program Pendidikan Karakter Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (PKMU) 2025 memberikan pengalaman belajar tentang ibadah dan keislaman yang berkesan bagi mahasiswa baru. 

Meski kerap dipersepsikan “menyeramkan”, para peserta justru menilai PKMU sebagai kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan membangun kebersamaan.`

Hal tersebut disampaikan oleh Adelia Aisyah Sari, mahasiswa semester 1 Program Studi Manajemen, dan Muhammad Damar Rian Jagat, mahasiswa semester 1 Program Studi Ilmu Komunikasi, yang sudah selesai mengikuti seluruh rangkaian PKMU selama tiga pekan.

Lihat juga: BQ dan Ibadah Jadi Kunci Pembentukan Karakter Islami Mahasiswa Umsida

Pembelajaran Ibadah Bertahap Sejak Pekan Awal PKMU

pkmu belajar ibadah

Adelia menjelaskan bahwa selama tiga pekan mengikuti PKMU, ia mendapatkan materi dasar keislaman secara bertahap dan berbeda-beda.

Pada pekan pertama dan kedua, ia dibimbing para fasilitator untuk mendalami soal akhlak dan ibadah yang meliputi bab thaharah, tata cara bersuci, ibadah, serta kemampuan membaca Al-Qur’an.

“Pekan pertama dan kedua itu lebih banyak mendapatkan teori dari dosen. Untuk praktiknya kami dibimbing fasilitator baik selama kegiatan PKMU maupun di luar kegiatan,” ujar Adelia.

Memasuki pekan ketiga, imbuhnya, para peserta PKMU mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi. 

Ujian tersebut meliputi praktek wudhu, tayamum, salat, serta membaca Al-Qur’an. 

Adelia mengakui bahwa tantangan terbesarnya justru datang dari rasa gugup saat menghadapi ujian.

“Yang agak sulit itu di pekan ketiga, karena deg-degan mau tes. Tapi untuk materinya sebenarnya sudah menguasai dan sangat jelas ketika diajarkan,” ungkapnya.

Meski demikian, Adelia menilai PKMU tidak semenakutkan seperti anggapan sebagian mahasiswa. 

Ia justru merasakan suasana kebersamaan yang hangat selama kegiatan berlangsung.

“PKMU itu sangat seru. Kita bermalam bersama, belajar bareng, dan dapat banyak pengetahuan baru, terutama untuk memperbaiki sholat dan bacaan Al-Qur’an,” katanya.

Lihat Juga :  PKMU Tak Hanya Tentang Ilmu Islam, Tapi Juga Kedisiplinan

Ia juga menilai peran fasilitator sangat membantu proses pembelajaran. 

Menurutnya, cara bimbingan yang santai dan menyesuaikan kondisi peserta membuat suasana PKMU terasa nyaman.

“Fasilitatornya baik dan asik, jadi tidak menegangkan,” tambahnya.

Pembiasaan Ibadah Didukung Fasilitator yang Ramah

pkmu belajar ibadah

Hal senada disampaikan Muhammad Damar Rian Jagat. 

Ia mengungkapkan bahwa pada pekan pertama PKMU, peserta diawali dengan pre-test untuk mengetahui kemampuan awal, khususnya dalam bacaan doa dan ibadah.

“Pekan pertama itu ada pre-test. Dari situ kelihatan mana yang sudah terbiasa dan mana yang perlu dibimbing,” jelas Damar.

Pada pekan kedua, peserta menerima materi tentang pemahaman syirik dan musyrik, serta pendalaman gerakan dan postur salat yang benar. 

Selain itu, pembacaan Al-Qur’an juga terus dilatih. 

Damar mengaku sempat mengalami kendala dalam beberapa bacaan, namun fasilitator memberikan pendampingan tambahan.

“Kalau belum lancar, dibimbing lagi. Ada jadwal pembimbingan, meskipun tidak wajib. Itu snagat membantu peserta” ujarnya.

Damar juga mengakui bahwa sebelum mengikuti PKMU, dirinya termasuk mahasiswa yang merasa khawatir. 

Ia bahkan memilih mengikuti gelombang akhir karena masih ragu.

“Saya awalnya takut, makanya ambil gelombang empat. Tapi ternyata PKMU tidak semenakutkan itu,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa di pekan ketiga difokuskan pada post-test tentang ibadah dan membaca Al Quran.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Damar menilai PKMU justru membantu mahasiswa memperbaiki kualitas ibadah sejak awal masa perkuliahan.

Lihat juga: Umsida Kenalkan Kampus Islami Melalui Mabit di Pekan Penutup PKMU

“Kalau rutin pembimbingan, semuanya bisa. PKMU justru membantu,” pungkasnya.

Penulis: Romadhona S.

Berita Terkini

wisudawan berprestasi umsida (2)
Wisudawan Umsida Temukan Jalan Prestasi dari Riset, Kompetisi, dan Keberanian
October 26, 2026By
pentingnya menjaga ijazah (4)
Dirjen Kemdiktisaintek: Ijazah Itu Surat Tugas!
October 24, 2026By
wisudawan umsida
Umsida Kukuhkan 1.117 Wisudawan Berdaya Saing Global
October 24, 2026By
renstra Pusat Studi dan PUI Umsida (7)_11zon
Umsida Perkuat Pusat Studi dan PUI dengan Mengeksplorasi International Funding
October 21, 2026By
pengelolaan tracer study (5)
Belajar Pengelolaan Tracer Study, UMG Studi banding ke Umsida
October 20, 2026By
program peduli lingkungan (2)
PLP 2 Umsida Ajak Siswa Peduli Lingkungan Lewat Program Melati
October 19, 2026By
mahasiswa belajar ibadah 2
Tak Hanya Karakter, Umsida Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kualitas Ibadah Lewat PKMU
October 18, 2026By
kunjungan IAD Probolinggo (2)
Kunjungi Umsida, IAD Probolinggo Perkuat Mutu Perguruan Tinggi
October 15, 2026By

Riset & Inovasi

inovasi smartsea (4)
Ciptakan Smartsea, Mahasiswa Umsida Bantu Siswa Lancar Membaca
October 23, 2026By
media pembelajarn spin wheel
PLP 2 Umsida Buat Media Pembelajaran Spin Wheel untuk Siswa SD
October 22, 2026By
sosialisasi bullying (3)
Cegah Bullying Sejak Dini, PLP 2 Umsida Gelar Sosialisasi untuk Siswa SD
October 16, 2026By
Media Papan Interaktif Metamorfosis (4)
Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa
October 15, 2026By
plp ajari matematika
Belajar Matematika dengan Cara Berbeda Bersama PLP 2 Umsida
October 14, 2026By

Prestasi

wisudawan dari keluarga katolik yang taat (2)
Ketika Kakaknya Biarawati, Adiknya Jadi Wisudawan Berprestasi
October 26, 2026By
wisudawan terbaik umsida (5)
Wisudawan Terbaik Umsida Ungkap Kunci Raih IPK Tinggi dan Prestasi
October 25, 2026By
ranking appliededu umsida (3)
Umsida Raih Posisi 37 AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027
October 21, 2026By
Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By

Opini

pengalamana wisudawan Katolik lulus dari Umsida (9)
Dari Flores, Pengalaman Wisudawan Katolik Tuntaskan Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Umsida
October 25, 2026By
ilmu jadi amanah (6)
Ketika Ilmu Menjadi Sebuah Amanah
October 23, 2026By
kebijaksanaan atas gelar
Melampaui Gelar, Menuju Kebijaksanaan: Tanggung Jawab Intelektual dalam Membangun Peradaban
October 22, 2026By
olah sampah platik kemasan (3)
Gelar Adiwiyata, PLP 2 Umsida Ajari Ubah Sampah Plastik Kemasan Jadi Bunga Hias
October 14, 2026By
bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By