• Alumni
  • Alumni

Tingkatkan Penjualan Produk, Tim KKN-T Umsida Bantu UMKM Go Digital

Umsida.ac.id- Melalui pengabdian masyarakat, Dwi Jayawan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tangguh (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bantu upayakan transformasi digital pelaku UMKM Kripik Usus di Desa Semambung, Wonoayu, Sidoarjo, pada Minggu (20/9)

Dwi, sapaan akrab mahasiswa Teknik Industri itu menyampaikan bahwa transformasi digital marketing itu dilakukan untuk memperluas pangsa pasar. “UMKM kripik usus milik Pak Fandy di Desa Semambung, Wonoayu ini sudah berjalan beberapa tahun dan pemasaran masih manual. Maka, diperlukan adanya pembaharuan untuk menunjang pemasaran secara luas melalui promo digital untuk menunjang penjualan produk,” jelasnya.

Menurut Dwi, marketplace dan sosial media menjadi sasaran utama dalam meningkatkan penjulan. “Sasaran penjualan untuk kripik usus ini adalah melalui shopee, instagram, dan youtube melalui pembuatan akun Gmail terlebih dahulu untuk ditautkan ke seluruh media digital,” paparnya.

Langkah selanjutnya, sambung Dwi, pendampingan kepada pelaku usaha ini diperlukan untuk menunjang pengetahuan dalam penggunaannya. “Melalui pelatihan kepada pemilik usaha kripik usus, pendampingan ini dilakukan agar dapat terus berkelanjutan dalam menggunakan akun digital ini dengan baik dan benar,” tuturnya.

Selain itu, mahasiswa kelahiran 1995 ini menyebut bahwa penerapan digital marketing memiliki keunggulan yang efektif dan efisien. “Dengan adanya digital marketing ini, tentunya tidak menyita waktu bekerja bagi pelaku usaha. Serta tak perlu mengeluarkan biaya yang sangat besar, karena penggunaannya cukup dengan menggunakan paketan data atau wifi,” terangnya.

Dwi mengungkapkan, agar produk kripik usus itu bisa menjadi UMKM yang lebih maju. “Harapan nya produk tersebut bisa menjangkau lebih luas secara penjualan dan bisa berkembang lagi menjadi lebih besar. Tidak hanya menjadi UMKM desa, melainkan dapat menjadi peluang bisnis menengah atas dengan penghasilan dan kualitas tetap terjaga,” pungkasnya.

ditulis: Erika Mulia Arsy

Edit : Etik Siswatiningrum

Leave a Reply